Dijodohkan Dengan Gadis Patung Es

Dijodohkan Dengan Gadis Patung Es
Episode 104


__ADS_3

Hallo guys ada yang kangen sama author gak? Soalnya author gak up beberapa hari ini 😂


Kalian pasti jawabnya kangen tapi kangen baca lanjutan Novel ini 😔 gak sama authornya.😂


Oh ya sebelumnya author mohon maaf kepada para readers karena baru up. Soalnya author beberapa hari ini kurang enak badan. Bahkan liat hp aja pusing author jadi gak bisa nulis atau sekedar beri pengumuman. Kan nulis juga perlu mikir ya? Jadi kalau pikiran kita kacau nanti apa yang akan author tulis akan amuradul. kalian tahu apa amuradul? Kalian cari tahu aja deh lah wkwkwk....


Sekian dari Author dan happy reading guys 😊


___________________


Keynan membuang nafasnya dengan kasar untuk yang kedua kalinya. Dan mulai menceritakan apa yang dia dengar tentang keluarga Alexa dari orang lain.


"Keluarga Darius Alexa merupakan keluarga yang sama dengan keluarga Alexa yang pernah aku ceritakan kepadamu dulu sayang." Ujar Keynan yang membuat Biola mengingat pada saat mereka membahas keluarga terkaya asal Eropa yang bermarga Alexa. Untuk lebih lengkapnya kalian bisa lihat di episode 89.


"Keluarga Alexa yang berasal dari Eropa itu?" Tanya Biola sambil menatap suaminya penuh tanya.


"Iya, mereka orangnya." Jawab Keynan sambil mengangguk.


"Jadi orang yang aku temui itu adalah putra sematawayang dari keluarga Alexa?" Tanya Biola lagi dengan wajah terkejutnya yang tampak lucu dimata Keynan.


"Iya, dia Darius Alexa. Dia memiliki sifat yang sangat keras kepala dan kejam. Dia juga sering melakukan tindakan seenak hatinya tanpa memikirkan orang lain. Seperti yang terjadi dikantor waktu itu." Jawab Keynan sambil menatap gemas istrinya yang sedang kaget tapi wajahnya sangat imut.


"Apa ada lagi yang kamu tahu tentang keluarga Alexa?" Tanya Biola penasaran.


"Emm...." Gumam Keynan sambil menengadahkan kepalanya seperti memikirkan sesuatu.


Sementara Biola menatap suaminya dengan penuh harap. Dia berharap suaminya itu mengetahui lebih jauh tentang keluarga Alexa.


Jujur saja Biola biasanya tidak pernah ingin tahu tentang urusan keluarga orang lain tapi berbeda dengan keluarga Alexa. Entah kenapa saat mendengar nama keluarga Alexa membuat Biola seperti memiliki kenangan tentang keluarga itu. Tapi lagi-lagi Biola tidak mengingat kenangan apa itu.


"Maaf ya sayang. Jujur aku gak suka bergosip jadi aku tidak mengetahui lebih jauh tentang keluarga Alexa. Aku tahu itu dari beberapa orang rekan bisnis dan dari cerocosannya Devin. Karena keluarga Alexa itu adalah keluarga yang sangat tertutup dan jarang diliput oleh berita. Keluarga itu sangat ditakuti oleh seluruh penjuru negri karena sifat seluruh anggota keluarganya yang sangat misterius. Sehingga tak ada salah seorang reporter pun yang bisa meliput mereka. Katanya setiap reporter yang ingin mencari tahu tentang keluarga Alexa akan berakhir dengan teragis. Sampai-sampai keluarganya pun mati tanpa sebab. Keluarga itu hanya masuk daftar orang terkaya seerofa tanpa ada berita tentang kehidupan pribadi setiap anggota konglomerat itu." Jawab Keynan yang merasa bersalah kepada istrinya.

__ADS_1


Biola pun menghembuskan nafasnya dengan kasar karena kecewa. Ia menundukan kepalanya dan membenamkan kepalanya didada nyaman suaminya.


"Iya, gak apa-apa jika kamu tidak tahu." Jawab Biola pelan.


"Ya sudah, aku lanjut kerja dulu ya. Kalau kamu ngantuk bilang ke aku. Nanti kita pindah kekamar." Ucap Keynan lembut sambil mengusap pucuk kepala Biola dengan lembut. Biola pun mengangguk saat mendengar ucapan suaminya.


Keynan melanjutkan kegiatannya dilayar laptopnya. Sementara Biola duduk anteng dipangkuan suaminya sambil memainkan dada bidang suaminya dengan manjanya. Yah mungkin karena efek hamil yang membuat Biola tambah ingin bermanja-manja dengan suaminya.


Keynan yang dadanya dicolek-colek dan usap-usap oleh istrinya pun hanya bisa pasrah dan mencium pucuk kepala istrinya dengan gemas karena menahan hasratnya.


"Ukh.... sayang jika saja benihku sudah lahir. Aku pasti akan memakanmu yang sedari tadi mengundang hasratku." Ucap Keynan didalam hati sambil menahan hasratnya.


"Fiuh..... akhirnya selesai juga." Ucap Keynan sambil membuang nafasnya dengan lega saat sudah menyelesaikan pekerjaannya.


Keynan merasakan jika istrinya itu sudah tidak memainkan dan mencolek-colek dadanya lagi. Keynan menatap tangan nakal istrinya yang tadi bermain-main nakal didadanya itu sudah jatuh kebawah.


Keynan menatap wajah istrinya yang sudah lelap dipangkuannya. Keynan menatap jam dinding diruang kerjanya yang sudah menunjukan pukul 01:09 malam.


"Maaf ya sayang, kamu jadi ketiduran gara-gara aku kelamaan kerja." Ucap Keynan lembut sambil menyingkirkan helaian rambut yang menghalangi wajah cantik istrinya


Setibanya dikamarnya Keynan membaringkan tubuh istrinya dan menyelimuti tubuh istrinya dengan selimut.


"Tidur yang nyenyak ya sayang. Aku mau mandi dulu." Ucap Keynan sambil mencium kening istrinya yang sedang tertidur pulas lalu pergi kekamar mandi.


Setelah mandi dan berganti dengan baju tidurnya Keynan mulai menaiki kasurnya dan menempatkan posisinya disebelah istrinya. Namun karena kurang hati-hati dan terburu-buru karena mengantuk, Keynan tak sengaja membenturkan tangan kirinya kearah ujung nakas sehingga membuat jarinya yang terbentur itu berdarah.


"Shit....!!" Umpat Keynan yang merasakan sakit karena tangannya terbentur ujung nakas dengan kuat.


Keynan dengan cepat menarik tangannya yang terbentur untuk ia lihat sampai-sampai darah yang ada dijarinya itu terciprat kearah Biola dan mengenai lionton hati malaikat yang sedang Biola kenakan.


Darah Keynan yang terciprat kearah liontin hati malaikat itu pun diserap oleh liontin hati malaikat tanpa Keynan sadari karena Keynan sedang menahan rasa sakit karena dijarinya yang terluka.

__ADS_1


"Ah sial! Kenapa harus sampai berdarah." Umpatnya kesal. Karena Keynan sudah sangat mengantuk dan ingin tertidur namun tiba-tiba saja jarinya berdarah. Itu artinya dia harus menunda tidurnya dan pergi mengobati jarinya yang terluka.


Dengan berat hati Keynan bangun dari tempat tidurnya dengan Biola. Ia melangkahkan kakinya kearah temapat kotak obat. Namun saat Keynan membuka kota obatnya ternyata didalam kota obat itu tidak ada obat merah.


Dengan kesal dan menggerutu tak jelas Keynan melangkahkan kakinya keluar kamarnya untuk mengambil obat merah diruang penyimpanan obat dan juga ruang kesehatan dirumah keluarga Kristian.


Saat Keynan sudah diluar kamarnya tiba-tiba kamarnya yang tadinya gelap dan hanya dicahayai oleh lampu meja pun tiba-tiba saja sangat terang dan mengeluarkan cahaya putih yang sangat menyilaukan.


"Cahaya?" Ucap Keynan kaget pada saat ia membelakangi pintu kamarnya dan tiba-tiba saja muncul cahaya putih yang sangat terang dari arah kamarnya.


Dengan paniknya Keynan langsung membuka pintu kamarnya namun semuanya nampak baik-baik saja dan tidak ada cahaya yang Keynan lihat saat diluar kamarnya.


Istrinya pun nampak masih tertidur lelap diatas kasur. Keynan nampak celangak-celinguk menatap setiap penjuru kamarnya tapi tidak ada yang mencurigakan didalam kamarnya.


"Apa hanya perasaanku?" Ucap Keynan sambil menatap istrinya yang sedang tertidur lelap.


Keynan pun menutup pintu kamarnya kembali dan pergi untuk mengambil obat merah.


Sementara dikamar Biola dan Keynan tiba-tiba saja mengeluarkan cahaya yang sangat terang lagi. Cahaya itu berwarna putih yang sangat menyilaukan mata dan itu berasal dari arah liontin hati malaikat.


Tiba-tiba saja sayap yang ada disetiap sisi liontin hati malaikat itu terbuka dan dalam kalung liontin hati malaikat itu muncul sebuah tulisan Yunani kuno yang bertuliskan Angelous tou Erota.


Tapi tak lama kemudiam cahaya itu menghilang disertai dengan sayap disetiap sisi lontin hati malaikat yang tertutup kembali. Juga berbarengan dengan Keynan yang sudah mengambil obat merahnya dan masuk kembali kekamarnya.


Keynan menatap sekeliling kamarnya dengan heran karena dia sempat melihat kamarnya bercahaya dari kejauhan dan saat dia membuka kamarnya tiba-tiba cahaya itu hilang.


"Apa hanya perasaanku." Ucap Keynan heran sambil mengusap lehernya.


"Ah! Mungkin itu hanya perasaanku. Aku mungkin terlalu kecapekan karena mengurus soal kerja sama dengan perusahaan Alexa yang masih belum dibatalkan oleh Darius sehingga aku berhalusinasi." Ucap Keynan yakin sambil duduk disofa kamarnya dan mengobati lengannya yang terluka. Setelah itu ia memasangkan plester dijarinya yang terluka.


Tanpa curiga apapun Keynan duduk disebelah istrinya dan membaringkan tubuhnya disebelah istrinya.

__ADS_1


___________________


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian guys.


__ADS_2