
" Aku tahu kamu mengomentarinya tidak setuju, aku sempat kaget melihat namamu disana yang tidak setuju. Aku bahkan nggak nyangka komentar kamu seperti itu. Aku mohon jangan ganggu pernikahanku."
" Enggak, aku nggak akan pernah setuju karena aku mencintaimu dan akan terus mencintaimu. aku bakalan buat kamu jatuh di pelukanku." kata orang itu dengan nada emosi dan meninggalkan aulia.
" aulia apa kamu juga yang menghapus komentarku." tanya orang itu.
" iya aku yang menghapusnya karena komentar itu nggak pantas berada disitu." jawab aulia.orang itu tidak menanggapinya ia meninggalkan aulia sendiri.
" aduhhh... Kenapa sih tu orang." gumam aulia.
Flashback on
Dihari pernikahan aulia dan aldi....
Saat aldi ke kamar mandi. Aulia yang berada sendiri di situ sedang memperhatikan komentar-komentar yang tidak setuju dengan pernikahannya.
Rata-rata laki-laki yang tidak setuju huh dasar ya mereka bahkan ada yang sepertinya tidak ku kenali disini. Gumam aulia
Aulia tiba-tiba berhenti pada satu akun komentar disana. Dia kaget melihat komentar yang terpampang di sana.
"ternyata dia." gumam aulia.
" kenapa dia .....aku harus menghapusnya ini sangatlah tidak pantas." kata aulia segera menghapus komentar itu.
*Isi komentarnya:
Aku tidak setuju karena kalian tidak pantas. Seharusnya aku yang bersama aulia. Jika pernikahan kalian terjadi aku akan membuat kalian tidak tenang dan aulia akan bersamaku. Aulia jika kau melihat komentar ini!! aku hanya ingin mengatakan padamu. jika kau tidak ingin menderita di pernikahanmu jangan menikahinya. Kau mengenalku aulia akan ku lakukan apapun untuk mendapatkanmu tidak akan ku biarkan kau bahagia dengan oranglain, kau hanya akan menjadi milikku seorang. Tapi kalau pun kau tetap ingin menikahinya pernikahanmu tidak akan tenang.
Dari
Ervin Raymond*.
" Ervin apa yang akan dilakukan olehnya. Apa yang mau dia lakukan. Aku harus bagaimana. Aku nggak mau aldi kenapa-napa karena laki-laki bersifat moster seperti Ervin akan melakukan apapun." gumam aulia sebelum aldi datang.
__ADS_1
" Intan... Kamu sudah lihat komentarnya." tanya aldi yang baru datang.
" E... Aldi... Iya aku sudah memeriksanya rata-rata laki-laki yang tidak setuju." jawab aulia.
" E... Aldi aku nggak mau kamu punya musuh karena diriku jadi...."
" kamu nggak mau nikah sama aku." kata aldi dengan raut muka kecewa.
" maaf aldi tapi kamu bisa lihat sendiri rata-rata yang nolak itu laki-laki, kamu itu baik di.. Kalau kamu punya musuh karena aku ataupun hidup kamu susah karena aku itu sama aja nyiksa aku seumur hidup lihat kamu menderita." kata aulia hampir menangis.
" kamu cinta kan sama aku ,kamu peryacakan sama aku lalu kenapa aku akan lakukan apapun untuk ngelindungi kamu. Misalkan yang nolak kebanyakan perempuan apa yang kamu lakukan?" kata aldi tapi tak mendapat respon apapun dari aulia.
" kenapa hmmm. Kenapa kamu menangis kenapa kau tak menjawabku. Kamu beratkan buat nolak aku. Karena apa? karena kau sangat mencintaiku, Dan aku sangat mencintaimu, kau tau cinta aku sama kamu yang berawal dari kecil itu butuh perjuangan. Butuh satu tahun aku mengejar maaf darimu. Butuh 3 tahun aku menahan perasaan menyesalku dan,....." kata aldi tidak melanjutkan perkataannya karena di sela aulia.
" cukup di.. Ya aku sangat mencintaimu, bahkan kau tahu andaikan kenangan kita tidak besar dari pada kebencianku padamu waktu itu mungkin aku tidak bisa memaafkanmu. Tapi apa aku sangat mencintaimu sehingga aku memaafkanmu. Karena aku tidak mau menyesal." kata aulia.
" aku percaya sama kamu, aku serahin semuanya padamu. Aku percaya kamu bakalan lindungi aku, tapi sekarang aku mau minta maaf jika suatu saat ada yang berusaha menghancurkanmu. Aku minta maaf." kata aulia terus menghembuskan nafas kasarnya.
" sekarang ini ada ditangan kamu" tambah aulia hendak meninggalkan aldi namun dicegat oleh aldi.
" baiklah." kata aulia tersenyum
Flashback off
" hey... Aulia ...hey." kata citra melambai-lambaikan tangannya di depan wajah aulia.
Nih orang kenapa sih lama banget ngelamunnya. Gumam citra.
Karena geram melihat aulia yang dari tadi melamun citra menggoyangkan tubuh aulia dan mengangetkannya.
" Dorrrr." kata citra sambil menggoyangkan tubuh aulia.
" astagfirullah. Citra kamu apa-apaan sih ngangetin aja."
__ADS_1
" ihhh salah sendiri nggak ngerespon dari tadi. Ngelamun apa sih? " kata citra mengeritkan dahinya.
" ayo cerita."
Mana mungkin aku cerita aldi aja nggak aku kasih tau batin aulia.
" nggak bukan apa-apa yang pasti ini soal aldi oke jadi jangan kepo." kata aulia berusaha tersenyum.
" ooo gitu jadi gua nggak boleh tau."
" iya." kata aulia mengganguk.
" ya sudah."
" ehhh guys katanya dosen nggak jadi masuk jadi kalian boleh pulang." kata salah seorang mahasiswa.
" hore.... Yuhu akhirnya pulang." sorak semuanya menyambar tasnya lalu keluar.
" ya kok tiba-tiba hujan sih."
Aulia dan citra yang baru keluar dari kelas.
" ya hujan gimana cara pulangnya deras banget lagi." kata citra.
" hujan." kata aulia tersenyum.
Kemudian menjatuhkan tasnya dilantai. Aulia langsung berlari ditengah hujan. kemudian berputar sambil merentakan tangannya cukup lama.
Di kelas aldi.
" ya hujan lagi gimana caranya kita ke citra." kata aris.
" ya sudah kita terobos saja." kata aldi hendak berjalan memasuki hujan tapi tiba-tiba ada yang memanggilnya.
__ADS_1
" ehh aldi. Istri loe lagi ada di lapangan depan kelasnya hujan-hujanan." kata seorang mahasiswa.
" hah oiya makasih." kata aldi berusaha menutupi kagetnya.