Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
IRI


__ADS_3

aris cs tertawa ternyata aldi hanya mau membuat mereka malu, pacar club tentu pikiran aris cs sudah nggak normal.


" ha ha ha loe hebat bilang kayak gitu." kata aris.


" bener bro punya pacar masih aja nempel sama laki lain apalagi udah punya orang." kata yoga.


" dengerin tuh kalau mauminta sama pacar kalian." kata beni.


" iya buat apa kalian pacaran kalau masih mau nyosor ke suami orang. pacarnya cuma pajangan yah. rakus amat nggak cukup kalau satu." kata doni.


" ha ha ha." semua cowok tertawa kecuali aldi ekspresinya datar.


sementara para cewek berdecak kesal karena di permaluin gitu.


Sepulang kampus seperti biasa aldi menyemput aulia di kelasnya.


" ayo kita ke kantor papa."


" ayo."


Aldi merangkul istrinya menuju mobil, kalau sahabatnya sih udah jadi makanan sehari-hari jika aldi dan aulia romantisan, dan mereka seneng dengan hal itu. berbeda dengan orang lain mau cewek ataupun cowok mereka panas dengan hal itu meski sudah setiap hari melihatnya.


namanya juga penggemar ya mereka ingin di posisi itu cowok di posisi aldi dan cewek di posisi aulia. hadeh ribet benget anda mending kalian sama sama aja jangan ngerocokin 2 insan ini pikir author.


di kantor papa kifli...


aldi terus saja menggoda aulia dengan berbagai macam hal. aulia terkadang merasa kesal tapi juga senang tapi ketika ucapan super manis keluar aulia tersenyum ingin rasanya melompat lompat.


"ehh intan aku temuin papa dulu yah, ingat jangan kangen."


" ikh...apaan sih udah sana aku tunggu disini."


" oke cintaku, ditunggunya pake cinta yah supaya kamu rasanya nggak lama."


" ikh...udah sana." aulia mendorong lembut aldi.

__ADS_1


" kan belum dapet jatah." goda aldi.


" akhhhmm." aulia cemberut dia kesal.


Aldi yang selalu saja berhasil membuat aulia seperti itu tidak pernah bisa tahan tanpa mengigit pipi cubby aulia yang sudah menjadi makanan aldi.


" ikh...aldi." aulia memengangi pipinya.


" kan gemes."


" udah sana ntar papa nunggu lagi."


" udah papa udah dari tadi disini mendengar gombalan aldi."


" eh papa. ya papa bukannya nolongin mantu cantiknya ini malah dibiarin di gigit." ucap aulia


" papa mah seneng lihatnya. kayak lihat makanan enak langsung di nikmati kenyang deh, kan aldi." goda papa kifli yang diangguki aldi.


" bener tuh. papa memang terbaik." aldi mengacungkan jempolnya.


" ya iyalah kamu itu jahil, jadi enak kalau di jahilin juga." kata aldi yang semakin mengada ada saja.


" ikh udah cepetan aku kangen sama si kembar." ucap aulia.


" oke sayang." aldi mengambil berkas dan membacanya kemudian menandatanganinya.


" udah pa. masih ada lagi nggak." tanya aldi.


" enggak ada,mending kalian pulang kasian tuh pasti kelamaan nunggu kamu jadi ketiduran." kata papa kifli menunjuk aulia yang sedang tertidur.


" iya pa."


papa kifli kembali keruangannya. aldi melihat istrinya yang sedang tidur pulas.


" kalau aku bangunin di cium atau di gendong aja kali lagian kalau ntar udah sampe kan bisa di cium juga ha ha ha. untung dua kali lipat." kata aldi langsung mengangkat tubuh aulia pelan.

__ADS_1


karyawan yang melihatnya tersenyum tapi juga sedikit iri melihat ke romantisan aldi pada aulia, sedangkan mereka hanya sering mendapat senyuman biasa dan anggukan aldi. huh mereka benar menggilai aldi.


" tidurlah sampai dirumah istriku. biar dapat dua kali lipat he he he." kata aldi tertawa pelan.


di perjalanan ingin rasanya aldi menyentuh aulia tapi selalu di urungkan karena aldi tahu hanya sentuhan halus saja aulia sudah terbangun.


sampai di rumah benar saja aulia masih setia dengan tidurnya. aldi langsung menjalankan misinya dengan menciumi seluruh wajah aulia dan terakhir mencium bibirnya.


" hmmm." lenguhan aulia tapi belum bangun.


" tumben. minta di tambahin ini mah...." aldi kembali mencium aulia dan ******* bibir aulia. akhirnya aulia terbangun dan mendapati aldi masih dengan menciuminya, aulia membalasnya lalu mendorong aldi pelan dan keluar mobil tanpa sepakata apapun.


" udah bangun untung sempat di balas. ha ha ha." aldi tertawa keras.


" heyyy cepetan." teriak aulia


" iya sayang i'm coming."


di ruang keluarga sudah ada keluarga dan sahabatnya menunggu kedatangan mereka.


" assalamualaikum."


" waalaikum salam."


" maaf yah lama pasti nunggunya."


" enggak kok kan kita ke sini karena si kembar unyu unyu."


" astaga...jahat banget sih. sini si kembar." aulia mengambil adit di gendongan cici dan alif di gendongan mita.


" ntar lagi yah giliran mama papanya." kata aulia.


" ikh... belum juga kita seneng-seneng."


" bodoh bay kita ke atas dulu." aulia melambaikan tangannya.

__ADS_1


__ADS_2