
Beberapa Hari Kemudian.......
Hari ini tiba saatnya resepsi pernikahan aldi dan aulia. Mereka mengadakan acara di Hotel XXX milik keluarga anggara.
Aulia sangatlah anggun dengan balutan gaun yang dikenakan begitu juga aldi yang tampak gagah dengan pakaiannya. Mereka sangatlah serasi.
Acara yang diadakan sangatlah mewah. Tamu yang tiada hentinya datang ke acara itu sehingga acara tersebut baru selesai jam 12 malam.
Karena acara baru selesai tengah malam mereka memilih tidur di hotel. Karena terlalu lama untuk jalan pulang dan aldi yang tidak boleh begadang terlalu lama dan karena terlalu lelah mereka langsung tertidur di kamar hotel masing-masing yang telah dipesan sebelumnya.
Keesokan harinya....
Mereka langsung pulang kekediaman anggara.
" hadeh capek banget." kata aulia langsung melempar dirinya di kasur.
" ya sudah kamu istirahat aja dulu. Aku mau ke papa dulu."
" hmmm."
Aldi keluar kamar dan meninggalkan aulia sendiri.
Ditempat papa....
" ada apa papa manggil aku ke sini." kata aldi saat berada ditempat dimana papa,ayahnya berada.
" ada yang ingin kami bicarakan nak." kata papa
" ada apa?"
" bagaimana keadaan pernikahanmu sama aulia sampai sekarang kalian nggak ada masalahkan." tanya papa kifli.
" nggak kok pa, selama ini kita baik-baik aja. Memangnya kenapa?" kata aldi menyeritkan dahinya.
" papa tahu loh pembicaraan kamu,reza sama aulia. tentang kakak kelas aulia dulu kalau nggak salah namanya Ervin." hal itu membuat aldi kaget karena ia bahkan belum menceritakan pada orangtuanya.
" kenapa papa bisa tahu?" kata aldi yang masih kaget.
" papa waktu itu ada disana dan mendengar semuanya. Siapa Ervin itu kenapa dia berani bicara seperti itu."
"Ervin dia salah satu orang yang menyukai intan sejak dulu. Dia nggak setuju soal aku dan intan karena dia masih sangat menyukai intan. Dia anak dari pengusaha saingan papa di amerika keluarga Raymond pengusaha licik yang berusaha jatuhin papa." kata aldi menjelaskan karena setelah aulia memberitahu tentangnya ia segera mencari informasi tentang Ervin.
" kenapa dunia sempit sekali dulu hanya Raymond musuhku. Apa sekarang anak papa dan anaknya juga akan musuhan. Raymond dia tidak ada henti-hentinya ganggu keluarga kita." kata papa kifli emosi.
" nak kamu harus jaga lia. Karena Ray dulu itu selalu bermain kasar jangan sampai itu juga terjadi pada pernikahanmu."
" iya ayah aku pasti bakalan lindungi aulia dari orang seperti keluarga Raymond." kata aldi menyakinkan ayahnya.
" makasih ya nak." kata ayah yang mendapat senyuman dari aldi.
Sementara itu...
__ADS_1
" Aldi.............." teriak aulia memanggil aldi.
" intan. pa, ayah aku permisi dulu ya." kata aldi yang langsung berlari menaiki tangga menuju kamarnya.
Di kamar....
" intan ada apa." kata aldi cemas.
" tidak apa-apa, aku hanya merasa merindukanmu." kata aulia langsung memeluk aldi.
" hah." aldi hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah istrinya tapi ia tetap membalas pelukan istrinya.
Kenapa dia sangat manja. Tapi ya sudahlah. Batin aldi.
Beberapa hari berikutnya....
Di kampus...
Saat dosen sedang menjelaskan. Tiba-tiba ada seorang mahasiwi pingsan di kelas itu. Mereka yang melihatnya langsung membawa wanita itu ke uks.
Tidak berapa lama datang seorang laki-laki menghampirinya.
" intan kamu kenapa, kenapa kamu bisa pingsan,apa yang terjadi." kata aldi cemas.
Ya wanita yang pingsan di kelas tadi adalah aulia, dan siapa lagi laki-laki yang datang menghampirinya kalau bukan aldi.
" udah aku nggak apapa. Mending bantu aku bangun."
"oiya iya." kata aldi membantu aulia bangun.
" sssthh udah nggak usah . Aku nggak apapa."
" yakin?."
"iya aku yakin."
"ya sudah kamu istirahat dulu ya. Kamu mau apa biar aku beliin?"
" mmm aku mau makan martabak. Boleh?"
" iya boleh ntar ya aku beliin." kata aldi tanpa basa-basi langsung keluar membeli martabak buat aulia.
Beberapa saat kemudian aldi datang dengan membawa satu kotak martabak. Dia langsung menyuapi aulia.
" kamu udah enakan nggak." kata aldi masih cemas.
Aulia yang daritadi masih dalam keadaan sedikit berbaring kini duduk dan menghadap ke aldi.
" iya aku nggak apapa kamu jangan khawatir." kata aulia menatap wajah aldi sambil menyentuh wajahnya dengan kedua tangannya.
" iya." kata aldi sudah agak tenang.
__ADS_1
Tok...tok..tok
"assalamualaikum.boleh masuk nggak."
"waalaikumsalam masuk aja cit...ris..." kata aulia dan aldi barengan.
" gimana keadaan loe aulia."
" aku udah baikan cit..."
" bagus deh kalau gitu."
Aulia yang sudah baikan kembali kekelasnya begitu juga aldi dan aris untuk melanjutkan mata kulian selanjutnya.
Setelah selesai aldi langsung menuju kelas aulia dia takut aulia kenapa-napa.
" gimana keadaan kamu intan apa masih ada yang sakit."
" udah nggak kok kamu tenang aja ya di..."
" ya ampun aldi.... Aulia baru pingsan loe udah kayak gini aulia masih mulus aja udah kayak gini gimana kalau ke gores udah jungkar-jungkir kali ya..." kata citra terkekeh.
" ya iyalah gua kan cinta sama dia ya udah ayo pulang."
" ee aris juga cinta sama gue tapi nggak kayak gitu juga. Panggil sayang aja nggak apalagi gitu padahal kita udah pacaran 12 bulan atau satu tahun pas." kata citra melirik ke aris yang mendapat tanggapan biasa yang membuat citra memayunkan bibirnya dan meninggalkan mereka bertiga.
" bener-bener ya ris bukannya direspon malah santai aja."
" udah kalian diem. Ntar pasti dia seneng juga kok tenang aja."
" loe emang kasi dia kejutan yah..." kata aldi yang mendapat anggukan dari aris.
" wah hebat...bikin kesel orang dulu baru di baikin." kata aulia mengacunkan jempolnya.
" ya udah yuk pulang." ajak aris yang sudah berjalan.
" oke." kata aldi sambil merangkul aulia.
Dalam perjalanan pulang aris tiba-tiba ingin turun di restoran milik papanya.
" kita ngapain ke resto loe. Mau traktir kita." tanya aldi.
" iya ayo turun. Ayo citra." kata aris menarik citra.
Citra yang masih terlihat ngambek hanya ikut turun.
Bener bener ya aris udah dikode tadi 1 tahun pas berarti hari ini, dia nggak kasi gua apa apa gitu. Huh.... Nyebelin ngucapin selamat aja nggak masa lupa padahal udah di kode kalaupun dia mau ngajak makan seharusnya kan berdua aja supaya romantis malah ngajak mereka. Huh.... Dasar cowok sama aja nyebellin Batin citra.
Aris yang melihat citra sedang mayun.bahkan tidak sadar kalau sudah berada di dalam restoran yang sudah di hiasi. Sementara aldi dan aulia berada di tempat lain karena nggak mau nganggu mereka.
" citra... Hey ....citra." kata aris mengoyangkan tubuh citra karena sedang melamun.
__ADS_1
" emm....mmm apa ris."
" selamat hari aniversary pacarku sayang." kata aris menyerahkan sebuah bunga mawar putih kesukaan citra.