
"jangan memanggilku menggunakan embel embel nyonya aku tidak suka. Bahkan ya kalau aku diluar di panggil nyonya risih dengarnya kalau bukan dia yang maksa udah aku larang panghil kayak gitu."
" ha ha ha. nyonya muda nggak boleh kayak gitu."
" ikh...mau makan sambel hah."
" eehh iya iya maaf. Ampun."
" galak tapi bikin gemes." kali ini bukan gigitan tapi cubitan.
" ehh sini bayi aku. Terserah adit apa alif."
" ini alif aja." aulia menerima alif
Aulia bermain dengan alif tentu saja aldi kembali mengambil foto mereka.
Creek...
" ikh...aldi main di fotoin aja."
" ya kalau kangen kan bisa lihat ini aja." jawab aldi santai.
" iya tapi kan kita belum siap."
" nggak perlu kalian cantik kok. Kan 2 bidadari." gombal aldi.
" hemmm." deheman mereka.
" apa. Iri yah nggak bisa romantisan kayak kita."
" aldi..." aulia mencubit pinggang aldi.
" awww. Sakit."
" mau di tambahin."
" nggak mama. Maafin papa, mama."
" cealah papa mama."
" kenapa memang iyakan kita udah jadi papa mama." ejek aldi pada temannya.
" hah terserah deh."
Hari sudah semakin sore citra,mita, cici ,yoga, doni dan beni telah kembali ke apartemennya. Ya mereka satu gedung apartemen dengan citra. Begitu juga ervin, papa raymond, dan aris kembali kerumahnya masing-masing.
Makan malam tiba, seperti biasanya saat makan malam di penuhi canda tawa yang membuat mereka bisa sejam berada di tempat itu.
Selesai makan malam, mereka langsung ke kamar masing-masing untuk istirahat menunggu pagi.
Hari-hari di jalani dengan gembira sejak kedatangan si kembar. Hari ininadalah hari dimana aulia akan kembali ke kampus. Dan untuk si kembar meskipun ada ibu ana dan bulan yang menjaganya tapi aldi tetap menyewa baby sister dua orang.
Dan ya untuk bulan dia sidah melahirkan anak perempuannya yang di beri nama ANITA ASYIFA PUTRI FAHREZA dan usianya baru 1 bulan.
" pagi." sapa aulia dan aldi yang telah siap-siap ke kampus dengan mengendong adit dan alif yang kini berusia 3 bulan.
" pagi. Kamu beneran mau ke kampus hari ini." tanya reza.
" iya meskipun berat ninggalin si kembar tapi aku bakalan tetap ke kampus hari ini."
__ADS_1
" ya udah terserah. Kan si kembar juga udah datangkan baby sisternya hari ini."
" iya."
Mereka sarapan dengan sesekali tertawa.
Selesai sarapan aulia dan aldi pamit ke kampus dan tak lupa memberi ciuman manis ke pada anak-anaknya.
" sayang mama pergi kuliah dulu yah." kata aulia pada anaknya. Anak nya hanya tertawa mendengar mamanya tanpa mengerti ucapannya. Begitu juga aldi mencium pipi kedua anaknya itu. Lalu pamit.
"ya udah kita pergi dulu yah assalamualikum."
" waalikumsalam."
Selama di jalan aldi dan aulia hanya terdiam. Hingga di kampus saat itu juga bertemu sahabat mereka.
" halo mama muda udah ngampus nih."
" iya lah. Meskipun berat ninggalin sikembar gemes itu."
" heh ya udah ayo ke kelas."
" ayo. Aldi aku pe..." kata aulia terpotong.
"enggak aku anterin sampai kelas kayak dulu."
" ya udah ayo."
" ya udah aku anterin juga." kata doni pada cici.
" kita semua anterin." kata aris langsung mengandeng tangen citra.
" nasib... Orang LDR an."
" sialan loe, gua langsung ke kelas." kata yoga berlalu pergi.
" kalian sih eh justru LDR itu nunjukin yang mana setia mana enggak. Jaga perasaan yoga dong." ucap aulia menasehati mereka.
" denger tuh kalian nggak boleh bilang kayak gitu sama yoga." ucap aldi dan aris bersamaan.
" iya iya maaf."
" ya udah ayo ke kelas."
" kitakan beda kelas...ayo aulia kita ke kelas." ajak citra
" iya tapi kan kita searah pe'ak."
" udah udah ayo ntar dosen masuk lagi telat deh."
Mereka berjalan ke kelas masing-masing. kelas aulia dan citra lah yang paling jauh sehingga dia yang terakhir dianterin oleh pasangannya.
" udah sampai. Aku pergi dulu." aldi mencium kening dan pipi aulia.
" astaga aldi ingat keadaan dong."
" kenapa kitakan suami istri. Ya udah Assalamualikum."
" waalikumsalam."
__ADS_1
" ayo masuk." ajak citra menarik tangan aulia.
Saat berada di kelas. Seperti biasa aulia selalu di sapa oleh teman kelasnya.
" halo mama muda udah ngampun nih ye."
" selamat datang."
" iya makasih loh sambutannya." ucap aulia tersenyum langsung duduk di tempatnya yang telah cukup lama ia tinggalkan.
Jam pelajaran terus berlanjut. Hingga saatnya tiba untuk istirahat.
" ke kantin yuk citra." ajak aulia.
" aris dan yang lainnya kan belum dateng. Biasanya tuh di depan kumpul baru kita ke kantin."
" ooh ya udah tungguin mereka di depan aja."
Ternyata di depan kelas telah ada teman teman mereka kecuali aldi dan aris.
" kalian udah ada disini. Aris sama aldi mana." tanya citra pada orang yang sudah menunggunya
" belum dateng. Mereka tuh lama banget."
" ya udah tinggalin aja."
" hah." semua orang kaget mendengar ucapan aulia.
" kenapa. Liatin kayak gitu."
" ini loe kan. Masa iya sih loe mau tinggalin suami loe."
" hah laper.... Kalau mau tungguin tuh orang silahkan. Aku bay bay." aulia berjalan meninggalkan mereka.
Mereka masih bingung dengan sifat aulia yang tidak seperti biasanya.
Tak lama datang lah aldi dan aris.
" assalamualaikum. Maaf kita baru datang."
" waalikumsalam."
Aldi datang langsung mencari keberadaan aulia. Tapi tak di temukannya.
" cari aulia dia udah duluan ke kantin."
" hah. Serius ninggalin gua gitu. Astaga. Yaudah ayo." kata aldi kesel tapi juga penasaran aulia dari tadi cuek sejak tiba di kampus.
Di kantin...
Aulia sedang berkutat dengan ponselnya dan sesekali meminum yang telah di pesannya tadi. Dia tidak peduli laki-laki yang menghampirinya dia masih sibuk dengan ponselnya.
Saat kedatangan aldi. Orang yang berada di dekat aulia beranjak pergi . Dan aldi langsung duduk di dekat aulia. Aulia hanya menoleh dan sekilas tersenyum melihat kedatangan aldi dan sahabatnya.
" kamu kenapa sih." tanya aldi. Aulia menggeleng.
" kamu kenapa. Kalau punya masalah bilang." kata aldi menatap wajah aulia sehingga mata mereka bertemu.
Intan kenapa sih. Terus apa dia lupa hari ini hari apa huftt belum ada ucapan sama sekali. batin aldi semakin kesal selain di cueki ia juga belum mendapat hadiah dari aulia.
__ADS_1
" ayo ngomong kalau ada masalah kalau tidak aku akan menciummu di sini." ancam aldi yang hanya dia yang untung, aulia tetap dengan ekspresi yang sama dan cuek. Membuat aldi berdecak kesal.