
" terus kenapa harus boong kan bisa jujur."
" ya pertama aku takutnya salah nih, kalau udah beli tapi nggak kan pasti kecewa. Kedua kejutan." jelas aulia lagi
" bener-bener ya. Tapi okelah berhasil jahilin kita padahal sendiri doang. Hebat" kata aldi mengacungkan jempolnya.
" iya bener-bener nih bocah jahilnya bikin kita jantungan."
" bagus dong kalau gitu. Intan aulia syamsul vs kalian semua." kekeh aulia yang kemudian diikuti semuanya.
" ya sudah kamu istirahat ya jangan buat pikiran kamu berat." kata ibu.
" siap bu."
" ayo semuanya keluar. Kita keluar dulu ya nak kamu istirahat."
" iya ayah siap."
Setelah mereka keluar aldi langsung memeluk aulia dan menciumnya.
" makasih sekali lagi." kata aldi menyandarkan kepalanya dibahu aulia dan masih memeluknya dari samping.
" iya." kata aulia yang kini membalas pelukan aldi.
" kita begini aja dulu yah." kata aldi dia benar-benar bahagia.
Hampir 10 menit lamanya mereka pelukan. Aldi kembali mencium seluruh wajah aulia termasuk bibirnya dan mereka melakukannya lagi.
Pagi hari....
Aulia dan aldi menuju meja makan yang disana telah ada orangtuanya, dan temannya.
" pagi semua..." sapa aulia yang di belakangnya ada aldi.
" pagi..." jawab mereka serentak.
Mereka semua sarapan tanpa ada seorangpun diantara mereka berbicara.
Karena semuanya diam aulia buka bicara disela sarapan mereka.
" ayah, ibu, papa, sama kak reza,kak bulan jadi pulang di bandung hari ini." tanya aulia.
" iya nggak apa apakan nak." tanya ibu.
" mmm... Iya nggak apapa kok bu." kata aulia tersenyum meski belum bisa menutupi kesedihannya.
" kalian jadi pulang ke surabaya." tanya aulia pada ketiga pasangan temannya.
" iya. Kita bakalan ketemu lagi insya allah kalau pernikahan kak reza." kata laura mewakili semua temannya
" ooiya. Emang kalian diundang." tanya aulia mulai bercanda.
" memangnya kita nggak boleh pergi yah..." tanya cici polos tapi cemberut juga.
" nggak boleh."
" dek mulai lagi isengnya." melototi adiknya
" ikhh... Kak reza nggak seru." kata aulia manyun.
" kalian boleh pergi kalau nanti kakak nikah." kata reza.
" iya kak pasti...." kata mereka serentak lalu menyulurkan lidahnya.
" itu lidah kenapa bisa kompak keluar." kata aulia kekeh.
Mereka saling menatap dan berekspresi seolah olah sedang bertanya.
" kitakan sehati."
__ADS_1
" terserah deh."
Setelah selesai sarapan...mereka yang sudah siap-siap untuk pulang pamit pada aulia dan juga aldi.
" nak kita pulang dulu yah." kata ibu.
" iya bu, kalian hati-hati yah." kata aulia memeluk ibunya.
" nak kamu jaga lia baik-baik yah, dan ingat dia lagi ngandung anak kamu jangan sampai dia kecapeaan." jelas ibu pada aldi
" iya bu pasti aldi jagain."
Aulia melepaskan pelukan pada ibunya ia langsung memeluk ayah kemudian reza.
" ayah kak reza,lia sayang sama kalian."
" iya kakak juga sayang sama kamu." kata reza memeluk erat adiknya dan mencium pipinya.
" ikh... Kok di cium." kata aulia memengangi pipinya dan pura-pura cemberut.
" emang nggak boleh. Mentang-mentang udah nikah sama aldi. Orang lain nggak boleh cium gitu."
" nggak bercanda. Boleh kok kalau di cium nggak apapa." kata aulia memeluk kembali reza.
" gitu dong."
Aulia lepasin pelukannya.
" eh kalian laura, mita cici mau peluk nggak."
" maulah." kata laura langsung memeluk aulia begitu juga mita dan cici.
" kalian hati-hati yah." kata aulia di sela pelukannya.
" iya siap bos."
" ya udah deh kalian pergi gih bosen liat kalian." kata aulia bercanda.
" iya iya bercanda sayang-sayangku."
" eh aulia kita nggak dipeluk." kata doni bercanda yang langsung mendapat sorotan mata dari semua orang apalagi aldi dan cici.
" nggak ampun ampun bercanda mana mungkin gua minta di peluk beneran cewe gua aja belum pernah gua minta peluk." kata doni polos yang membuat semua orang tertawa.
" kalian kayaknya memang jodoh sama-sama telmi." kata mita.
" iya dong." kata cici dan doni.
" tapi nggak usah ikut telminya juga kali." kata cici cemberut.
" udah-udah kalau kalian berantem bisa malam kita baru sampai di surabaya." kata yoga mengingatkan.
" iya ayo pulang."
" ya udah deh ayo pulang kita pamit ya aulia aldi." kata laura.
" kita pamit ya aldi aulia assalamualikum." sambung beni.
"iya hati-hati waalaikum salam." kata aulia dan aldi.
" ya sudah kita pulang juga ya nak." kata papa.
" iya pa." kata aldi.
" ya sudah ayo kita pulang." ajak ayah.
" ingat nak jaga kesehatan."
" siap bu."
__ADS_1
" ya sudah kita pulang dulu yah assalamualikum."
" waalikumsalam."
Mobil mereka yang menuju bandung dan surabaya pergi meninggalkan halaman kediaman aldi.
Aulia yang melihat mereka pergi kini tak tahan air matanya jatuh membasahi pipinya.
" kamu nggak apa apakan." tanya aldi pada istrinya.
" iya nggak apa apa. Ya sudah ayo masuk." ajak aulia menarik tangan aldi.
" oh iya citra sama aris dimana." tanya aulia.
" mereka tadi subuh pamitnya, katanya aris mau lihat-lihat rumahnya dulu dan papanya juga ada disana."
" owh." aulia langsung melempar dirinya di sofa ruang tengah.
" jadi dirumah segede istana ini tinggal kita berdua gitu."
" mmm iya." jawab aldi tersenyum
" kenapa senyum ada yang lucu."
" nggak tapi kalau kita berdua berarti...." kata aldi mengantung pembicaraannya.
"berarti apa....?"
"berarti kita bakalan puas lakuin di mana aja." kekeh aldi .
" apaan sih aldi." kata aulia yang wajahnya merona. Aldi tertawa melihat wajah aulia.
" ikh.... jangan ketawa."
" iya, iya, iya." kata aldi memandang wajah aulia.
"apa liat-liat." kata aulia salah tingkah.
" nggak apa apa." kata aldi meninggalkan aulia. Dia menuju ke dapur.
" eh mau ke mana."
" ke dapur dulu."
" ya udah cepetan."
" iya istriku." kata aldi mengacungkan jempolnya.
Aldi kembali dari dapur dengan membawa dua gelas jus jeruk.
" ya udah nih minum." kata aldi menyerahkan satu gelas minuman.
" makasih." aulia tersenyum
"kita nonton film horor yuk...." ajak aldi pada aulia tapi aulia geleng kepala tanda tidak mau.
" terus mau nonton apa. Atau mau ngelakuin apa ngisi waktu gitu."
" kita nonton komedi aja."
" oh oke."
Aldi memasang kaset film horor tapi bergenre komedi dan romantis.
" aldi itukan film horor."
" iya tapikan bergenre komendi."
" iya tapikan... Aa udah deh." kata aulia tidak melanjutkan ucapanya. dia malas untuk berdebat karena itu percuma.
__ADS_1
Saat menonton. Aulia terus memejamkan mata dan sesekali menutup telinga karena suaranya yang aulia rasa juga mengerikkan. Aldi yang memang tahu istrinya memang terlihat konyol saat menonton film horor. Ditengah-tengah film saat hantunya muncul aldi langsung mengatakan hantunya ada didekat aulia.