Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
LEMBARAN


__ADS_3

Lembaran kedua....


Suamiku...


Kau adalah contoh tentang menjadi seorang pria yang kuat, penuh cinta dan punya tujuan. Seorang pria yang memberi teladan kepada banyak orang. Seorang pria yang menghargai istri dan anak-anaknya, terlepas dari kekurangan lain yang kau miliki. Seorang pria yang berani berkomitmen seumur hidup dan tidak mempertimbangkan tentang pilihanmu.


Suamiku, Kekuatan mu, kasih sayangmu, dan kemauanmu untuk berjuang bersamaku. Aku mengagumi cintamu pada anak-anak kita kamu selalu berhasil membuat mereka bahagia.Kesediaanmu untuk membantu siapapun saat di butuhkan.


Kau adalah pria yang luar biasa dan aku mengakui bahwa di hari-hari kita, aku mungkin tidak bisa membagi banyak hal. Aku bahkan lupa untuk menyampaikan betapa berartinya kau bagiku.


Aku tak akan pernah bisa mengucapkan terima kasih karena sudah bersedia melalui berbagai hal sulit yang pernah aku hadapi. Terima kasih tak akan pernah cukup karena kau selalu meyakinkanku untuk jangan pernah menyerah. Terima kasih tak pernah cukup atas kerja kerasmu sepanjang hari dan saat kau bekerja di rumah. Kata terima kasih tak akan pernah cukup.


Jadi, ketahuilah bahwa aku tak mengenal batas untuk menjadi istrimu. Kau bukanlah norma, kau adalah pengecualian. Dunia ini akan menjadi tempat yang jauh lebih baik jika ada lebih banyak pria sepertimu. Selamanya aku akan bersyukur dan merasa terhormat, di antara semua wanita, karena kau telah memilihku. Dan bahwa kau terus memilihku menemanimu setiap hari.

__ADS_1


Aku tidak akan pernah lupa hari di mana kau melamarku sekaligus menikahiku...hahaha konyol kamu terlalu berani menikahiku di saat aku baru terbebas dari jeratan manusia kejam itu.


Aku ingat bagaimana percakapan kita mengalir begitu saja, kau bicara tentang anak-anak.


Suaramu yang indah terdengar saat merayuku meskipun sangat menyebalkan katena aku tidak suka di rayu dan kamu tahu itu. Tapi kau harus tahu justru aku menyukainya jika kamu terus menggodaku dengan caramu sendiri.. Hahaha aku konyol ya konyol.


Saat itu juga aku tahu bahwa kau adalah lelaki yang terbaik untukku. Meski kedengarannya gila. Aku selalu tersenyum saat mengingat hari itu, karena sekarang kau makin bertambah hari semakin tampan di mataku.


Mungkin aku tidak pernah memujimu dan mengatakan kamu tampan, baik dan pujaan hatiku. tapi hatiku itu tiada hari tak pernah memujimu. Aku selalu memujimu meskipun tidak teruncap dalam mulut hmm semoga kamu tahu itu.


Kau mungkin tidak tahu, tapi aku sering menatapmu dan berpikir, " kau sangat tampan,dan aku sangat beruntung menjadi istrimu, jika aku tak tahu malu denganmu mungkin aku sudah menciummu saat ini.” apa aku saat ini terdengar konyol, jangan tertawai aku yah.


Aku hanya ingin mengatakan....

__ADS_1


Nanti yah..😄


Lembaran ketiga...


Oh iya aku sudah lelah menulis jadi sepertinya tidak perlu aku menulis bagian-bagian lain hidupku yang indah saat bersamamu.


Yang pasti aku bahagia bisa jadi istrimu hidup bersamamu dan semoga tidak akan ada bengkalai dalam pernikahan kita. Semoga hanya maut yang memisahkan kita.


Aku


Ingin


Mengatakan.....

__ADS_1


Besok satu kalimat pendek akan ku katakan.😄


__ADS_2