
" ayo ngomong kalau ada masalah kalua tidak aku akan menciummu di sini." ancam aldi yang hanya dia yang untung, aulia tetap dengan ekspresi yang sama dan cuek. Membuat aldi berdecak kesal.
Triit triiit...
Ponsel aulia berbunyi...
" iya halo assalamualikum."
" mm iya aku ke situ." aulia menutup telfonnya
" aku keluar dulu yah. Bentar doang jadi jangan ikut."
" tapi..."
" udah sebentar doang kok."
" nggak aku mau ikut."
" aldi...aku cuma sebentar hah tunggu disini." mata aulia melotot dan menyuruh aldi duduk.
" sebentar doang nih 1 menit."
" hah..terserah deh iya 1 menit aku udah balik." aulia keluar dari kantin
" gila 1 menit apaan loh." kata aris tertawa yang di ikuti lainnya
" bodo lagian intan setuju 1 menit he he he."
Diluar terlihat di depan kantin, keluarganya ada disana dengan membawa kue dan anak kembarnya. aulia tersenyum manis.
" sini kuenya." kata aulia mengambil kuenya. Lalu menyalakan lilinnya.
" ayo masuk."
Aldi terus fokus ke pintu kantin menunggu kemunculan gadis kesayangannya itu.
" Happy brithay to you. Happy britday to you." muncullah aulia dan keluarganya
Dan cuma aulia lah yang menyanyikan lagu selamat ulan tahun untuk aldi dan langsung mendekati aldi yang sudah berdiri dan membuka mulut lebar tak percaya.
" selamat ulan tahun suamiku. Semoga bertambahnya usiamu kau jadi lebih menyanyangi keluargamu. Maaf tak ada kata indah yang bisa ku ungkapkan. Aku hanya bisa bilang selamat ulan tahun. Jadilah pribadi yang lebih baik." kata aulia yang kini berada di depan aldi dengan memengang kue dengan lilin yang menyala berangka 21 yang artinya usia aldi sekarang 21 tahun.
" makasih Sayang." aldi hendak memeluk aulia tapi di cegahnya.
" ettt ... Bentar bentar ini tiup dulu lilinnya." kata aulia
" iya." aldi berdoa lalu meniup lilinnya setelah itu meletakkan di meja. Lalu menarik tangan aulia masuk ke pelukannya.
" makasih ya." aldi mencium pucuk kepala aulia.
" hemmm." deheman orang-orang
Reza dan ervin ditugaskan untuk mengabadikan moment tersebut. Tapi ya karena acaranya, mereka melakukan itu dikantin jadi tentu saja yang berada di kantin itu tak lupa mengambil moment itu.
" selamat yah nak. Sekarang usiamu sudah bertambah jadilah suami dan orangtua yang baik."
" iya pa. Makasih." aldi memeluk papanya.
__ADS_1
"selamat ya di... Di usia yang sudah 21 tahun."
" iya kak.makasih."
" ulang tahun ternyata kalian tahu." ucap aris kepada sahabat sahabatnya dan mendapat gelengan.
" tapi udalah. Selamat ya aldi..."
" makasih..."
Aldi melihat anak kembarnya yang berada di gendongan ibu ana dan ayah syamsul.
" anak papa hmmm dateng juga." aldi mencium pipi kedua anaknya.
" makasih ya buat kalian semua masih ingat ulang tahunku." kata aldi berterima kasih.
" tapi tunggu kenapa harus di kampus. Terus sekarang kan lebih bagus di adain malam hari." komentar aldi tapi tetap saja dia senang.
" karena tepat hari ini tanggal, bulan, dan tepat jam ini, kau di lahirkan." jelas aulia
" oiya ya. Tapi yaudah deh makasih sayang."
" iya."
" jadi tadi kamu cuek gitu..."
" jelas pura-pura hebatkan aku."
" iya hebat banget udah bikin kesel." aldi mencium seluruh wajah aulia, dan ya untung masih ingat tempat.
" iya nih malu-maluin aja." aulia manyun
" hukuman karena udah berani ngerjain suami." kata aldi tanpa bersalah.
" huftt." aulia manyun. Yang membuat aldi semakin gemas.
Orang-orang yang di kantin semakin ramai karena mendengar kedatangan keluarga anggara dan ulang tahun aldi bahkan dosen datang ke sana untuk mencairkan kepadatan orang yang di sana.
Aulia, aldi, keluarga, serta sahabatnya yang gerah keluar dari kantin. Dengan berdesak-desakan
" hufttt gerah banget kantin jadi penuh."
" sumpah kayak baru lihat orang ulatah aja."
" udah-udah kan ini juga udah dikuarkan."
" aldi...." panggil aulia. Aldi berbalik dan bufff wajah aldi terkena krim kue yang cukup banyak.
" astaga...intan. awas yah." aldi mengambil krim pada kuenya dan hendak membalas aulia tapi karena aulia sudah berlari aldi pun mengejarnya.
Mereka mulai saling kejar kejaran. Moment yang tidak mungkin Reza dan Ervin rekam.
" hey...intan tunggu kamu harus ku balas. Tunggu." aldi terus mengejar aulia.
" weakkk😝 nggak bisa kena."
" ikh...awas ya."
__ADS_1
Karena merasa lelah aulia berhenti dengan nafas tersengal-sengal. Saat berbalik tidak di lihatnya aldi.
" suamiku kemana."
" heyy."
Aulia berbalik tapi langsung menangkap tangan orang itu tentu saja aldi. Agar krim ditangan aldi tidak mengenainya. Aulia terus melawan aldi tapi tentu saja tenaga aldi lebih kuat dan karena aulia terus saja menahan tangan aldi. Aldi pun mendekatkan wajahnya sehingga pipi aldi yang terkena krim ikut mengenai pipi dan hidung aulia.
" rasain."
" ah...kena juga." aulia menatap aldi kesal tapi ia juga langsung tertawa. Keduanya tertawa kemudian berpelukan.
" heyyy kalian mau tinggal di situ. Kita mau pulang." teriak reza.
" hah tunggu." aulia dan aldi berlari ke arah mereka.
" cepat amat sih. Tapi ya sudah lah sini bentar anak aku." aulia mengendong alif. Aldi menggendong adit.
" fotoin kita dulu." ucap aldi.
" oke cepetan."
Aldi dan aulia berfoto dengan beberapa pose yang cukup romantis sambil menggendong putra putri kembarnya.
" ehhh udah deh udah banyak nih."
" lagi dong kak."
" nggak enak aja.udah kita mau pulang."
" iya iya."
" adit sama alif di sini aja yah." kata aulia yang sepertinya sulit untuk berpisah dengan anaknya itu.
" nggak boleh kayak gitu dong. Kasian nanti mereka kepanasan."
" mmm iya juga. Ya udah deh." aulia mencium anaknya kemudian menyerahkan pada baby sisternya. Begitu juga aldi.
" ya udah kita pulang dulu. Assalamualikum."
" waalaikumsalam."
Setelah kepergian mereka...
" eh tuh muka nggak mau di bersihin."
" maulah pake di tanya sini tisunya." ucap aulia langsung membersihkan wajahnya.
" ya udah bersihin nih." aldi menredahkan kepalanya.
" anak manja." kata aulia tapi tetap membersihkan wajah aldi.
" ehhh ini kuenya kita makan sekarang yah." kata mita yang saat itu memengang kuenya.
" ett tunggu gua belum lihat tulisannya." aldi melihat tulisannya . Di kue itu tertulis agak kecil 'Happy birtday suamiku' lalu di sudut kue tertulis lagi 'nb : gantengnya di kurangin supaya nggak banyak cewek lain yang ngejar.'
Aldi tersenyum membaca pesan kue itu.
__ADS_1