
" pagii... " sapa Aulia,Adit dan Alif.
" pagi..." ucap Papa Kifli.
" Aldi mana pa. " tanya Aulia.
" nggak tahu tuh emang nggak ada di atas. " ucap Papa Kifli.
" nggak tahu pa... ya udah Aku coba panggil dulu. " ucap Aulia.
" nanti kalau dia marah lagi gi mana. " ucap papa Kifli khawatir.
" nggak apa pa. ini ujian buat aku. " ucap Aulia tersenyum lalu pergi meninggalkan mereka.
Di kamar Aldi...
Tok... tok... tok...
" Aldi... "
pintu terbuka. " apa.. pagi-pagi mau dapat masalah. " ucap Aldi ketus.
" ooh nggak itu papa mau sarapan. kita sarapan bareng yah. " ucap Aulia.
" ogah. " ucap Aldi menutup pintunya lagi tapi ke buru di tahan Aulia.
__ADS_1
" loe mau apa hah... pergi sana gua mau sarapan tapi sendiri nggak bareng sama loe. " ucap Aldi.
" ya udah kalau gitu kamu sarapan satu meja sama papa dan anak-anak aku aja. " ucap Aulia masih berusaha membujuk. " Aku juga udah mau pergi kerja. " ucap Aulia tersenyum.
" hmm ya udah sana.. kerja dapat uang dan nggak usah tinggal di rumah ini. " ucap Aldi keluar kamar dan melangkah pergi dari meninggalkan Aulia.
" huftt Aulia sabar. kalaupun Aldi memang nggak bisa ingat siapa kamu, ucap berarti kamu harus buat dia jatuh cinta. " ucap Aulia menyemangati dirinya.
Di meja makan....
" Papa... aku ada kerjaan mendadak aku pergi dulu yah. " ucap Aulia mencium punggung tangan papa kifli.
" nggak sarapan dulu. " ucap papa Kifli.
" nggak usah pa. "
" Aldi aku pergi dulu. Assalamualaikum ." ucap Aulia pergi meninggalkan mereka.
pergi aja sono nggak usah balik kalau perlu. batin Aldi.
Hari ini Aulia menggunakan motor sendiri berangkat kerja. Aulia sejak kecelakaan itu dia sudah tak pernah naik mobil lagi. bisa di bilang Aulia saat ini trauma menggunakan mobil dan keluarganya tidak ada yang tahu tentang itu.
Di rumah sakit....
Aulia baru saja sampai dan memarkirkan motornya. banyak sekali pasang mata yang melihatnya menggunakan motor dan tanpa di antar suami.
__ADS_1
sebenarnya berita kecelakaan Aldi dan Aulia telah mengemparkan dunia tapi soal Aldi Amnesia di minta Aulia di rahasiakan jadi hanya keluarga dan para sahabat yang tahu tentang itu.
" Aulia... " panggil Citra membuat Aulia menoleh dan tersenyum.
" loe kok naik motor sih... tapi ya udah lah. gimana keadaan Aldi masih sering marah nggak. " tanya Citra pelan.
" masih. " ucap Aulia tersenyum membuat Citra mengangguk dia tidak mau menyakiti perasaan Aulia jadi memilih untuk tidak banyak nanya.
" ya udah aku mau sarapan dulu soalnya nggak sempet tadi di rumah. " ucap Aulia.
" ya udah maaf aku nggak temenin. " ucap Citra.
" iya nggak apa bayyy.... " ucap Aulia menuju restoran yang berada di depan Rumah sakit.
Setelah sarapan Aulia segera menjalankan rutinitasnya sebagai dokter. meskipun kesedihan meliputi dirinya tapi Aulia tetap berusaha tersenyum kepada pasien dan juga para teman dokternya.
Jam menunjukkan sudah waktunya untuk pulang. Aulia segera pulang ke rumahnya.
" masih di sini aja loe. " ucap Aldi yang berpapasan dengan Aldi di depan pintu.
" Hmn... iya Aldi. " ucap Aulia tersenyum.
Aldi tidak peduli dia langsung berlalu pergi meninggalkan Aulia yang masih berada di dekat pintu.
" huftt sabar Aulia ini ujian dari Allah. inilah skeonario Allah yang di buat untukku. " ucap Aulia mengelus dadanya dan segera melangkah masuk menuju kamarnya.
__ADS_1
Semenjak Aldi pulang dia tidak pernah makan semeja dengan Aulia dan karena Alia tidak ingin Aldi jauh dari papanya dan anak-anaknya dia memutuskan untuk dirinya akan makan sendiri di dapur.