
...๐บ๐บ๐บ๐บ...
Pencarian yang di lakukan oleh pria tampan selaku pemilik kerajaan bisnis HR Corp nomor satu di beberapa negara mulai menyebar sampai ke negara yang menjadi tempat tinggal keluarga Mahendra beserta seorang gadis cantik kesayangan mereka.
Lintang, beberapa hari yang lalu pria tampan itu sudah tiba di negara yang penuh dengan kerajaan bisnis milik Mahendra Group.
Terkenal akan kecerdasannya dalam mengelola seluruh harta kekayaan milik sang Nyonya Besar Mahendra bukan lagi hal baru bagi pria tampan yang memiliki nama lengkap Alfaritz Rendra tersebut.
Tidak heran bila pria tampan berusia 40 tahun itu sangat mengharapkan adanya kerja sama dengan satu-satunya pewaris tunggal Mahendra.
Tok tok tok
"Maaf mengganggu sebentar Tuan," ucap sang asisten setelah masuk ke dalam ruangan.
"Ada apa?" tanya Lintang tanpa menoleh ke arah sang Asisten
"Begini tuan besar, ada kabar dari orang-orang suruhan kita mengatakan jika mereka telah melihat Nyonya. Saya ..."
BRAKKK
Pria berusia sekitar 30 tahun itu terlonjak kaget mendengar suara meja di gebrak kuat sang Tuan.
"Coba katakan lagi apa yang barusan kamu bilang!" titah Lintang tegas dengan rahang mengetat sempurna.
Jika benar apa yang di sampaikan sang Asisten, itu artinya sosok berharga yang selama ini ia cari akhirnya di temukan juga.
"Ampun Tuan, orang kepercayaan kita telah menemukan keberadaan Nyonya di negara ini. Tetapi beliau tidak hanya sendiri melainkan ada seorang pria muda yang di yakin Asisten pribadinya selalu melindungi kemana pun Nyonya pergi" jelas pria tersebut tanpa ada yang di tutupi.
Sorot mata tajam Lintang melihat ke arah luar jendela ruangan di mana selama beberapa hari ini menjadi tempatnya untuk istirahat setelah lelah mencari keberadaan sang istri tercinta.
__ADS_1
"Aku harap apa yang di lihat anak buah ku benar adanya," ucap Lintang penuh harapan besar.
Bayangan wajah cantik milik sang istri membuat kerinduan di hati Lintang semakin mendalam dan menyiksa.
Sebagai satu-satunya penerus kerajaan bisnis keluarga bukan perkara kecil bagi seorang Lintang, rasa penyesalan telah gagal melindungi keluarga kecilnya sendiri menjadi duri yang siapa membunuhnya kapan saja.
๐ฟ
Mobil yang dikendarai Ritz memasuki are parkiran pusat perbelanjaan terbesar di Negara itu, beberapa orang terlihat menyambut kedatangan sang Tuan muda yang di yakini sedari tadi sudah mempersiapkan semuanya.
"Selamat datang Tuan muda dan Nona muda," sapa beberapa pria berpakaian formal namun tidak mencolok menyambut kedatangan mereka.
"Terima kasih," balas Ritz kemudian melangkah pelan memasuki area perbelanjaan seraya menggenggam erat jemari lentik Ayana.
Takut jangan sampai gadis kesayangannya itu mulai berlari sembarangan lagi seperti yang lalu-lalu.
"Bibi cantik," teriak Ayana lumayan keras menggema di lantai paling atas yang hanya di huni oleh orang-orang keluarga Mahendra.
Syifana yang semula duduk tenang seraya menatap ke luar jendela langsung menoleh ke arah sumber suara.
Senyum manis dan haru bercampur jadi satu kalah putri kandung yang selama ini begitu dirindukan terlihat berlari ke arahnya dengan wajah berbinar bahagia.
.
.
GREBB
Ayana memeluk erat penuh kerinduan tubuh tinggi wanita cantik itu dengan ocehan yang tidak lepas dari bibir mungilnya.
__ADS_1
"Oh, i miss you so much." Ungkap Ayana dengan perasaan campur aduk menyelimuti otak dan hatinya
Tidak ada yang membuat seorang Ritz tersenyum bahagia selain menyaksikan seorang ibu dan anak angkatnya saling melepas kerinduan yang selama bertahun-tahun terpisah jauh.
"Kakak," seru Radit yang berlari pelan dari arah pintu darurat.
Terlihat pria tampan mirip Ritz itu mengatur nafas dengan keringat membasahi wajahnya.
"Kau sungguh kejam kak," omel Radit tidak terima.
"Bagaimana bisa kau menutup akses lift yang menuju lantai ini," tambahnya kesal.
Siapa yang tidak akan marah dan kesal menyadari lift yang menuju lantai paling atas di mana sang kakak berada ternyata di tutup.
Alhasil Radit harus rela menaiki tangga darurat yang bisa di bayangkan betapa panjangnya mengingat lantai tempat di mana Ritz dan Ayana berada terletak di lantai 10.
Sudah di pastikan sampai rumah nanti Radit akan mengeluh kesakitan di sekujur tubuhnya terutama bagian kaki.
๐๐๐๐
Masih adakah yang membaca cerita Author๐
Sekalian mampir juga ya di lapak teman Author yang satu ini๐ค
Di jamin ceritanya seru dan ngga akan bosan sampai akhir๐
Jangan lupa mampir ya.
__ADS_1