Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
SEJAK KAPAN SENIN WEEKEND


__ADS_3

***hola di kelanjutan Novel Cinta Sahabat Kecil akan mengisahkan cerita tentang Adit dan juga Kartika...


sesuai judulnya yah Cinta Sahabat kecil jadi maaf kalau terlalu menyorot kehidupan pasangan sejak kecil ini.


Selamat membaca. ***


Tahun berganti ke tahun, kini Adit Alif sudah menginjak kelas 12 SMA. Usia Si kembar ini sekarang 17 tahun dan sebentar lagi memasuki 18. sedangkan adiknya berusia 14 tahun duduk di kelas 8 SMP.


Dan Kartika dan Arif sekarang ini berusia 15 tahun tapi sempat mengambil kelas aksel jadi saat ini mereka kelas 10 SMA.


Sedangkan Demian memilih untuk seperti pada umumnya usianya 15 tahun dan masih kelas 9 SMP


💞💞💞💞💞


" Adit.... Ini udah siang kenapa kamu belum bangun... " omel wanita Cantik yang saat ini tengah membangunkan anaknya ya tentu tidak lain Aulia.


" 5 menit... Lagi mam... " ucap Adit dengan suara khas orang bangun tidur.


" enak aja... Bangun.. Ini udah telat semuanya udah pada siap loh."


" ini kan wekeend ma...biarkan putra mu ini tidur. "


" wekeend mulu tiap hari, kecuali tanggal merah sejak kapan hari senin wekeend. "


" nanti jika aku jadi presiden. "


" Adit.... "teriak Aulia.


" hmmm... "


" Adit bangun ....Mama guyur nih pake air dingin. " ucap Aulia saat ini memengang gelas berisi air es.


Tapi tak mendapat respon, Aulia pun langsung menguyur putranya yang malas itu.


"akhh... Mama... "teriak Adit.


" mandi sekarang. " Aulia melotot.


" iya iya... " Adit menurut.


" cepetan... Mama tunggu di sini. "


" iya Ma... "


10 menit Adit keluar dan terlihat kasurnya kasurnya sudah berubah. Dan di sana terdapat baju sekolah milik Adit.


" Mama mana katanya mau nungguin. " ucap Adit langsung memakai bajunya.


Setelah selesai ia segera menuruni tangga dan menuju meja makan di mana keluarganya saat ini berada.


" Pagi semua... " sapa Adit.

__ADS_1


" kakak lama banget sih... Lihat nih kita udah selesai makan.."ucap Aldo.


" kayaknya loe doang dek yang habisnya, mereka masih makan. "


" Adit Mamamu mana. " tanya Aldi.


" Mama bukannya udah turun duluan. "


" Kakak ngapain mama...mama belum turun dari tadi. " ucap Aurelia.


" Mama di sini. " ucap Aulia sambil menenteng tas milik Adit. " Adit ini tasnya kenapa nggak di bawa. Mau bolak-balik naik ke atas. "


" hehehe iya Ma lupa, di suruh buru-buru sih. "ucap Adit. " tapu Makasih mama. "


Mereka mulai sarapan....


" Mama, Papa kita berangkat dulu. Assalamualaikum. "


" Waalaikumsalam. " Keempat anak itu mencium punggung tangan Aldi dan Aulia bergantian.


Sekolah SMA dan SMP tempat anak kembar ini bersebelahan sehingga mereka berangkat dalam satu mobil.


Di sekolah...


" bay bay kak kita kekelas dulu. " ucap Aurelia dan Aldo.


" iya... " ucap Alif.


" woi tangan loe berat. "


" biarin, dari pada gua cekik loe. "


" loe jadi kembaran jahat banget. "


" bodoo. " ucap Adit,Alif pasrah.


" Kak...." teriak seorang wanita yang saat ini berlari ke arah mereka.


" ngain loe Ta, tumben nyapa kita. " ucap Alif.


" Aku ada tugas,sebagai sepupu yang baik ajarin yah. " ucap Anita.


" Pantesan aja. "


" Ajarin yah... Kak... Kakak-kakak yang cantik dan ganteng ini. Ajarin yah. " Anita tersenyum manis.


Adit dan Alif menghembuskan nafasnya...


" Huftt loe yah... Kayak gini godainnya gitu banget. "


" iya... Dasar bocil udah sini...gua aja yang ajarin, sana loe Dit... Bawain tas gua sekalian. " ucap Alif.

__ADS_1


" oke sini. " meraih tasnya lalu pergi.


Adit dengan wajah datarnya berjalan menuju kelasnya, Tapi meski dengan Wajah datar tak mengurangi sedikit pun ketampanannya. Adit jika di depan keluarga dan sahabatnya dia akan cerewet tapi jika di depan orang lain sifat dinginnya yang muncul, sama seperti Aldi tapi dia lebih parah.


" Adit... " teriak seorang wanita yang saat ini berlari ke arahnya.


" dia lagi... " ucap Adit saat menoleh melihat gadis yang meneriakinya dengan suara cempreng.


" napa loe lari-lari gitu di kejar setan?, tapi hebat sih kalau setan yang ngejer loe. Loe kan lebih nyeremin dari setan. Mana suaranya cempreng nusuk telinga kalau loe ngomong, jadi hebat tuh setan. " ucap Adit dengan kecerewetannya.


" Wehh sembarangan loe...cerewet banget lagi ingat loe laki-laki jangan cerewet kayak perempuan. " ucap gadi situ.


" sembarangan loe.. Bilang gua cewek... Ganteng gini loe bilang cewek, mata loe rusak apa." ucap Adit.


" wahh nyebelin loe Dit... "


" loe nggak sopan... Kapan sih loe mau panggil gua pake kak Adit gitu. "


" nggak mau..." ucap gadis itu. " tapi kalau mau...gua bisa panggil... "


" apa... "


" bang Adit.... Abang tukang bakso. Hahaha. "


" sialan Kartika.... " Adit menyepit kepala kartika dengan tangan kananya.


" woi bau Dit... " ucap Kartika


Ya Wanita itu adalah Kartika yang saat ini tengah di peluk Adit meski bisa di bilang juga pelukan menyiksa.


" enak aja di bilangin bau... "


" akhh lepasin... "


" loe mau ngapain ke sini. "


Berfikir sejenak. " gua lupa loe sih malah ngajakin berantem. "


" siapa yang ngajakin berantem. "


" kak lepasin. "


" akhirnya... " melepaskan tangannya dari Kartika.


" loe nyebelin banget sih jadi orang... "


" serah... "


"😛😛" menyulurkan lidahnya lalu pergi meninggalkan Adit.


" gadis pikun, gitu aja lupa. " 😄😄

__ADS_1


__ADS_2