Dijodohkan Dengan Gadis Patung Es

Dijodohkan Dengan Gadis Patung Es
Episode 44


__ADS_3

"Gimana wanita murahan itu? Apa tugasmu telah diselesaikan Dev." Tanya Keynan kepada Devin.


Yah saat ini mereka sedang mengobrol diruangan kerja Keynan.


"Kamu tenang saja, masalah sekecil ini sudah aku bereskan. Aku yakin Adista akan diam dan gak akan pernah mengganggu rumah tangga kecil kalian lagi." Ucap Devin bangga karena dia telah berhasil menyelesaikan tugasnya.


"Baguslah kalau begitu. Aku gak mau sebutir debu pun menghalangi kebahagian keluarga kecilku." Keynan menghembuskan nafasnya dengan lega.


"Siapa saja yang mengancam keselamatan istriku maka dia harus tanggung sendiri akibatnya." Ucap Keynan didalam hati sambil tersenyum sinis.


Flashback On


Pada saat Adista nengamuk didepan perusahaan keluarga Kristian, ada beberapa orang-orang berseragam serba hitam yang menyeret Adista kedalam sebuah mobil.


"Lepasin gue! Kalian siapa...!!??" Teriak Adista yang diseret oleh orang-orang berseragam hitam itu.


Salah satu orang berseragam hitam itu membekap mulut Adista dengan sapu tangan yang telah diberi obat bius. Adista pun terkapar tak berdaya saat menghirup aroma obat bius didalam saputangan itu.


Mereka membawa Adista kesebuah tempat terpencil yang jauh dari keramaian.


Disana Adista dikurung disebuah rumah kosong yang sudah terbengkalai dan jauh dari pemukiman.


Setelah beberapa jam lamanya Adista pun tersadar dari pengaruh obat bius. Dia melihat kesekeliling ruangan tempat ia disekap.


Adista tampak ketakutan dengan tempat itu. Seluruh bulu kuduknya tiba-tiba merinding saat melihat tempat dimana ia disekap yang tampak lembab dan sangat mengerikan.


Adista terus memejamkan matanya karena dia tidak bisa pergi kemana-mana dengan tangan dan kaki yang terikat disebuah kursi ditambah mulutnya yang dilakban sehingga membuatnya tidak bisa meminta pertolongan.


Dari kejauhan terdengar suara langkah kaki seseorang yang mulai menuju kearahnya. Wajah Adista tampak pucat karena ketakutan.


Langkah kaki itu tiba-tiba berhenti didepan pintu tempat Adista disekap.


"Emmm.... mmm.." Ucap Adista karena mulutnya dilakban. Dia berusaha untuk  melepaskan ikatannya tapi usahanya itu sia-sia. Karena ikatan yang mengikat tangan dan kaki Adista itu sangat kuat bahkan sampai membuat pergelangan tangan dan kaki Adista terluka saking kuatnya ikatan dikaki dan tangannya.

__ADS_1


Pintu ruangan Adista disekap pun dibuka perlahan. Dan muncullah seorang laki-laki tinggi, tampan, berkulit putih dan memiliki tubuh atletis menghampiri Adista.


"Hai wanita ular! Apa kamu suka dengan kejutan yang telah mantan pacarmu itu siapkan untukmu lewat asisten pribadinya." Ucap seorang laki-laki yang tak lain adalah Devin.


Devin menculik Adista yang membuat keributan digerbang perusahaan keluarga Kristian karena tidak ingin nama baik keluarga dari Tantenya itu rusak hanya karena seorang wanita ular seperti Adista. Ditambah rencana licik Adista yang membuat Devin maupun Keynan geram dibuatnya.


Devin sangat tahu sifat Adista saat masih pacaran dengan Keynan. Hanya Keynan yang dibutakan akan pesona Adista pada waktu itu dan tidak menghiraukan ucapan Devin yang mengatakan kebenaran tentang Adista.


Setelah melihat langsung dan putus dari Adista, Keynan baru menyadari betapa liciknya Adista. Ia bahkan menyesal karena telah terpengaruh oleh wanita licik itu.


"Emmm... mmm" Ucap Adista dengan tatapan tajamnya menatap Devin.


"Apa? Kamu mau ngomong apa? Selama ini keluarga Kristian sudah cukup baik kepada wanita licik seperti kamu, sehingga kamu bisa ngelunjak seperti ini dan menganggap dirimu itu penting dikeluarga Kristian. Padahal kamu gak sebanding dengan keluarga Kristian. Kamu gak ada apa-apanya jika ingin merebut posisi Nyonya keluarga Kristian dari Kakak ipar gue." Ucap Devin sambil mengangkat dagu Adista dan mencengramnya dengan kuat.


"Harusnya kamu ingat posisimu sebelum bertindak dan membuat kekacauan dikeluarga Kristian. Kamu gak ada apa-apa dikeluarga Kristian. Bahkan keluarga Kristian tidak menganggap keberadaanmu sama sekali. Kamu tak lebih dari sampah dimata keluarga Kristian dan berhentilah bermimpi untuk menjadi Nyonya Muda keluarga Kristian. Kalau kamu gak ingin menanggung resiko dari apa yang akan terjadi pada dirimu dan keluargamu." Ancam Devin dengan nada dinginnya dan menghempaskan cengkramannya dari dagu Adista dengan kasar.


"Kamu masih beruntung karena yang bertindak itu gue bukan Keynan. Karena kalau dia yang bertindak sudah dipastian kalau sekarang lo hanya tinggal abu. Mengingat tindakan kamu yang mau menyakiti istrinya." Devin menoyor kepala Adista dengan kuat dan melepas lakban yang menutup mulut Adista dengan cepat sehingga membuat Adista meringis kesakitan.


Devin mencengkram leher jenjang Adista dengan kuat sampai-sampai membuat Adista kesakitan.


"Lo gak pantes jadi Nyonya keluarga Kristian dan jangan pernah lo berfikir untuk menyentuh sehelai rambut pun dari Nyonya Muda keluarga Kristian atau lo akan habis ditangan gue." Bentak Devin dengan penuh penekanan kepada Adista. Emosi Devin sudah memuncak menghadapi Adista bahkan tata bahasanya yang selalu kasualpun kini berubah menjadi kasar.


"Gue akan membunuh wanita murahan itu dan lo gak bisa mencegah gue. Gue akan merebut kembali apa yang seharusnya menjadi milik gue." Ucap Adista dengan tersengal-sengal karena cengkraman Devin dilehernya yang cukup kuat.


Devin yang mendengar ucapan Adista pun hanya bisa tersenyum sinis menatap Adista.


"Bermimpilah untuk menjadi Nyonya Muda keluarga Kristian sesukamu. Tapi jangan pernah lo sentuh Nyonya Muda keluarga Kristian yang sebenarnya. Karena dengan kejahatan yang lo perbuat dimasalalu membuat lo semakin gak pantas dan gak akan pernah pantas menjadi Nyonya Muda keluarga Kristian." Ucap Devin dengan tersenyum sinis kearah Adista dan menghempaskan cengkramannya dari leher Adista.


"Apa yang lo tahu tentang kehidupan gue. Lo gak tau apa-apa tentang gue." Bentak Adista.


Devin memanggil seorang pengawalnya dari balik pintu dan pengawalnya itu menyerahkan sebuah dokumen kepada Devin.


Devin membacakan sebuah dokumen itu dihadapan Adista dengan lantangnya.

__ADS_1


"Adista Anarita Putri, pernah membunuh salah satu teman sekelasnya pada waktu kelas XII yang bernama Rania Alika winata, hanya karena Rania Alika Winata lebih kaya dan lebih segala-galanya dari Adista Anarita Putri. Dan hal yang lebih sadisnya adalah keluarga dari Adista Anarita Putri merahasiakan tindakan kriminal yang dilakukan oleh Adista Anarita Putri. Tindakan keriminal Adista Anarita Putri itu terus berlangsung dan sudah banyak korban yang berjatuhan karena rasa iri Adista Anarita Putri yang melihat orang lain lebih terkenal dan lebih segala-galanya dari pada dirinya. Sampai saat ini korban yang telah dibunuh oleh Adista Anarita Putri telah mencapai 10 orang diantanya adalah ......" Ucap Devin terhenti oleh teriakan Adista.


"Gak! Gue gak pernah membunuh siapapun. Apa yang lo baca didokumen itu semuanya bohong!." Teriak Adista yang mulai panik karena rahasia tersembunyinya telah terbongkar.


"Laporan ini tidak mungkin palsu karena laporan ini telah diselidiki oleh orang kepercayaan keluarga Kristian. Jadi berhentilah merencanakan rencana licikmu itu untuk membunuh Nyonya Muda keluarga Kristian. Karena sejak putus dengan Keynan, kau telah lama Keynan intai. Kau tidak bisa mempermainkan anggota keluarga Kristian dengan seenak hatimu. Keynan telah tahu semua rencana licik kamu kepada istrinya. Dan dia gak akan pernah membiarkan rencana licik lo berhasil." Ucap Devin dengan nada yang mengintimidasi.


Adista membelalakan matanya tak percaya. Kini habislah sudah harapannya untuk menjadi Nyonya Muda keluarga Kristian karena Keynan telah mengetahui semua tindakan kriminalnya.


Yah.. Keynan dan Devin telah mengetahui rencana licik Adista yang telah mengirimkan seorang pembunuh bayaran ke Universitas Biola untuk membunuh Biola pada saat Adista mengamuk digerbang perusahan keluarga Kristian.


Orang kepercayaan keluarga Kristian yang khusus Keynan kirim untuk mengawasi Adista melaporkan tentang rencana licik Adista yang akan membunuh Biola ketika Keynan sampai diperusahaan.


Keynan mengepalkan tangannya karena amarahnya yang menggebu-gebu. Lalu Keynan merencanakan rencana liciknya yang sejalan dengan pemikiran Devin untuk membuat Adista tidak berani lagi untuk berfikir membunuh Biola.


Adista mengamuk disana bukan hanya karena tak terima dengan berita kalau Keynan sudah menikah tapi dia mengamuk disana itu karena dia ingin mengalihkan perhatian Keynan agar rencana liciknya untuk membunuh Biola itu berjalan dengan lancar.


Tapi takdir selalu melindungi Biola. Jika bukan karena ulah Keynan yang membuat Biola kelelahan karena malam pertama mereka yang panjang mungkin Biola akan pergi kekampusnya dan entah apa yang akan terjadi kepada Biola waktu itu.


Biola sendiri sudang mendapatkan firasatnya yang tidak enak tapi ramalannya tidaklah muncul. Entah kenapa sejak menikah dengan Keynan kelebihan Biola dalam meramal masa depan kian memudar dan hanya menyisakan firasat yang tidak enak saja.


Biola selalu merasa kalau kelebihannya dalam meramal masa depan akan segera menghilang. Tapi Biola sendiri tidak tahu kenapa kemampuannya dalam meramal masa depan itu akan menghilang.


•••••••


Devin pun mulai menyiksa Adista dengan sadisnya dan mengurung Adista dirumah angker itu selama 5 hari lamanya tanpa memberinya makan ataupun minum.


Setelah 5 hari dikurung dirumah angker itu Adista terlihat sangat memperihatinkan. Dia terlihat seperti orang sakit jiwa karena terus dihantui oleh suara-suara dan penampakan-penampakan yang mengerikan dirumah itu.


Devin pun menyerahkan Adista yang sudah terkena gangguan jiwa kepada orang tuanya. Orang tua Adista hanya bisa pasrah mendapati anaknya yang sudah terkena gangguan jiwa karena keluarga Adista sudah terancam kebangkrutan dan jika mereka melawan keluarga Kristian maka keluarga Adista akan benar-benar musnah ditangan keluarga Kristian.


Sungguh sadis. Tapi itulah yang dilakukan keluarga Kristian untuk menghukum orang-orang yang ingin mengusik keharmonisan keluarga Kristian. Dan hukuman yang dialami Adista bisa dibilang sangat ringan dari hukuman-hukuman uang lainnya di keluarga Kristian.


__________________________

__ADS_1


__ADS_2