Cintaku Berat Di Timbangan

Cintaku Berat Di Timbangan
CBT 105


__ADS_3

Kediaman Sastroadji


Hari yang ditunggu pun tiba, hari di mana Angga akan mengikat Mia dengan pernikahan. Menjadikannya seorang istri dan anggota baru dalam keluarga Sastroadji. Banyak awak media yang datang untuk meliput acara tersebut, terlihat dari banyaknya wartawan yang hadir. Padahal Angga sama sekali tidak mengundang mereka, pria itu terlihat gugup di hadapan kaca rumahnya.


"Bara, kenapa banyak wartawan di luar? Jack pasti akan marah jika melihat ini nanti!" keluhnya.


"Saya juga tidak tau Tuan, sepertinya kita sudah di buntuti sejak 3 hari yang lalu." jelas Bara.


"Sudahlah, biarkan saja. Bagus juga jika seluruh orang tau, Mia adalah istriku. Suruh mereka masuk agar tidak mengganggu tamu yang datang nanti," pinta Angga pada Bara yang segera pergi untuk melaksanakan perintah Tuannya.


Berulang kali meniti diri di hadapan kaca rias, ia bukan gugup karena banyaknya wartawan. Tapi karena sebentar lagi ia akan mengucapkan sumpah pernikahan, Angga takut melakukan kesalahan. Nyonya Anggun menghampiri sang putera dengan membawa secangkir teh cammomile di tangannya. Nyonya Anggun menyadari kegusaran yang tersirat di wajah Angga.


"Minum lah agar kamu lebih tenang," Nyonya Anggun menyodorkan cangkir itu.


Angga tersenyum kemudian menerima cangkir itu, dengan pelan ia menyesapnya. Sejenak perasaannya menjadi lebih baik.


"Makasih Ma..." ia meletakkan cangkir pada meja.


Nyonya Anggun merapikan jas Angga. "Santai saja, saat ke Palestina kamu tidak segugup ini."


"Jelas beda lha Ma,"


"Karena itu, kamu harus lebih tenang. Ok!"


Pria itu mengangguk sambil menghela nafas. "Aku siap!"


"Ayo, sebelum pengantin wanita sampai lebih dulu. Kamu harus ada di depan altar sekarang," terang Nyonya Anggun.


Rasa gusar tidak hanya dirasakan oleh Angga, Mia pun merasakan hal yang sama. Gadis gendut itu sudah disulap sedemikian rupa oleh tantenya Catherine. Kini ia menjelma menjadi putri dongeng untuk 1 hari dengan mengenakan wedding dress mewah membalut tubuhnya. Maya memandang penuh haru, tidak menyangka akan secepat ini melepas putri kecilnya yang sudah beranjak dewasa. Maya menggenggam erat tangan Mia.


"Berbahagialah sayang... Mommy akan terus mendo'akan yang terbaik untukmu," terlihat genangan air di pelupuk matanya. "Jadilah istri yang baik! Jika ada sesuatu, jangan malu atau takut untuk cerita sama Mommy," airmata pun menetes tidak tertahankan.


Mia larut akan suasana haru, ia memeluk Maya erat. "Makasih Mommy, atas semuanya. Maafin Mia belum bisa buat Mommy bangga," isak tangis mengiringi setiap ucapannya.


"Kamu kebanggaan Mommy sampai kapan pun, kamu ingat itu ya! Mommy selalu bangga sama kamu," ucapan Maya malah membuat tangis Mia pecah.

__ADS_1


"Stss... sudah, nanti make upnya luntur. Mommy gak mau diomelin tantemu," Maya mengusap jejak air mata di pipi Mia. Sedangkan Mia terkekeh mendengar sang Mommy yang takut pada tantenya.


Pihak mempelai wanita baru saja sampai di kediaman Sastroadji. Jack menggandeng Mia menuju altar pernikahan, raut wajah pria itu sulit diartikan. Entah senang atau sedih karena lebih terlihat tidak berekspresi.


Angga tersenyum sumringah saat melihat Mia yang berjalan mendekatinya menuju altar. Gadis itu terlihat sangat cantik, Angga sungguh tidak sabar ingin memeluknya. Ia mengulurkan tangan menyambut Jack yang akan menyerahkan Mia padanya. Namun langkah Jack terhenti, Ia menggenggam erat tangan Mia lalu mengecupnya.


"Saat sampai di sana kau bukan lagi gadis, melainkan wanita yang memiliki suami. Kamu akan memiliki hak dan kewajiban yang harus kamu emban di bahumu. Bertanggung jawab lah atas apa yang telah kamu pilih, dan jangan pernah lupa. Jika Daddy selalu mencintaimu, Daddy selalu ada untukmu." Jack yang sedari tadi diam kini berkata dengan panjang lebar. Wajah datarnya berubah menjadi sendu.


Belum kering jejak airmata di pipi Mia tapi Daddynya malah menambah deras buliran itu. Mia menghambur memeluk Jack, ia membisikkan sesuatu yang mampu membuat Jack tersenyum cerah. Angga memicingkan mata curiga. Apa yang Mia bisikkan pada mertuanya itu? Dan juga, kenapa Mia memeluk Jack lama sekali? Angga hanya bisa menahan kesal di dalam hati.


Setelah pelukan antara Ayah dan anak itu selesai, Jack kembali membawa Mia menuju altar. Jack berbisik pada Angga saat tangan Mia ia serahkan pada calon mantunya itu.


"Jaga dia, jika kau berani menyakitinya. Kau akan tau akibatnya," ancam Jack disertai seringai mengerikan. Angga hanya bisa mengangguk dengan senyum tipis sambil menelan saliva kasar.


Tiba lah saat mereka untuk mengikrarkan janji suci.


"Mia... aku bersumpah mencintaimu, meninggalkan yang lain. Aku berjanji untuk mencintai, percaya dan menghormatimu. Berjanji menghiburmu saat kau butuh dan menjagamu. Semua yang ku miliki sekarang milikmu. Kuserahkan tangan dan hatiku se umur hidup kita." Angga berucap seraya menyematkan cincin di jari manis Mia.


"Erlangga... aku bersumpah untuk menjadi rekan setiamu dalam sakit mau pun sehat. Aku berjanji mencintaimu tanpa syarat, menghormati dan menghargaimu. Berjanji menghiburmu dalam masa susah. Aku berjanji untuk menghargaimu selama kita hidup." Mia menggenggam tangan Angga setelah memasangkan cincin di jemari pria itu.


Acara itu live disiarkan dalam saluran tv lokal. Dan hampir disetiap tempat menayangkan acara pernikahan Angga dan Mia, mulai dari Mall sampai ke warung tenda pinggir jalan.


Sepasang mata nanar melihat prosesi pernikahan yang terlihat megah dan mewah itu. Hatinya hancur berkeping-keping bahkan saat dirinya belum memulai. Tania segera pergi dari restaurant tempat ia makan siang. Ia sudah tidak sanggup untuk melihat kebahagiaan pria yang dicintainya.


🌷🌷🌷


"Kakek Jo!" panggil Cristhoper.


Pak Tarjo terkejut saat di panggil dengan sebutan itu, mengingatkannya akan Swiss 1 tahun lalu. Pria paruh baya itu menoleh dan tersenyum ketika bocah blasteran itu berlari ke arahnya.


"Wah, apa kabar Cristhoper?"


"Baik Kek, Kakek kemana saja selama ini? Aku setiap hari datang ke pinggir danau lho, tempat Kakek ajarin aku nyanyi dulu," terangnya panjang lebar.


Pria tua itu tersentak saat tau jika Cristhoper menunggu dirinya selama ini. "Benarkah kamu ke sana setiap hari?" kembali ia meyakinkan.

__ADS_1


Bocah itu mengangguk dengan wajah sendu, membuat Pak Tarjo semakin merasa bersalah. "Maafkan kakek Nak, kakek sudah pulang ke Jakarta beberapa hari setelah kita bertemu."


"Oh, begitu Kek. Harusnya memang aku minta no. Hp Kakek waktu itu, tidak apa-apa Kek." jawab Cristh maklum.


Pak Tarjo senang, bocah itu tidak marah padanya. Terbersit sebuah ide agar bocah itu kembali riang.


"Cristh masih suka nyanyi lagu yang Kakek ajarin?"


"Masih Kek, malah aku mencari lagu lain di Yout*be. Banyak lagu yang enak-enak, aku suka semuanya," jawab Cristh antusias.


"Kalau begitu, ayo kita duet! Kita hibur para tamu biar pada joged," ajak Pak Tarjo. Bocah itu langsung berbinar mendengar ide Pria tua itu.


Mereka berdua kini bernyanyi sambil berjoged di hadapan para tamu. Meski awalnya terasa aneh untuk semua yang hadir, namun lama kelamaan mereka terbiasa dengan alunan dangdut koplo nan riang itu. Tidak sedikit yang merespon ikut menggerakkan tubuh karena terbawa alunan musik.


🎶 "Sudah ada mawar putih... jangan cari yang merah... sudah ada cinta suci ... jangan cari masalahhhh~" Cristhoper bernyanyi merdu sambil bergoyang.


"Wo a... wo e... " sahut Pak Tarjo.


"Bunga yang mekar di taman... jaga dan peliharalah... jangan engkau lalai... terlena... dipetik orang...~"


"Kemesraan menghalalkan... hati yang dilanda cinta..." Cristhoper terdiam.


"Nungguin ya?" sambung Pak Tarjo.


"Awas jangan sampai terbakar panasnya dustaa...~" 🎶 lanjut Cristhoper bernyanyi membuat para tamu tersenyum geli melihat tingkah bocah yang lancar bernyanyi dangdut dengan penghayatan.


Duet maut mereka berdua membuat acara pernikahan Angga dan Mia menjadi semakin berwarna. Disatu pihak Jack kebingungan karena dikejar oleh awak media, ada niatkah untuk mengorbitkan Cristhoper menjadi kandidat peserta audisi KDI.


Please rate, vote dan likenya yach!


Sertakan comment kalian agar aku lebih baik lagi, Enjoy!


Cristhoper menjadi bintangg... wkwkwkwkwk...


__ADS_1


__ADS_2