
" Masa tesis ku akan berakhir dalam 2 Minggu lagi Delanie" kata Ben sambil menatapku, rasanya suasana yang tercipta begitu mencekam walaupun kami sedang duduk di sebuah Danau yang cukup indah.
" Artinya kau akan kembali ke London??" tanyaku sambil menatap Danau yang luas dan begitu bersih
" Ya ...." kata Ben dengan suara yang begitu berat, sepertinya kami akan berpisah dalam jangka waktu yang tidak bisa diprediksi
Aku merebahkan kepala ku di Bahu Ben, rasanya baru kemarin kami bertemu dan menghabiskan waktu berdua tapi kenyataannya kami akan terpisah.
Terpisah oleh jarak dan juga kesibukan, aku yakin Ben akan lebih sibuk karena setelah ini ia pasti akan menyiapkan skripsi nya.
Ben melingkarkan tangannya di punggungku dan menaruh kepalaku di atas dadanya.
" Aku tidak ingin berpisah"
Rasanya aku ingin mengatakan hal itu tapi aku tau itu tidak mengubah apapun, Ben pasti akan pergi untuk menggapai mimpi mimpi nya
Aku tidak ingin mengeluarkan airmata di hadapan Ben lagipula ia baru akan pergi dua Minggu lagi dan lagipula aku bisa saja pergi ke London untuk bertemu dengan nya.
Meskipun aku menghibur diriku sendiri tapi hatiku tetap tidak sejalan, aku pasti sangat sedih kehilangan Ben walaupun kami masih bisa bertemu secara virtual
" Aku masih mencintaimu Delanie bahkan untuk saat ini lebih"
Kata kata cinta Ben kembali membuat ku dilema, aku merasakan detak jantung Ben bertambahnya saat mengatakan hal itu padaku.
Aku tidak ingin membohongi perasaanku lagi, Aku mencintai pemuda yang sedang memeluk dan menggenggam tanganku dengan hangat.
" Aku juga mencintaimu Ben Howen" kataku sambil membenamkan kepalaku di dada Ben
__ADS_1
Sungguh aku tidak bisa lagi menyembunyikan perasaan ku, hanya beberapa hari Ben mengacuhkan ku aku merasa tidak nyaman.
Aku membiarkan Ben menggenggam tanganku dengan erat, membiarkan perasaan ini mengalir begitu saja.
Sudah hampir tengah malam tapi aku belum bisa tertidur juga, bayangan indah yang terjadi di tepi Danau itu membuat aku kesulitan untuk memejamkan mata.
Apalagi saat Ben mengirimkan beberapa kata manis sebelum aku tidur,
" Ahhhhh...... ternyata begini rasanya jatuh cinta" kataku sambil tersenyum senyum
Aku merasa seperti gadis belasan tahun yang baru merasakan cinta dan jujur saja ini pertama kalinya aku serius walaupun bukan satu dua orang uang menyatakan cinta padaku
Aku kembali teringat saat Ben hendak mencium ku dan aku belum siap untuk itu. Ben dengan sabar memakluminya ia akan bersabar Samoa aku siap melakukan nya
Ya... memang berciuman memang hal yang mungkin sangat lumrah tapi bagiku untuk saat ini itu masih tabuh karena hubungan kami masih dalam tahap penjajakan.
suara getaran di ponsel ku
Ternyata ada panggilan masuk di ponsel ku dan ternyata itu dari Ben
" Apa dia belum tidur juga?? "Ah... tentu saja Ben belum tidur kalau tidak ia tidak akan melakukan panggilan masuk di ponselku.
" Halo..." kataku
" Belum juga tidur nona Delanie?" tanya Ben dari seberang, aku rasa ia belum mematikan lampu kamarnya sekarang
__ADS_1
" Sudah tapi aku mendengar panggilan masuk darimu, aku kira ada sesuatu yang penting" kataku berbohong, aku tidak ingin Ben tau kalau aku sedang memikirkan nya
" Jangan berbohong aku bisa melihat bola mata yang masih segar" kata Ben Meledekku, padahal kamu hanya melakukan panggilan suara.
" Benarkah?? apa kau seorang peramal??" tanyaku berbasa basi
" Tidak hanya saja aku tau pasti kau sedang memikirkan aku nona Delanie" kata Ben dengan penuh percaya diri
" Cih.... terlalu sekali, aku sama sekali tidak memikirkan mu"kataku sambil tersenyum senyum, seandainya Ben melihat ku aku pasti sudah sangat malu sekali
'' Kau berbohong lagi nona Delanie, mengapa jujur begitu sulit bagimu??" tanya Ben
" Baiklah kau benar aku sedang memikirkan mu" kataku akhirnya, aku selalu kalah jika berbicara dengan pemuda yang satu ini
" Bagaimana kalau besok kita keliling kota St lves ini??" tawar Ben
" Besok??" kataku sambil berpikir untuk mengingat jadwal apa kulakukan besok.
" Yahhhhh kami punya jadwal untuk acara makan siang bersama besok sebagai tanda kesuksesan pentas kemarin" kataku dengan nada lemas
" Kita jalan dari sore hingga malam saja, aku tau perjalanan malam sungguh menyenangkan"
" Benarkah?? aku tidak terlalu menyukai nya"
" Percaya padaku" kata Ben
" Baiklah" kataku akhirnya, aku sepertinya akan memulai petualangan terbaru dengan Ben, begitu banyak hal yang tidak ingin kulewatkan di masa muda ini
__ADS_1
" Setuju.... good night my sweet heart" kata Ben mengakhiri pembicaraan kami dan setelah itu barulah aku bisa bermimpi dengan indah.
Jangan lupa untuk like, komen, vote dan follow author ya.....