Cintaku Berat Di Timbangan

Cintaku Berat Di Timbangan
CBT 14


__ADS_3

Kediaman Jack Adinata


Hari ini adalah akhir pekan, Mia selalu senang dengan hari minggu. Karena hari ini semua keluarganya berkumpul, termasuk tantenya Catherine.


Mia bangkit dari tidurnya dengan semangat, bergegas mandi dan sarapan.


Semoga tante Catherine datang hari ini, aku kangen banget!


"Mom, Tante dateng kan hari ini?" Tanya Mia sambil menata meja makan.


"Iya, kayaknya, memangnya kenapa?"


"Gak apa-apa Mom, kangen aja sama Noah."


Noah adalah anak tante Catherine, umurnya baru 5 tahun. Bocah lucu yang selalu lengket padanya, entah mengapa semua anak kecil suka pada Mia. Bahkan anak yang baru pertama kali bertemu dengan Mia pun pasti langsung mau digendong olehnya.


Mungkin karena nyaman di gendong dengan tubuhnya yang gemuk. Berasa memeluk guling. Mia sama sekali tidak tersinggung akan hal itu, malah membuatnya bangga bisa menjinakkan berbagai macam anak kecil hanya dengan memeluk.


Maya berbinar mendengar nama Noah disebut "Iya, Mommy juga kangen sama dia. Ngegemesin!"


"Kaya aku ya Mom," Mia nyengir jenaka. Maya mencubit hidungnya gemas.


"Kamu mah bukan ngegemesin lagi, tapi ngangenin."


Mereka pun tertawa bersama, ibu dan anak ini lebih terlihat seperti sahabat. Karena Mia yang mengambil gen Daddy-nya jadi memiliki tubuh yang tinggi di banding Maya yang mungil.


"Lagi ngomongin apaan seh? kayaknya seru banget," Jack menghampiri Istri dan anaknya di meja makan.

__ADS_1


"Ngomongin Noah, Dad." Jawab Maya.


"Nanti siang baru pada sampai rumah, macet." Jelas Jack sambil menyuap kue, Maya menepis tangan Jack dan melotot.


"Cuci tangan dulu!"


"Aduh, Mommy sekarang galak! Padahal dulu lembut banget, sampe ngijinin Daddy nikah lagi." Jack tersedak ucapannya sendiri, ia segera menutup mulut.


Tiba-tiba suasana menjadi hening, berubah aura menjadi mencekam. Mia hanya bisa meringis dan menggedikkan bahunya ketika Jack menatapnya seolah meminta pertolongan.


Mulut Daddy benar-benar harus dijahit.


"Sayang, aku hanya bercanda. Jangan marah ya!" Jack mengiba sambil mendekati Maya yang masih terdiam.


Di luar dugaan Maya mendongakkan kepalanya dan menyelipkan rambut di telinganya. "Mia, antar Mommy ke Mall nanti siang! Mommy mau cari Daddy baru buat kamu."


Ya kali Mom, cari Daddy baru di Mall.


"Ampun Maya, jangan madu aku!" Pekik Jack mengejar sang Istri.


Kenapa Daddy tingkahnya seperti Opa sekarang? Mia masih mempertanyakan hal itu hingga kini.


🌷🌷🌷


Opa, Oma, Tante Catherine beserta suaminya akhirnya sampai rumah. Aku menyambut mereka dengan riang, sedangkan Mommy dan Daddy belum keluar kamar sejak tadi. Entah sedang apa, mungkin Mommy masih marah pada Daddy yang bercanda sudah kelewatan. Kadang tidak semua hal bisa dijadikan lelucon.


"Mia, mana Mommy mu?" Tanya Oma.

__ADS_1


"Hm... Di kamar sejak tadi. Biasa Daddy bikin ulah," Jawabku.


"Ulah apa?" Sahut Tante Catherine.


Mia melirik kamar orang tuanya dan kemudian menceritakan yang terjadi tadi dengan berbisik.


"Dasar Jack, gak kapok dia ditinggal Maya. Semua gara-gara Ayah neh. Makanya jadi orang tuh jangan usil gak ketulungan, sifat kamu nular ke anak!" Oma mencubit perut Opa yang buncit. Opa mengaduh seperti anak kecil.


"Aw, sakit sayangg... kok ayah yang di cubit seh?" Opa merengut memanyunkan bibir sambil mengusap perutnya yang merah karena cubitan.


Tante Catherine bergidik melihat tingkah Ayahnya, aku mengulum senyum geli.


Saat Oma akan angkat bicara pintu kamar orang tua Mia terdengar terbuka. Tidak lama muncul wanita sangat cantik dengan dress berwarna peach sebatas lutut menuruni tangga. Setiap langkah membuat semuanya terpana. Bayangin aja kaya iklan shampo di TV, rambutnya melambai indah. (🤭🤭🤭)


"Ayo Mia, kita cari Daddy baru!"


Kasian Daddy, bakal lama marahnya Mommy klo begini. Salah sendiri bahas masa lalu, apa lagi menyangkut orang ketiga.


"Mommy tunggu di luar, kamu siap-siap ya!" Maya pergi setelah pamit pada mertua dan adik iparnya.


Baru 1 menit terdengar langkah kaki tergesa-gesa. Daddy keluar kamar dengan keadaan semraut. Ia mengejar Mommy yang baru akan keluar pintu utama. Daddy menghadang Mommy dengan memeluk kakinya.


"Ampun sayang... jangan cari suami baru. Gimana dengan aku?"


Hari ini terjadi drama keluarga melebihi sinetron di saluran ikan terbang. Oma dan Tante Catherine jadi penonton yang baik sedangkan Opa bersorak gembira melihat anaknya akan dimadu oleh sang mantu.


Mia memilih bermain dengan Noah dan Cristhoper di taman belakang. Suami Tante Catherine bergidik ngeri, dan menjadikan kejadian di depannya pelajaran.

__ADS_1


Please rate, vote dan likenya yach!


Sertakan comment kalian agar aku lebih baik lagi, Enjoy!


__ADS_2