Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
Lahiran


__ADS_3

Tiba-tiba.....


" awww....perut kok aku sakit sih. Aduh jangan-jangan mau lahiran. Awww sakit. Kak, ibu, awwww sakit." rintih aulia keras,sampai terdengar di kamar orangtuanya.


" ayah, itu suara lia kan ayo samperin. Kayaknya ditaman belakang."


" ayo." ayah dan ibu berlari keluar begitu juga papa kifli dan reza tapi tanpa bulan serta beberapa pelayan.


" kayaknya ditaman belakang ayo." kata reza segera berlari.


" itu lia."


Reza, ibu,ayah,papa dan beberapa pelayan berlari ke aulia yang sedang kesakitan.


" aulia sayang kamu kenapa nak."


" perut aku sakit bu. Awwww"


" kita ke rumah sakit sekarang." reza menggendong aulia.


Semua pikirannya kosong sampai tak ada yang ingat menghubungi suami aulia ya tidak lain aldi.


Di perjalanan rumah sakit aulia terus merasakan kesakitan. Ibu ana terus mengelus pinggang aulia untuk mengurangi rasa sakitnya.


" aaaaa aldi aku mau aldi." rengek aulia.


" oiya aldi, bentar biar papa telpon."


" assalamualikum aldi. Ini aulia sepertinya mau lahiran kamu ke rumah sakit XXX sekarang." panik papa


" waalaikumsalam pa, aku segera ke sana." suara aldi panik di seberang sana.


" ahhh cepatlah awww, kak lama banget." kata aulia memarahi reza tapi reza tidak mempedulikannya dia terus fokus mengemudi.


" sabar ya nak sebentar lagi."


" ahhh ini sakit."


Sampai dirumah sakit...


Reza langsung menggendong aulia.


" dokter, dokter cepatlah." teriak reza.


" iya ayo letakkan." reza meletakkan aulia.


Aulia segera di bawa di ruangan VIP tempat ia akan melahirkan.


" awwww sakit...." aulia terus merasa kesakitan dan menangis.


Aldi telah sampai dirumah sakit....


" assalamualikum papa,ibu,ayah kak , aulia dimana." panik aldi.


" waalaikumsalam, aulia udah ada didalam."


Aldi langsung mengetuk pintu ruangan aulia.


" dokter saya boleh masuk, saya suaminya." aldi terus mengetuk pintunya dengan keras, suster membuka pintunya dan mengijinkannya masuk.


" aulia, sayang aku ada di sini, aku temanin kamu,yah." aldi langsung mencium kening istrinya.


" ahh....aldi sakit." rintih aulia langsung mencengkram tangan aldi dengan kuat.


" iya sayang kamu tahan yah." aldi tidak tega melihat aulia kesakitan

__ADS_1


" dok apa masih lama."


" masih tuan, ini masih pembukaan lima."


" awww...kenapa sakit sekali." rintih aulia.


" sabar ya." aldi mencium kening istrinya.


" kami tinggal sebentar dulu, 15 menit lagi kami kembali."


" iya dok makasih."


Aldi terus menggenggam tangan aulia, dia bahkan tidak tahan melihat aulia kesakitan sampai aldi tidak sadar air matanya menetes.


" aa aldi kau manis saat menangis, baru kali ini aku melihatmu menangis."


" apaan sih, kau kesakitan masih saja begitu."


" ha ha ha iya sakitnya hilang karena kamu menangis."


" intan..." aldi malu karena menangis di depan aulia.


" panggil ibu."


Aldi keluar memanggil ibu ana.


" bu sakit bu..." aulia merintih kesakitan lagi.


" iya nak, tahan sebentar lagi. Nanti rasa sakitnya hilang kalau anak kamu udah lahir nak, tahan ya...biar ibu pijat pinggang kamu supaya sedikit meredakan sakitnya."


" iya bu..."


Aulia terus merasa kesakitan.


" aduhh...awww ini kok tambah sakit sih. Bu...aldi..."


" iya bu."


Aldi telah kembali bersama dokter.


" biar saya periksa dulu yah bu."


"ini sudah siap, ibu ikuti arahan saya saat mengambil nafas dan mengejan ya."


Aulia mengikuti perintah dokter, sampai kepala bayi sudah muncul.


" hah hah hah." aulia ngos ngosan.


" aldi gigit pipi dan bilang kalau aku hebat." perintah aulia yang di penuhi keringat, aldi mengeritkan dahinya.


" aldi lakuin aja nak."


Aldi mengigit pipi aulia dan juga mengatakan kalau aulia hebat.


" kau hebat sayang, ayo semangat."


Setelah mengatakan itu aulia kembali mengejan untuk terakhir kalinya. Dan


"Weak weak weak" suara bayi aulia yang baru lahir normal.


" alhamdullillah bayinya lahir dengan normal tanpa kekurangan apa pun dan bayinya laki-laki." dokter menyerahkan bayinya pada aldi.


" anak kita di..." aulia tersenyum dan menangis senang.


" aduh kok perut aku sakit lagi....aww....dokter tolongin.

__ADS_1


" kayaknya anaknya kembar. ayo nyonya kita lakukan seperti tadi."


" hah kembar, ya udah sayang ayo semangat pasti kamu bisa."


aulia mengikuti arahan dokter dan lahirlah bayi kembar.


"weak weak weak." bayi yang satunya lagi.


"alhamdulillah bayinya kali ini juga sehat dan bayi ini perempuan." dokter kembali menyerahkan pada aulia


"silahkan tuan adzani kedua anaknya, setelah itu kami akan bersihkan."


" iya dok makasih."


"anak kita di...kembar cowo cewe."


" iya sayang alhamdullillah makasih...makasih." aldi mencium kening istrinya.


Aldi langsung mengasani anaknya itu. Begitu juga aulia setelah bayinya di adzani dan di bersihkan aulia langsung memberi asi pada kedua bayi mungilnya.


Diruang tunggu....


" anak aulia udah lahir. Alhamdullillah." kata reza senang


" alhamdullillah aulia." semua orang bersorak.


setelah di persilahkan dokter, mereka semua masuk.


" gimana bayinya sehat kan, laki-laki atau perempuan." tanya papa kifli, papa ray dan ayah syamsul bersamaan.


" alhamdulillah sehat, dan bayinya laki-laki dan perempuan atau bisa dibilang kembar." jawab ibu ana.


" alhamdulillah langsung dua." serentak mereka langsung melirik keranjang bayi di samping tempat tidur aulia.


Sementara aldi terus berterima kasih pada istrinya dan mencium puncuk kepalanya.


" eh aldi udah dong, sakit mata gue liat loe cium aulia mulu, nggak kasian apa sama kita,yang belum nikah." kata aris yang menunjuk dirinya dan ervin


" sirik aja loe yaudah nikahin citra gih, biar cepet punya anak. Pasti ngerasain apa yang kita rasain, kan sayang."


" betul tuh."


Para orangtua tidaklah peduli dengan percakapan aulia,aldi dan aris, mereka hanya memperhatikan bayi yang baru lahir itu.


" oh.iya namanya siapa." tanya bulan.


Semua orang kini melihat aldi dan aulia, tapi aulia melihat aldi yang tersenyum yang artinya aldi telah menyiapkan namanya.


" Aditya putra Alin Anggara dan Alifiya putri alin anggara ." kata aldi sambil tersenyum. Aulia yang menatap aldi bingung pasalnya aldi belum ngomong apapun padanya.


" anak kita akan di panggil adit dan alif dan soal dari Alin itu Aldi Intan gimana. Hem?" tanya aldi tersenyum manis.


" setuju." sorak aulia


" ya setuju adit baiklah nama yang bagus."


"weeeakkk weaaakk weakkk." bayi adit menangis.


" oh cucu ibu, kenapa haus ya mmm."


" nak kamu kasih nih adit asi." ibu ana menyerahkan pada aulia.


like like like


coment coment coment

__ADS_1


favorit favorit favorit


vote vote vote


__ADS_2