Dijodohkan Dengan Gadis Patung Es

Dijodohkan Dengan Gadis Patung Es
Episode 62


__ADS_3

Keynan memandangi poto seorang Ibu yang sedang menggendong seorang bayi perempuan yang sangat cantik dan menggemaskan.


Keynan sedikit heran karena melihat poto wanita yang ia lamar 20 tahun yang lalu ada dikamar istrinya.


Keynan masih mengingat perkataannya untuk menikahi bayi yang ada didalam kandungan wanita yang ia lamar 20 Tahun yang lalu.


"Bagai mana kabar anak itu sekarang? Lalu kenapa poto Ibu dari anak itu ada dikamar Biola? Apa mereka saling mengenal?" Fikir Keynan sambil memandangi poto yang ia pegang.


"Maafkan aku Putri kecil, karena aku tidak bisa menepati janjiku danย  mungkin tidak akan pernah bisa menepati janjiku karena sekarang wanita satu-satunya yang menghuni hatiku adalah istriku Biola seorang." Ucap Keynan sambil mengelus poto bayi mungil yang ia pegang.


Tiba-tiba Keynan teringat sebuah kastil yang ia janjikan untuk putri kecil yang ia lamar 20 tahun yang lalu.


Keynan membangun sebuah Kastil yang sangat besar di Inggris. Keynan membangun kastil itu saat dia berusia 17 tahun dengan uang yang ia hasilkan sendiri tanpa bantuan dari orang tuanya.


Keynan membangun kastil itu karena terus mengingat janjinya pada saat ia berusia 5 tahun. Meski dia tahu kalau dia tidak mungkin bisa bertemu dengan Putri kecilnya yang ia lamar 20 tahun yang lalu. Tapi Keynan sangat ingin membangun kasti itu.


Keynan merasa kalau kastil itu akan menjadi rumahnya dan keluarga kecilnya kelak. Meski sekarang Kastil itu hanya dihuni oleh para pelayan yang mengurus Kastil itu.


"Sepertinya aku akan mengajak Biola untuk tinggal di Inggris dan menjauhkannya dari keluarganya yang tidak menginginkannya. Agar Biola bisa hidup bahagia."ย  Gumam Keynan sambil tersenyum.


"Emmm.... Key kau sedang apa?" Tanya Biola yang baru bangun dari tidur nyenyaknya sambil mengucek matanya dan menutupi tubuh polosnya dengan selimut.


"Kau sudah bangun sayang!" Tanya Keynan sambil membalikan tubuhnya dan menaruh poto yang ia pegang ketempat semula dan menghampiri istrinya.


"Mmmm....." Jawab Biola manja.


"Good morning my wife." Ucap Keynan sambil duduk disebelah istrinya dan mengecup kening istrinya.


Biola hanya tersenyum dan memeluk suaminya dengan manja. Seolah-olah takut untuk kehilangan suaminya. Mengingat kejadian semalam yang hampir saja membuat rumah tangganya hancur.


"Istriku maja banget pagi ini. Apa yang tadi malam belum cukup." Goda Keynan sambil terkekeh saat istrinya memeluknya dengan begitu erat.


"Udah ah, aku males liat muka kamu! Aku masih inget dengan kejadian semalam." Rajuk Biola sambil mendorong tubuh Keynan agar menjauh dari tubuhnya.


"Hei... aku kan dijebak. Lagian semalam aku tidak tergoda dengan tubuh Mona. Karena aku hanya tergoda dengan tubuh istriku seorang. Percayalah kalau cintaku padamu itu adalah cinta sejati yang sudah ditakdirkan oleh Tuhan." Rayu Keynan dengan suara lembutnya yang membuat Biola menyunggingkan senyumannya karena termakan rayuan maut suaminya.


"Au ah, aku masih marah sama kamu. Minggir aku mau mandi!" Ucap Biola pura-pura merajuk. Padahal didalam hatinya sudah berbunga-bunga.


Biola menarik selimut dan melilitkannya ditubuhnya lalu berlalu kekamar mandi.


"Sayang, apa yang kamu tutup-tutupi? Seluruh tubuhmu sudah aku lihat dan aku nikmati terus apa yang mau kau tutupi sayang?" Goda Keynan yang melihat istrinya melilitkan selimut ketubuhnya.


Biola tak menghiraukan ucapan suaminya dan tetap berlalu kekamar mandi dengan wajah yang memerah seperti kepiting rebus.


Keynan hanya bisa terkekeh karena telah berhasil menggoda istrinya. Keynan bangun dari duduknya dan melihat bingkai poto itu lagi.


Karena Keynan masih sangat penasaran dengan hubungan istrinya dengan wanita hamil yang ia lamar saat Keynan berumur 5 tahun.


Keynan melihat poto itu sambil duduk di tempat tidur karena dikamar Biola tidak ada sofa seperti dikamar Keynan dikediaman keluarga Kristian.


Cukup lama Keynan memikirkan tentang wanita dan bayi yang ada dipoto itu sampai Biola sudah selesai mandi dan berganti pakaian.

__ADS_1


Biola melihat Keynan yang pokus menatap sebuah poto yang didalam nya adalah poto dirinya waktu bayi dan Ibu nya. Biola merasa aneh dengan tingkah suaminya yang menatap poto itu dengan seriusnya.


"Serius banget liatnya. Emang ada apa dengan potoku waktu bayi?" Fikir Biola sambil berjalan menghampiri Keynan.


Biola berdiri dihadapan Keynan tapi si suami malah masih pokus dengan poto itu tanpa menyadari keberadaan istrinya.


Biasanya kalau Biola ada didekat Keynan, Keynan pasti akan selalu menggodanya tapi sekarang Biola ada dihadapannya pun tapi Keynan malah pokus dengan poto masa kecilnya Biola.


Biola yang merasa diabaikan pun kesal dengan suaminya dan merebut poto itu dari tangan suaminya.


"Yah... kok diambil sayang!!" Gerutu Keynan saat poto itu diambil darinya.


"Aku lagi marah sama kamu, jadi kamu harus menerima hukuman. Dan ngapain kamu liat-liat poto aku waktu bayi sampai seserius itu? Kamu mau bully aku yah?" Tuduh Biola kepada suaminya.


Sebenarnya alasan Biola mengambil poto itu dari suaminya karena dia merasa diabaikan dan soal yang semalam sebenarnya Biola juga tidak marah kepada suaminya. Toh waktu itu tidak terjadi apa-apa. Yang harus dia marahi itu Mama Mirna dan Mona yang sudah kabur dari kediaman keluarga Anggara.


Keynan yang mendengar ucapan istrinya tentu saja terkejut karena dia tidak menyangka kalau istrinya itu adalah Putri kecilnya yang ia lamar 20 tahun yang lalu.


"Bayi dipoto itu kamu sayang?" Tanya Keynan terkejut.


Biola yang melihat raut wajah suaminya yang terkejutpun merasa bingung.


"Iya, ini poto aku dan Ibu ku saat aku baru lahir." Jawab Biola.


"Wanita itu Ibumu dan bayi kecil itu kamu?" Tanya Keynan lagi dan membuat Biola bingung.


Karena suaminya terlihat sangat kaget saat mengetahui kalau poto itu adalah potonya waktu bayi bersama Ibunya.


Bukannya dijawab Keynan malah memeluk Biola erat dan mengangkatnya lalu memutar-mutar tubuh istrinya dipelukannya dengan dipenuhi kebahagia.


"Ahhh.... Key!! Kamu apa-apa si. Berhenti gak! Aku pusing." Teriak Biola saat Keynan memutar-mutar tubuhnya dipelukan Keynan.


"Hahaha... tidak akan sayang. Aku sangat bahagia hari ini. Ternyata takdir telah lama mempertemukan kita dan mempersatukan kita tanpa kita ketahui." Ucap Keynan sambil tertawa bahagia dan memutar-mutar tubuh istrinya.


"Berkenti dulu Key, aku pusing." Ucap Biola sambil memegang wajah suaminya dengan kedua telapak tanganya agar suaminya itu berhenti memutar-mutar tubuhnya dan mendekatkan wajahnya kewajah suaminya sehingga hidung mancung keduanya saling bersentuhan dengan posisi Keynan masih memeluk Biola dan mengangkat tubuh istrinya keatas.


"Ok, maafkan aku sayang. Aku terlalu senang karena kaulah yang menjadi istriku." Ucap Keynan lembut sambil menatap wajah istrinya dalam.


"Aku pusing!" Ucap Biola dengan mata berkunang-kunang karena diputar-putar oleh suaminya.


"Apa kamu mau aku menghilangkan rasa pusingmu sayang?" Tanya Keynan sambil tersenyum Devil dan diangguki oleh Biola.


Dengan semangat 45 Keynan mencium bibir istrinya yang sudah sangat dekat dengan bibirnya. Biola yang tiba-tiba diciumpun membelalakan matanya tak percaya dengan tingkah suaminya yang menurut Biola ngeselin tapi nyenengin.


"Dasar suami mesum." Gumam Biola sambil mencubit dada bidang suaminya.


"Awww... sakit sayang." Teriak Keynan sambil melepaskan pautannya dari bibir istrinya dan menurunkan tubuh istrinya.


"Makannya jangan mesum jadi laki. Aku kan masih kesel sama kamu." Ucap Biola pura-pura ngambek lagi.


"Iya deh yang pura-pura ngambek. Aku tahu kamu pura-pura ngambek loh sayang." Ucap Keynan menggoda istrinya.

__ADS_1


"Enggak kok aku gak ngambek." Protes Biola dengan pipi yang sudah merona karena malu sambil membelakangi suaminya untuk menyembunyikan wajah meronanya.


"Iya, iya, istriku gak ngambek. Aku akan selalu mengalah untuk mu karena kamu adalah takdirku dan cinta pertamaku. Aku gak mau kehilangan cinta sejatiku lagi. Aku akan mengikatmu disisiku agar kita tidak terpisah lagi." Ucap Keynan sambil memeluk Biola dari belakang dan menyandarkan dagunya dipundak istrinya dengan manja.


"Gombal! Cinta pertama apa nya. Kata Mama aja kamu udah pacaran sejak SMP dan mantanmu sudah mencapai segunung dan semuanya kebanyakan model-model terkenal." Gerutu Biola dengan kesalnya.


Keynan pun tersenyum mendengar ucapan istrinya yang cemburu. Ia membalikan tubuh istrinya dan menatap wajah istrinya dalam.


"Dasar Mama mulutnya tuh suka ember. Tapi kali ini aku maafin karena mulut ember Mama membuat aku melihat pamandangan yang jarang aku lihat dari wajah istriku. Yaitu wajah cemburu istriku." Gumam Keynan sambil tersenyum menatap wajah istrinya yang sedang mengerucutkan bibirnya karena cemburu.


"Aku serius sayang. Kau adalah cinta pertamaku, aku bahkan pernah melamarmu dulu." Ucap Keynan penuh keyakinan.


Biola tampak memikirkan ucapaan Keynan yang tampak serius. Ia berfikir apakah yang diucapkan suaminya itu benar atau tidak. Tapi seingatnya dia tidak pernah bertemu Keynan sebelumnya. Itulah yang difikirkan Biola saat ini.


"Kamu bohong ya?" Tanya Biola penuh selidik.


"Aku serius sayang. Aku pernah melamarmu pada saat kamu masih didalam kandungan Ibumu. Kamu adalah Putri kecilku yang sekarang telah menjadi Ratunya Keynan Kristian. Aku juga telah membangun kastil untuk menepati janjiku kepada Ibumu untuk menjadikanmu Ratu dikastil itu bersamaku sebagai Rajanya dan anak-anak kita kelak yang akan menjadi pangeran dan tuan putrinya." Ucap Keynan menyakinkan dan membuat Biola melongo tak percaya.


Bagai mana tak percaya. Keynan menceritakan lamaran kepadanya dimana Biola sendiri tidak mengetahui kalau dia dilamar karena dia masih didalam kandungan Ibunya.


"Gak lucu tau gak Key, berhenti berguraunya." Kesal Biola yang merasa suaminya sedang mengerjainya lagi.


"Aku serius sayang, mungkin ini terdengar seperti lelucon bagimu tapi dulu waktu aku berusia 5 tahun, aku pernah melamar Ibu mu tapi karena Ibumu sedang mengandung kamu dan sudah memiliki suami maka aku melamar putri kecilnya yang masih ada didalam kandungannya yaitu kamu. Sayangku, istriku, belahan jiwaku dan segala-galanya bagiku." Ucap Keynan menjelaskan.


Biola yang mendengar penjelasan suaminyapun tertawa terbahak-bahak.


Keynanpun menjelaskan kepada Biola secara rinci tentang dia melamar Biola yang masih berada didalam kandungan Ibunya dan menyelamatkan Ibunya Biola dari kecelakaan.


Biola yang mendengar cerita tentang kematian Ibunya dari suaminya pun hanya bisa menunduk dengan raut wajah yang sudah berubah menjadi sedih.


Biola tidak pernah menyangka kalau dia akan mendengar cerita menyedihkan tentang Ibunya dimana cerita teragis itu dirahasiakan rabat-rapat oleh Ayahnya Pak Bayu.


"Sudah sayang mukanya jangan sedih gitu dong, akhir-akhir ini aku gak lihat muka kamu yang dingin dan cuek itu. Padahal aku suka loh muka kamu yang dingin dan cuek. Gemesin banget tau. Aku masih inget saat aku ngomong dulu dan kamu cuekin aku. Rasanya aku tak menyangka akan melihat perubahanmu yang sangat besar dari sifat dingin dan cuekmu." Ucap Keynan lembut sambil mengangkat dagu istrinya untuk bisa melihat wajah istrinya yang menunduk.


"Aku mau pulang. Aku gak mau disini lagi. Aku gak ingin kehilangan kamu. Aku takut Mona dan Mirna akan merencanakan rencana licik mereka lagi untuk memisahkan kita." Ucap Biola sambil memeluk erat suaminya.


"Baiklah sayang, ayo kita pulang dan setelah beberapa minggu kita akan pindah ke Inggris untuk memulai rumah tangga kecil kita." Ucap Keynan menenangkan istrinya. Tapi bukannya menengkan Biola malah membuat Biola kaget.


"Tapi, perusahaan keluarga Kristian bagaimana? Bukannya kamu baru menjabat jadi CEO. Bagai mana.... ...... ...." Keynan menaruh jari telunjuknya dibibir istrinya untuk mengisaratkan kepada istrinya untuk diam.


"Suuttt...ย  Itu urusanku sebagai pewaris keluarga Kristian. Yang harus kita pikirkan sebagi pasangan suami istri adalah bagai mana caranya membuatmu hamil dan memberikan cucu untuk Mama yang sudah bawel minta cucu." Ucap Keynan lembut dengan wajah tanpa dosa.


"Dasar suami ngeselin." Gerutu Biola sambil mempererat pelukannya ditubuh suaminya sehingga membuat Keynan sesak.


___________________


**Hayo-hayo mana like nya guys ๐Ÿ˜‚


Ngomong-ngomong makasih loh yang udah Vote dan membaca cerita ini. Aku jadi terharu loh atas dukungan kalian. Dukungan kalian sungguh berarti dan membuatku semangat untuk menulis. Padahal aslinya author mageran ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


Oh ya ini sebenarnya cerita masal lalu Biola dan Keynan yang pertama. Dan untuk yang keduanya yaitu saat dirumah pohon di episode 30 itu cerita masalalu yang ke 2 dan belum aku ceritain**.

__ADS_1


__ADS_2