Dijodohkan Dengan Gadis Patung Es

Dijodohkan Dengan Gadis Patung Es
Episode 135


__ADS_3

Keynan menatap semua benda-benda kenangannya bersama Biola pada saat ia masih Kecil, yang kini sudah Keynan masukan kembali kedalam kotak kecil berwarna hitam itu.


"Itu sebabnya kamu berbeda dengan hantu yang aku temui sayang. Tapi aku juga masih heran dengan keadaanmu yang tidak sama denganku. Aku bisa mengingat kenangan ini tapi kamu tidak bisa mengingatnya. Kamu hanya merasa familia dengan semua kenangan kita tapi kamu tidak bisa mengingatnya. Sebenarnya kenapa semuanya bisa seperti ini?" Keynan menggenggam kotak kecil berwarna hitam itu dengan erat.


Keynan tiba-tiba teringat dengan istrinya yang masih terbaring dirumah sakit. Entah kenapa ia sangat merindukan istrinya saat ia mengingat kisah masa kecilnya bersama istrinya.


Keynan membuang nafasnya dengan kasar lalu ia menyimpan kotak kecil berwarna hitam itu kembali kedalam laci dirumah pohon itu. Ia juga menyimpan foto kenang-kenangannya bersama istrinya ketika mereka masih kecil didalam rumah pohon itu.


Keynan menatap foto itu dan sekeliling rumah pohon itu dengan tersenyum tulusnya.


"Biarlah semua ini menjadi kenangan. Aku akan memulai kehidupan baruku bersana istriku yang terbaring dirumah sakit dan ketiga buah hati kita." Ucap Keynan sambil menatap foto dan sekeliling ruangan didalam rumah pohon itu.


"Tuan Muda! Dirumah ada Kakek dan Pamannya Nyonya Muda. Mereka ingin bertemu dengan Tuan Muda. Katanya ada hal penting yang harus mereka bicarakan dengan Tuan Muda!" Teriak Mang Aslan dibawah rumah pohon tempat Keynan berada.


Keynan yang mendengarnya pun langsung turun dari rumah pohon itu dan menghampiri Mang Aslan.


"Kenapa mereka mencariku Mang?" Tanya Keynan dengan bingungnya.


"Saya tidak tahu Tuan Muda. Tapi sepertinya itu sangat penting." Jawab Mang Aslan.


Keynan terdiam sesaat karena merasa heran dengan Kakek dan Paman dari istrinya.


"Ya udah Mang. Saya kesana dulu ya." Pamit Keynan sambil berjalan kedalam Vila.


"Kenapa mereka mencariku? Apakah ada hal penting yang mereka ingin sampaikan? Padahal aku ingin cepat-cepat ke rumah sakit dan menemani istriku. Tapi aku harus menemui mereka terlebih dahulu." Ucap Keynan didalam hati sambil membuang nafasnya dengan kasar.


"Hallo Kakek, hai Paman!" Sapa Keynan sambil tersenyum kearah Tuan Davindra dan Darius.


Meski sapaannya hanya diterima oleh Tuan Davindra dan diacuhkan oleh Darius. Karena sampai saat ini Darius masih sangat marah kepada Keynan. Dia masih menganggap kecelakaan yang terjadi kepada keponakannya itu karena ulah keynan yang tidak bisa menjaga Biola dengan baik.


"Ah, nak Keynan sini duduk. Ada yang mau Kakek bicarakan kepada kamu. Ini tentang istri kamu." Tutur Tuan Davindra yang membuat Keynan terkejut.

__ADS_1


"Ada apa dengan Biola Kek?" Tanya Keynan panik sambil mendekati Tuan Davindra dan duduk saling berhadapan dengan Tuan Davindra dan Darius.


"Sebenarnya begini. Kakek beberapa hari yang lalu pulang ke Inggris. Kakek memeriksa kembali semua buku-buku peninggalan leluhur keluarga Alexa. Kakek tak sengaja menemukan selembar kertas yang terselip dilukisan leluhur keluarga Alexa yang dikenal dengan sebutan penyihir agung El." Tutur Tuan Davindra yang membuat Keynan kebingungan.


"Maksud Kakek apa ya? Lalu siapa itu penyihir agung El?" Tanya Keynan bingung.


"Penyihir agung El adalah leluhur keluarga Alexa. Dia adalah satu-satunya penyihir yang sadis dan dapat menolong semua orang dijaman dulu dengan kekuatan sihirnya yang luar biasa. Di selembar kertas yang ditulis oleh penyihir El itu juga tertulis sebuah rahasia tentang acara ritual untuk mengembalikan semua tulisan tentang sejarah penyihir El dan juga sejarah tentang liontin hati malaikat. Didalam kertas itu juga tertulis kalau seluruh keluarga Alexa akan dibebaskan dari kekuatan penyihir yang sudah menjadi turun-temurun dikeluarga Alexa jika ritual itu berhasil dilakukan. Orang terpilih juga akan perlahan-lahan menjadi manusia normal kembali setelah ia menemukan seseorang yang penyihir agung El tunggu. Setelah menemukan orang yang penyihir agung El tunggu maka ritual itu bisa dilakukan untuk melenyapkan semua kekutan liontin hati malaikat sehingga keluarga Alexa dan orang terpilih itu bisa menjadi manusia normal." Tutur Tuan Davindra yang membuat Keynan terkejut.


"Tapi Biola saat ini sedang koma bagai mana cara kita memulai ritual itu. Lalu siapa yang penyihir anggung El itu tunggu?" Tanya Keynan dengan raut wajah bingungnya.


Tuan Davindra membuang nafasnya dengan kasar lalu menjawab pertanyaan Keynan.


"Kakek mendapatkan mimpi dari leluhur Kakek dulu. Ia berkata kalau kita harus segera memulai ritual itu atau nyawa Biola akan dalam bahaya. karena Biola sebenarnya sudah tidak mampu lagi bertahan lebih lama. Dan itu memang sudah dibuktikan oleh pihak medis. Kalau soal orang yang ditunggu oleh penyihir agung El itu kata leluhur keluarga Alexa dia selalu ada disekitar kita. Ia juga akan ikut ritual nanti tanpa kita sadari." Jawab Tuan Davindra yang membuat Keynan tertegun.


Keynan menatap Kakek dari istrinya itu dengan tatapan kosongnya. Ia benar-benar tidak terima jika ia harus dipisahkan dengan istrinya untuk yang kesekian kalinya.


"Gak Kek! Aku gak mau kehilangan Biola untuk yang kesekian kalinya." Ucap Keynan dengan wajah ketakutannya.


Keynan tampak termenung dengan pemikirannya sendiri. Lalu ia teringat akan ucapan istrinya beberapa bulan yang lalu tentang Elza yang tiba-tiba datang kedalam pikirannya.


"Penyihir agung El dan Elza. Apa mereka orang yang sama? Jika mereka orang yang sama. Berarti yang ditunggu penyihir anggung El adalah Eros yang tak lain adalah aku dimasa lalu." Ucap Keynan didalam hati sambil berpikir.


"Kakek, siapa nama lengkap penyihir agung El?" Tanya Keynan tiba-tiba dan membuat Tuan Davindra dan Darius keheranan.


"Kalau tidak salah nama aslinya didalam lukisannya bernama Elza Alexa. Tapi ia sering dikenal dengan sebutan penyihir agung El. Makannya kita sering memanggilnya dengan sebutan penyihir agung El." Jawab Tuan Davindra sambil berpikir.


Keynan tersenyum dengan penuh kebahagiaan saat mengetahui kalau tebakannya ternyata benar.


"Bagus! Kalau penyihir agung El adalah Elza Alexa maka orang yang ditunggu oleh penyihir agung El adalah aku." Ucap Keynan yang membuat Tuan Davindra dan Darius kaget.


"Apa? Apa yang kamu katakan? Itu mustahil!" Bentak Darius yang tak percaya dengan apa yang diucapkan oleh Keynan.

__ADS_1


Keynan pun mulai menjelaskan tentang mimpinya yang bertemu dengan malaikat Eros dan seseorang yang tiba-tiba muncul didalam pikiran Biola yang tak lain adalah Elza Alexa yang lebih dikenal dengan sebutan penyihir agung El.


Keynan juga menjelaskan tentang pertemuannya dengan roh Biola ketika mereka masih kecil.


Tuan Davindra dan Darius sangat terkejut saat mendengarnya namun setelah beberapa kejadian yang terjadi dan melibatkan Keynan, Biola dan liontin hati malaikat itu membuat Tuan Davindra dan Darius percaya dengan penjelasan Keynan.


"Jadi seperti itulah apa yang terjadi diantara aku dan Biola. Kita sudah saling mencintai sedari dulu tapi takdir selalu memisahkan kita lagi dan lagi. Aku juga masih heran dengan keadaan Biola yang masih tidak mengingat masalalunya ketika rohnya bertemu denganku waktu kami masih kecil. Padahal dia lebih dulu yang menemukan kenang-kenangan dan bukti kalau aku dan rohnya pernah bersama ketika kita masih kecil tapi dia tidak bisa mengingatnya. Dia hanya merasa familiar dengan semua kenangan itu, tapi dia tidak bisa mengingat dengan jelas apa yang sebenarnya terjadi ketika ia masih kecil." Tutur Keynan yang mulai menceritakan semua tentang kisahnya bersama istrinya kepada Tuan Davindra dan Darius.


Tuan Davindra tampak mengangguk-nganggukan kepalanya. Sepertinya dia mengerti dengan keadaan cucunya dan suami dari cucunya itu.


"Aku bisa mengerti keadaan kalian saat ini. Pertumuanmu dengan roh cucuku pada saat masih anak-anak itu sebenarnya sangatlah bertentangan dengan hukum alam. Karena Biola pada saat itu masih hidup dan terbaring dirumah sakit. Bisa diartikan kalau pada saat cucuku bangun dari komanya dia tidak akan bisa mengingat kenangan masa kecil kalian. Karena kenangan itu tidak akan pernah ada didalam ingatan cucuku yang masih hidup atau didalam raganya. Ingatan itu didapatkan dari rohnya yang keluar dari raganya. Itu sebabnya cucuku tidak akan pernah bisa mengingat ingatannya ketika ia menjadi roh." Tutur Tuan Davindra yang sudah hapal dengan hal-hal tentang roh.


"Jadi maksud Kakek, Biola tidak akan mengingat masa kecil kami?" Tanya Keynan dengan terkejutnya.


"Seperti itulah yang aku tahu karena aku pernah mempelajari tentang roh sebelumnya." Jawab Tuan Davindra.


Keynan membuang nafasnya dengan kasar. Ia tidak menyangka kalau istrinya tidak akan mengingat kenangan masa kecil mereka.


"Jadi ini alasan kenapa Biola tidak bisa mengingat ingatannya. Roh dan raganya terpisah pada waktu itu. Jadi itu sangat mungkin jika Biola tidak bisa mengingat kenangan kita. Sementara aku hanya kehilangan ingatanku pada saat aku kecelakaan jadi wajar saja aku bisa mengingat ingatan itu." Ucap Keynan didalam hati dengan wajah sedihnya.


"Baiklah kalau begitu, kita akan pergi ke Inggris hari ini juga. Kamu siapakan keperluan cucu-cucuku dan aku juga Darius akan menyiapkan kepergian Biola dari rumah sakit. Aku juga telah menyiapkan pesawat pribadiku untuk ketiga cicitku dan untuk cucuku. Agar keamanan dan keselamatan mereka bisa terjaga dengan baik." Ucap Tuan Davindra yang diangguki oleh Keynan.


Sepertinya Keynan memang harus segera pergi ke Inggris untuk menyelesaikan persoalan masalalunya dan istrinya yang belum usai.


•••••


Setibanya di Inggris, Biola langsung diperiksa oleh seorang dokter profesional karena esok malam mereka harus melakukan ritual itu. Biola harus melakukan pemerikasaan itu agar mereka tahu keadaan Biola pada saat mereka melakukan ritualnya.


Si kembar tiga juga ada dikastil keluarga Alexa. Mereka diasuh oleh Mama Kania dan Pak Raihan yang juga ikut untuk merawat cucu mereka. Karena mereka tahu kalau Keynan akan sangat sibuk mengurusi istrinya dan ritual itu.


Ya, Pak Raihan dan Mama Kania juga sudah mengetahui tentang masalalu Biola dan Keynan. Mereka pada awalnya sangat tidak percaya tapi setelah Keynan memberikan beberapa bukti kepada Mama Kania dan Pak Raihan, barulah Mama Kania dan Pak Raihan mempercayai semua yang diucapkan oleh Keynan.

__ADS_1


__ADS_2