Daddy I Love You

Daddy I Love You
Tidak Bodoh


__ADS_3

...🌾🌾🌾🌾...


Seminggu telah berlalu.


Semenjak kedatangan Maira ke perusahaan milik pewaris tunggal Mahendra tempo hari, sampai detik ini belum ada lagi terdengar kabar atau berita mengenai wanita cantik yang masih berstatus kan tunangan dari cucu kesayangan Nyonya Besar Mahendra tersebut .


Hari-hari yang di lalui Ayana berjalan dengan penuh ketenangan tanpa di hantui oleh bayang-bayang wajah milik wanita cantik bernama Adinda Maira itu.


Apapun yang ingin gadis kesayangan Ritz itu lakukan, tidak luput dari pengawasan orang-orang kepercayaan sang Daddy, pergi ke kampus atau keluar sekedar shopping bersama sahabatnya menjadi rutinitas Ayana.


.


.


Seperti saat ini, di salah satu pusat perbelanjaan terbesar milik keluarga Mahendra, terdapat tiga anak gadis dengan pakaian santai tengah asik memilih dan memilah beberapa pakaian yang akan mereka beli.


Letta yang merupakan sahabat terdekat bahkan sudah di anggap seperti saudara sendiri oleh Ayana, begitu senang karena di belikan berbagai macam barang kesukaannya.


Kedatangan seorang gadis cantik keturunan Australia campur indonesia yang berkunjung di negara tempat Ayana dan Letta berada merupakan suatu keajaiban, sebab gadis berparas bule yang masih berusia 18 tahun itu malah di jadikan ATM berjalan oleh Letta.


"Ini nih, yang di namakan rejeki anak soleha kesayangan mama dan papa" seru Letta berjingkrak kesenangan akhirnya impian membeli beberapa barang mewah keluaran terbaru kesampaian juga.

__ADS_1


Sudah ada hampir sepuluh jenis barang yang di beli gadis itu, sedangkan Ayana hanya membeli satu stel jas kerja untuk sang pujaan hati, tentunya dia sendiri yang membayar belanjaan miliknya tidak seperti sahabatnya.


Ayana memutar bola matanya malas setengah mencibir.


"Rejeki anak soleha dari mana coba, yang benar itu kamu rampok isi rekening miliknya" sahut Ayana menatap malas ke arah sahabatnya.


"Maafin Letta ya, gue jadi ngga enakan orangnya kalau begini" tambahnya lagi seraya berbalik menatap pada sosok gadis berperawakan bule yang posisinya tepat di samping kanan, sementara Letta berada di sebelah kiri gadis cantik itu.


Gadis bule yang memiliki nama hampir mirip dengan Ayana tersebut hanya membalas dengan senyuman manis, bagian pipi kirinya terdapat lesung pipih yang semakin menambah kecantikannya tanpa polesan make up sama sekali.


"Santai ajah, lagian gue juga baru kali ini datang berkunjung. Hitung-hitung sebagai tanda menebus waktu yang sudah dua tahun aku lewatkan tanpa adanya kalian berdua," balas Yana dengan kekehan


"Tuh dengar apa kata sih nona bule, bukan masalah kalau belanjain kita banyak barang." Timpal Letta tanpa rasa bersalah


"Untung lo adalah sahabat gue, kalau bukan udah dari tadi mulut lo pengen gue geplak." Ketus gadis cantik kesayangan pewaris Mahendra tersebut sambil melangkah pelan menuju pintu keluar toko


Hanya terdengar suara tawa Letta di ikuti pekikan nyaring Yana karena di mintai membawa beberapa barang belanjaan milik teman masa kecilnya tersebut.


"Letta ini gimana cara bawanya coba?" teriak Yana sedikit kesulitan menenteng paper bag berisi pakaian dan sepatu mahal.


Gadis berparas bule itu hanya fokus dengan apa yang di bawanya tanpa menyadari kericuhan yang terletak tidak jauh dari posisinya berada.

__ADS_1


Ketika suara teriakan Letta mulai terdengar jelas di telinga Yana, tanpa pikir panjang gadis itu berlari cepat menuju ke arah sumber suara.


.


.


Letta kelihatan sangat marah rasanya ingin sekali mengumpat kasar pada sosok wanita cantik yang kebetulan adik sepupu dari sang mama.


"Ngapain tante kesini dengan paman Kenzo?" cecar gadis itu menatap tajam penuh permusuhan pada Maira.


Ya, sosok yang di lihat Letta barusan adalah wanita cantik yang bernama Adinda Maira, keberadaan sang tante bersama seorang pria tampan yang sering di panggilnya paman itu sukses menimbulkan tanduk di kepalanya.


Maira yang kedapatan tengah jalan bersama kekasihnya jadi salah tingkah, bukan keberadaan sang keponakan yang membuatnya panik.


Tetapi di sana juga ada gadis cantik yang merupakan kesayangan dari pria tampan selaku pewaris tunggal Mahendra Group.


Siapa lagi kalau bukan Ayana, dapat dengan jelas Maira melihat tatapan penuh arti dari gadis itu seolah menertawainya.


Sekali tepuk, dua nyamuk sekaligus langsung tertangkap. Bathin Ayana tersenyum menyeringai


Gadis itu sekarang tahu siapa sosok pria tampan yang merupakan kekasih dari tunangan sang Daddy.

__ADS_1


Hanya dengan sekali lihat saja Ayana tahu siapa sebenarnya pria itu, tentu dirinya tidak bodoh untuk menilai gerak gerik yang sengaja di tutupi Maira beserta sang kekasih.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


__ADS_2