Delanie ( Bukan Istri Taruhan)

Delanie ( Bukan Istri Taruhan)
Menjadi Odette


__ADS_3

" Selamat Delanie kamu terpilih menjadi putri Odette" kata Mrs Winnie sambil bertepuk tangan, rasanya aku tidak percaya karena di pentas kedua ku aku langsung menjadi pemeran utama.


" Benarkah??" kataku dengan setengah tidak percaya, aku memandang sekeliling dan melihat tatapan tatapan iri tapi ada juga yang tersenyum tulus


" Selama sebulan ini performa mu sungguh luar biasa" kata Mrs Winnie


Aku hanya membungkuk dan mengucapkan terima kasih pada Mrs Winnie.


"Bersiap kan Delanie ini akan memakan waktu dan persiapan yang cukup panjang, bahkan untuk Minggu depan kamu akan kehilangan waktu weekend mu"


" Maksud nya Mrs??" tanyaku polos


" Kau harus latihan keras ini pentas besar dengan pengiring lagu yang berkelas, jadi setiap hari kamu harus latihan" kata Mrs Wennie


" Kamu siap??" tanya Mrs Winnie


" Tentu saja" kataku


Tidak sabar rasanya aku memberitahu kan Ben tentang kabar gembira ini, begitu sampai di rumah aku langsung menghubungi Ben dan mengatakan bahwa aku menjadi pemeran utama.


Aku memang berjanji pada Ben akan berlatih dengan sungguh sungguh, ia mendukung ku lebih dari yang Dady lakukan.


"Conglaturation Boo, aku memang bisa dibanggakan" Kata Ben dengan penuh semangat, ia senang akhirnya aku bisa menjadi pemeran Odette selanjutnya


" Tapi siapa pemeran pangeran nya boo??" tanya Ben


" Aku tidak terlalu tahu, sepertinya Itu adalah Benardo pit setahuku dia yang selalu memegang pemeran laki laki"


" Oh ya??" tanya Ben ketus dan aku semakin mengerti bahwa Ben sedang cemburu sekarang


Benardo Pit memang memiliki paras yang begitu menawan meskipun ia seorang penari, tubuhnya tegap nya bisa menari dengan gemulai tapi itu tidak membuat nya seperti wanita.

__ADS_1


" Bisakah pangeran nya seorang perempuan saja??"kata Ben semakin mengacau, aku hanya tersenyum mendengar nya.


Aku merasa senang Ben menaruh cemburu padaku, aku merasa dicintai dan Ben sepertinya ia takut kehilanganku.


" Tidak mungkin Ben Ben, lagipula ini hanya teman tari tidak lebih"


" Aku pasti akan cemburu saat kau menari indah dengannya"


" sudahlah jangan mengatakan kau tidak suka aku menari" kataku membujuk Ben


" Terserah padamu saja, yang penting kau tidak berpindah hati"kata Ben


Akhirnya Aku dan Ben selesai berbicara, aku meletakkan ponsel ku untuk bergegas ke kamar mandi, tapi belum melangkah ponsel itu berbunyi lagi.


Tanpa melihat nya aku kemudian langsung menjawab panggilan yang aku duga dari Ben


" Apa lagi Ben,aku tidak akan jadi mandi kalau begini" kataku


Aku kemudian melihat layar ponselku dan melihat nama Dady disana


" Ya ampun aku ceroboh sekali"


" Maaf Dady aku tidak melihat nya" kataku


" Siapa Ben?? apa dari tadi kau melakukan panggilan dengannya sehingga nomormu sibuk??" tanya Dady


" Maaf ya Dady, Ben adalah temanku dan aku membicarakan hal penting dengan nya" Kataku


" Benarkah?? kau bukanlah orang yang suka berteman dengan laki laki, apa Ben istimewa,??" Tanya Dady, rupanya Ia mulai curiga dengan orang yang bernama Ben


" Sudahlah Dady jangan terlalu mengintimidasi ku, aku dan Ben hanya berteman saja" kataku berbohong aku tidak ingin Dady mengetahui hubungan yang masih seumur jagung.

__ADS_1


" Baiklah Dady harap tidak ada yang kau sembunyikan" kata Dady


" Bagaimana dengan kelas tarimu, apa kau mendapatkan peran Odette??" tanya Dady


Aku terkejut mendengar perkataan Dady karena aku tidak pernah menceritakan apa yang terjadi dengan kelas tariku.


" Apa Dady punya andil dengan terpilih nya aku??"


Hatiku menjadi sedikit risau dan penuh tanda tanya.


" Dady tau dari Bi Jida dia menceritakan nya tadi malam pada Dady"


" Benarkah Dady?? ya...aku memang terpilih menjadi Odette" kataku


" Wah....Tidak sia sia kau pergi ke sana, Dady akan datang di pementasan mu nanti" kata Dady dengan penuh semangat


Aku sedikit terkejut mendengar perkataan Dady, ia sama sekali tidak pernah menghadiri pentas seniku dan ini kali pertama Dady mengatakan ia ingin melihat nya.


" Bukankah Dady tidak suka tari??" kataku


" Ya Dady ingin menebus kesalahan dan ada hal penting yang ingin Dady bicarakan Delanie"


" Katakan saja Dady jika itu memang penting maka sebaiknya segera dibicarakan" kata Ku


" Nanti saja Delanie, ini menyangkut masa depan Dady" kata Dady


" Apa Dady ingin menikah??" tanyaku Langsung menebak


" Tidak Delanie kita akan bicara kan jika memang kita sudah bertemu secara langsung" kata Dady


Aku tidak bisa mendesak Dady, dia bukan orang yang mudah didesak dan sepertinya aku akan menyimpan penasaran ini hingga saat nya tiba.

__ADS_1


Jangan lupa like komen vote dan juga follow author ya....love u...


__ADS_2