Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
ALDI DAN AULIA KECELAKAAN


__ADS_3

" Intan." panggil Aldi mebuat Aulia menoleh.


" apa. "


" nggak apa." ucap Aldi tersenyum.


" aneh. " ucap Aulia, " Aldi. " giliran Aulia yang panggil.


" hmm. " deheman Aldi hanya menoleh sekilas lalu kembali menyetir.


" rasanya hari ini aku nggak tenang. kayak ada ras was-was gitu. " ucap Aulia.


" hmm kamu mikirin apa. " ucap Aldi mengerutkan dahinya.


" nggak ada sih. aneh aja rasanya hari ini. " ucap Aulia.


" itu pasti cuma perasaanmu. " ucap Aldi menarik kepala Aulia agar bersandar di bahunya.


aduh Aldi aku nggak tahu apa yang akan terjadi, tapi rasanya takut Aldi.. hah nggak nggak positif thinking huftt. batin Aulia.


Tanpa aba-aba Aldi langsung mendorong tubuh Aulia bersandar di jok mobil lalu Aldi memeluknya.


" akhhh Aldi... " teriak Aulia dalam pelukan Aldi.

__ADS_1


" aku nggak apa-apa. " ucap Aldi lalu pingsan.


" Aldi.. Aldii.. " Aulia histeris apalagi darah yang bercucuran di punggung dan kepala belakang Aldi.


ya Aldi dan Aulia kecelakaan, ada sebuah mobil yang melawan arus di jalan dengan kecepatan tinggi menabrak mobil Aldi dan Aulia, lalu pengemudi mobil terlihat langsung lari meninggalkan mobilnya.


Aulia langsung berusaha membawa Aldi keluar dari mobil, dan bomm suara mobil penabrak meledak dan ikut membakar mobil Aldi.


para warga berdatangan di tempat itu dan melihat sosok Aulia yang sedang membawa Aldi yang sedang bercucuran darah. warga menghampiri mereka, setelah jaraknya agak berjauhan dengan mobil yang baru meledak itu.


Beruntung Aulia yang mencium bau bensin langsung bergegas membawa Aldi dan berlari kecil karena tubuh kecilnya yang membawa Aldi yang bertubuh besar agak susah tapi mereka selamat dari ledakan itu.


" tolong. " lirih Aulia sebelum akhirnya pingsan.


Para polisi juga berdatangan di lokasi tersebut, tak lupa ambulans yang langsung membawa Aldi dan Aulia pergi ke rumah sakit.


" akhhh...Aulia..Aldi.. " histeris Aulidia melihat berita kecelakaan Aldi dan Aulia yang terlihat jelas wajah mereka.


" kita ke rumah sakit ayo. " ucap Yoga yang langsung menarik Aulidia yang sedang menangis.


di rumah sahabat juga sama histerisnya mereka segera berangkat ke rumah sakit.


di rumah Ervin dan Reza dan papa Kifli pun menjadi panas dengan kericuhan melihat suasana kecelakaan itu di TV. suasana hati yang mengunda dan air mata yang mengalir membawa mereka ke rumah sakit.

__ADS_1


Mereka semua bertemu di rumah sakit, Ibu Ana dan Aulidia bahkan sampai pingsan saat menginjak rumah sakit itu, bagaimana jika dia melihat keadaan Aulia dan Aldi hufft mungkin lebih para.


Aulia dan Aldi langsung mendapatkan penanganan. Aldi dan Aulia langsung di bawa ke ruang UGD.


" hikss... hiks.. kenapa mereka selalu saja di timpa hal seperti ini. hiks... hiks. " Cici menangis.


" semoga mereka baik-baik saja hiks.. hiks.. ." ucap Mita menangis memeluk Cici, ucap Citra dan Aulidia.


" kenapa ini bisa terjadi siapa yang menabrak mereka. ada saja yang membenci kehidupan adikku. dia nggak akan ku ampuni. " ucap Reza menahan tangisnya.


" Aulia dan Aldi nggak akan apa kan. hiks.. mereka nggak kenapa-napa kan. " ucap ibu Ana menangis.


" ibu tenang yah pasti mereka nggak akan kenapa-napa. " ucap Ervin memeluk ibu Ana.


Sementara Adit dan Alif yang seakan mengerti apa yang terjadi pada orangtuanya menangis di gendongan Aulidia dan juga Yoga.


Tiba-tiba dua orang polisi datang dan menghampiri mereka.


" permisi pak, bu kami ingin klasifikasi soal kecelakaan yang menimpa keluarga Anggara. " ucap pak polisi.


" iya pak ada apa, apa pelakunya sudah tertangkap. "


" iya dan pelakunya ada di kantor polisi saat ini. ucap dimohon perwakilannya. "

__ADS_1


" Ervin ayo kita berdua aja. " ajak Reza yang di angguki Ervin.


Setelah pamit Reza dan Ervin ,dan polisi menuju kantor polisi tempat pelakunya berada saat ini.


__ADS_2