Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
KANGEN


__ADS_3

Sore berganti malam, seperti hari biasanya aulia dan aldi menemani anaknya tidur dan baru mereka akan tidur.


Di kamar aldi dan aulia....


" hufftt kangen sama kamar ini." ucap aulia melempar tubuhnya ke atas ranjang.


" kangen sama apanya hmm." aldi menindih tubuh aulia dan tersenyum nakal.


" ikh...aldi apaan sih...minggir." aulia berusaha mendorong tubuh kekar aldi, tapi tenaga aulia tidak cukup.


" aku juga kangen sama kamar ini apalagi ranjangnya." aldi tersenyum nakal dan menaik turunkan alisnya, aulia menelas salivanya.


" kemarin di hotel nggak sempet, aku tahan karena kamu habis tenggelam padahal kangen banget sama kamu."


"ya udaah minggir masa masih kangen padahal dari kemarin kita udah


ketemu."


" Boleh yah..." aldi terus tersenyum nakal.


" ap..apa." aulia gelagapan.


" mau itu."


" mau apa sih."


Aldi yaang mendengar aulia pura-pura tidak tahu langsung ******* bibir aulia.


Ya ampun percuma juga minta izin kalau belum dapat izin langsung templok aja. batin aulia tapi tak ada perlawanan sama sekali.


" makasih yah." ucap aldi, aulia tersenyum.


" ya udah tidur."


" iya."


Mereka berpelukan dan hanya selimutlah yang menutupi tubuh polosnya.


" hmm....aduh ini bada remuk semua." ucap alia baru bangun yang posisi kepalanya berada di dada bidang aldi. aulia mendongakkan wajahnya dan terlihatlah wajah ciptaan tuhan yang begitu sempurna.


" hmm...aldi makasih dan maaf." lirih aulia.


" aku mencintaimu..." aulia mencium pipi aldi kemudian bibir aldi saat akan melepaskannya aldi menarik tenggekuk aulia.

__ADS_1


astaga, aldi udah bangun ternyaa mmm..malu benget. batin Aulia


aulia memukul dada bidang, karena kehabisan nafas.


" kenapa aku di cium sih."


" siapa yang cium."


" kamulah aldi." aulia kesal.


" kamu yang cium aku...dan aku ******* bibirmu." ucap aldi tersenyum smirk.


" iya juga yah." gumam aulia.


" apa perlu kita ulang adengan semalam hmm." aldi menaik turunkan alisnya.


" nggak sebentar lagi subuh mau mandi." kata aulia berdiri menuju ke kamar mandi dengan balutan selimut sedangkan aldi di biarkan telanjang begitu saja.


" mandi bareng."


" hmm...beda kalau mandinya bareng...tapi ya udahlah aku di bathab kamu di shower oke."


" sama-sama di shower aja istriku."


" iya iya aku di shower." ucap aldi pasrah.


setelah mandi aulia membangunkan anaknya kemudian kekamar aulidia.


tok tok tok....


" aulidia bangun." ucap aulia. tak ada yang menjawab dan saat memutar knop pintu tidak terkunci jadi langsung masuk.


" astaga...aulidia...hey ayo bangun kita shalat dulu...hoyyy." aulia menggoyangkan tubuh aulidia.


" hmm...lia kenapa." lidia baru bangun.


" shalat subuh sebentar lagi."


" hah." aulidia terkejut.


" udah ayo salat dulu, ayo aku ajarin ambil wudhu, aku ngerti keterkejutan kamu." ucap aulia tersenyum.


" hehehe iya makasih pengertiannya maklum nggak pernah diajarin." aulidia menggaruk tenggukuknya yang sama sekali tidak gatal.

__ADS_1


" iya kamu mandi dulu gih...abis itu wudhu."


" siap boss 86." ucap aulidia hormat lalu pergi ke kamar mandi.


" lidia...lidia..." aulia geleng kepala.


karena kemarin sahabat dan semua keluarganya, nginap di rumah aldi jadi shalat berjamaah mereka cukup banyak.


" udah lama kita nggak shalat berjamaah gini." ucap papa kifli.


" iya betul..."


" sudah ayo shalat...yoga kali ini kamu adzan." tunjuk ayah syamsul.


" siap om." yoga adzan.


setelah itu mereka shalat subuh berjamaah. aulia dan aulidia ke kamar yang di tempati aulidia. mereka ke sana karena aulia akan mengajar aulidia mengaji.


10 menit


15 menit


20 menit...


" udah dulu yah...kamu juga mudah memahaminya.. aku mau bantu ibu siapin sarapan." ucap aulia.


" ehh aku juga mau ikut nyiapin." kata aulidia.


" kamu bisa masak." tanya aulia.


" aulia... aku memang nggak bisa shalat atau pun ngaji tapi soal masak aku jago kali." ucap aulidia manyun.


" iya iya deh...mm... ayo." aulia menarik tangan aulidia.


di dapur...


aulia tersenyum jahil dan menaik turunkan alisnya ke arah aulidia, seakan mengerti maksud aulia, aulidia menggangguk.


" ibu..." teriak aulia dan aulidia langsung memeluk ibu ana dari kanan kiri.


" kalian ini yah ngagetin ibu aja tau." ucap ibu ana memengang dadanya.


" he he he maaf bu...bercanda."

__ADS_1


__ADS_2