
Tiba-tiba aulia berlari ke kamar mandi. Aldi yang cemas karena tiba-tiba istrinya itu pucat langsung menghampirinya kekamar mandi. Yang di ikuti yang lain.
Hoek...hoek...hoek....
" intan kamu nggak apa apa." tanya aldi cemas.
" ngapain disini mau jahil lagi gitu." kata aulia yang masih sebel dengan kejahilan aldi kepadanya karena dia di jahili habis-habisan.
" intan kamu pucat.maaf kalau aku jahilnya ke bangetan menurut kamu."
" udah nggak apapa." kata aulia sembari keluar yang masih pucat dan memengangi perutnya yang sudah enakan.
"gimana keadaan kamu sayang.nggak apapa kan kamu pucat mending diperiksa sama dokter." kata ibu.
"nggak usah lia nggak apapa.nggak usah panggil dokter." kata aulia masih kesal dengan semuanya.
" tu bocah marah" kata reza melonggo
" hebat....baru kali ini di jahilin semarah itu."
"kalian sih. Tapi papa benar khawatir dia pucat loh."
" iya pa. Aldi juga khawatir."
Tiba-tiba....
"Akh......." teriak aulia.
" intan, aulia ,lia." kata mereka bersamaan langsung lari ke kamar mereka.
" kamu kenapa." kata aldi langsung menyelonong masuk.
" nggak apa apa." kata aulia yang baru dari kamar mandi sambil tersenyum.
" terus ngapain teriak." kata reza namun tidak di tanggapi aulia yang dari tadi senyum dan sudah berbaring di kasurnya.
" gua dicuekin lagi."
" kenapa senyam-senyum gitu." kata aldi mendekati istrinya.
" kalau lia nggak kenapa-napa kita pergi deh takut ganggu." kata reza
Tiba-tiba datang seorang dokter.....
" permisi tuan."
" loh dokter tania kok bisa di sini."
" bukannya tuan yang memanggil saya ke sini untuk memeriksa kondisi nona muda aulia."
" bukan. Tapi ya sudah karena dokter sudah datang masuk aja."
" iya tuan." kata dokter tania masuk.
" loh kok dokter tania ada di sini."
" saya mau periksa nona bisa."
" ya udah deh. Kalian semua keluar kamu juga aldi tunggu di depan pintu. Kalau nggak aku nggak mau di periksa."
" iya. Iya iya." kata aldi langsung mengajak mereka keluar.
Sebenarnya yang menelpon dokter tania adalah aulia. Tapi aulia menyuruhnya kalau papa kifli lah yang menelponnya.
" gimana nona muda apa nona benar mual."
" iya dok saya sih sudah beli taspack juga dipakai hasilnya sih positif saya hamil. Tapi saya mau diperiksa dulu sama dokter kan bisa aja salah."
" baiklah biar saya periksa."
__ADS_1
Setelah di periksa dokter tania tersenyum.
" nona ternyata benar anda sedang hamil dan umur ke hamilan anda sudah 2 minggu."
" aaa bener dok." tanya aulia yang diangguki dokter.
" alhamdulillah. Aaa aku hamil aaa." kata aulia senang.
" ya sudah dok.makasih ya dokter kalau di tanya sama orang luar bilang aja biar saya yang kasih tahu mereka."
" baiklah nona."
Setelah selesai memeriksa dokter langsung keluar.
"udah selesai dok gimana keadaannya."
" nona aulia baik dia tidak kenapa-napa tuan muda."
" terus."
" untuk selanjutnya tuan tanya langsung dengan nona muda karena dia melarang saya memberitahu."
" hmmm begitu yah... Makasih ya dok."
" iya tuan. Saya permisi."
" biar saya antar dok." kata ibu ana.
" makasih nyonya."
Aldi langsung masuk ke kamarnya yang di ikuti yang lainnya.
" intan bagaimana keadaan kamu." tidak mendapat respon aulia hanya tersenyum.
" intan ayo dong jawab."
" iya lia kamu jangan buat kita penasaran gini dong."
" iya nak ayo ngomong jangan senyum-senyum kamu kasih tau ke kita."
" mmm kasih tau nggak yah..."
" intan,aulia,lia." kata mereka bersamaan.
" mmmm... Aku nggak mau kasih tahu sebelum aldi dan kak reza minta maaf."
" sayang maafin aku yah...." kata aldi langsung minta maaf dan mencium pipi aulia. Aulia yang mendapat perlakuan aldi seperti itu membelalak.
" lia adeknya kakak yang cantik maafin kakak juga yah..." kata reza
Aku pikir mereka bakalan susah minta maafnya ternyata gampang banget. gumam aulia yang didengar aldi dan reza.
" iyalah kita kan takut kamu kenapa-napa."
"mmm oke...."
" oke sekarang bilang kamu kenapa."
"mmm kamu masuk di kamar mandi di wastafel ada benda terbungkus tisu kamu lihat apa isinya." kata aulia pada aldi.
"nggak dikerjaikan."
" nggaklah masuk aja."
Aldi menurut masuk ke kamar mandi dia langsung mengambil benda yang di sana lalu membukanya matanya terbelalak sempurna dia tidak mengatakan apa pun. Dia keluar dengan ekspresi yang sama.
" itu bener." kata aldi pada intan yang masih memegang tespack namun tidak bisa yang lainnya lihat. Aulia hanya menjawab dengan anggukan.
" jadi benar aaa yes...yes ...yes." kata aldi kemudian langsung memeluk istrinya dan menciumnya.
__ADS_1
"hmm.hmmm" dehem reza.
" ehh lupa kalau kalian ada disini. Kak mau tau."
" iyalah kenapa adek gua."
" ini." kata aldi mengeluarkan tespacknya.
Reza yang melihat tespack itu.
" ahhh gua bakalan punya ponakan." teriak reza spontan memeluk aulia.
Orang-orang yang dari tadi tidak mengerti apa yang terjadi pada aulia dan aldi yang langsung memeluknya setelah keluar kamar mandi akhirnya paham kata ponakan yang reza bilang.
" nak kamu hamil. Ngandung cucu papa?" tanya papa yang mendapat anggukan dari aulia.
" ini kalau nggak percaya." kata aldi menyerahkan tespack.
Ibu ana mengambilnya dan langsung mengatakan. " bener positif kita bakalan punya cucu ayah." kata ibu girang.
" selamat ya nak kamu akan jadi orangtua."
"iya ayah."
" selamat ya sayang."
" iya bu."
" selamat ya aulia."
" makasih teman-teman."
" intan doang nih yang di ucapin." kata aldi.
" iya selamat ya aldi kalian akan menempuh jalan yang lebih dewasa."
" makasih."
" Makasih ya sayang." kata aldi pada aulia.
" iyaaa..."
" oh iya dokter tania tadi siapa yang panggil." tanya papa kifli.
Semua orang mengangkat bahu tanda tidak tahu tapi tidak dengan aulia.
" aku. Hehehe."
" terus kenapa dokter bilang kalau papa yang panggil."
" aku yang suruh. Ya bermaksud jahilin kalian aku mau ngecoh kalian."
" aulia, intan ,lia." kata mereka serentak
" kamu ini ya jahil banget."
" biarin."
" jadi kamu juga yang suruh dia beli tespack, tapi kalau dia kamu kenapa teriak."
" oo itu aku sendiri yang beli tespacknya waktu di kita mampir di restoran. Aku kan ijin mau ke toilet tapi aku boong aku pergi ke toko obat dekat resto itu." kata aulia menjelaskan.
" terus kenapa harus boong kan bisa jujur."
**vote vote vote vote
jangan lupa
maaf kalau kata katanya berbelit belit soalnya saya penulis baru.
__ADS_1
likenya,komentar jangan lupa 😉😉**