
"Kamu siapa?" Tanya Darius sambil menatap Biola dengan tatapan tak percayanya.
Keynan yang melihat tingkah Darius yang tampak terkejut saat melihat istrinya pun mengerutkan dahinya dan langsung memperkenalkan istrinya kepada Darius. Karena Biola juga tampak kebingungan dan tampak sangat terkejut melihat Darius.
"Perkenalkan ini istri saya Tuan Darius. Namanya Biola Kristian." Jawab Keynan yang seketika membuat Darius menatap Keynan dengan tatapan terkejutnya.
Deg....
Jantung Darius rasanya ingin sekali berhenti berdebar saking kagetnya saat dia mendengar nama Biola dari mulut Keynan.
"Bi...Biola?" Ulang Darius tak percaya.
"Iya, dia istri saya Biola." Jawab Keynan.
"Sayang sini!" Panggil Keynan kepada istrinya.
Biola pun berdiri dari duduknya dan menghampiri Keynan dengan pikiran yang melayang-layang memikirkan kalau dia sepertinya pernah bertemu dengan Darius sebelumnya. Tapi Biola tidak tahu dimana dan kapan ia bertemu dengan Darius. Yang jelas Biola tidak mengingat apa-apa. Dia hanya merasakan kefamilieran saat melihat Darius sama seperti saat bertemu Keynan untuk yang pertama kali.
Biola pun berdiri disamping Keynan sambil menatap Darius dengan tatapan bingungnya.
"Sayang, beliau adalah rekan bisnis baruku. Namanya Darius Alexa dan yang disebelah sana itu adalah sekertaris Tuan Darius yang bernama Alica." Ucap Keynan memperkenalkan Darius dan sekertaris Darius Kepada Biola.
"Alexa?" Batin Biola sambil menatap Darius dengan tatapan terkejutnya.
Tapi tak lama dari itu Biola mengulurkan tangannya untuk berkenalan lebih formal kepada Darius dan Alica.
"Hallo Tuan Darius, senang bisa bertemu dan berkenalan dengan anda." Ucap Biola sambil tersenyum ramah dan mengulurkan tangannya kearah Darius.
Darius menatap uluran tangan Biola dengan tatapan kosongnya. Dia masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
Wajah Biola sangat mirip dengan wajah Kakaknya Viola. Ditambah suara dan senyuman Biola yang 99% menyerupai Kakaknya. Tapi yang membedakan Biola dengan almarhumah Kakaknya adalah usia Biola yang masih muda.
"Siapa sebenarnya gadis ini? Kenapa dia sangat mirip dengan Kakak. Apakah dia Biola yang sama dengan Biola putri Kakak yang dirahasiakan Papa. Apakah benar dia keponakanku?" Pikir Darius sambil terbengong menatap uluran tangan Biola.
Biola yang uluran tangangan hanya ditatap dan tidak dijabat pun menatap kearah Keynan. Dan Keynan pun juga tampak kebingungan dan mengangkat bahunya.
"Tuan Darius!?" Sapa Biola yang melihat Darius sedang terbengong menatap uluran tangannya.
"Siapa nama orang tua mu?!!" Tanya Darius dengan nada membentak yang seketika membuat Biola, Keynan, Andre dan Alica yang berada dipojokanpun kaget.
Biola memundurkan langkahnya dan langsung dirangkul oleh Keynan. Keynan tampak marah dan menatap Darius dengan tatapan tajamnya.
"Maaf Tuan Darius, untuk apa Tuan Darius bertanya tentang masalah pribadi istri saya?" Tanya Keynan dengan tak sukanya karena Darius telah membentak istrinya.
__ADS_1
"Aku tidak bertanya kepadamu! Aku bertanya kepada dia!" Ucap Darius dengan nada tingginya sambil menunjuk Keynan lalu beralih menunjuk Biola.
Mungkin saking terkejutnya dan buru-buru ingin mendapatkan jawaban makannya Darius bertanya dengan nada tinggi yang lebih mirip membentak bagi siapa saja yang mendengarnya. Maklumlah Darius adalah seorang ketua mafia yang tidak biasa mendengar orang lain berbicara bertele-tele dan sering membentak mereka yang berbicara bertele-tele.
"Saya tahu anda bertanya kepada istri saya! Tapi saya sebagai suaminya tidak suka jika anda membentak istri saya! Apa lagi saat ini dia sedang mengandung anak saya. Saya tidak ingin membuat istri saya tertekan karena anda!" Bentak Keynan yang mulai terbawa emosi.
"Mengandung? Dia sedang hamil?" Tanya Darius dengan kagetnya.
"Iya, jadi jangan pernah anda membentak-bentak istri saya lagi. Sudahlah, saya tidak ingin berdebat dengan anda. Dan untuk kerja sama kita sebaiknya kita batalkan saja. Biar perusahan Kristian yang akan menanggung kerugiannya. Saya tidak mau bekerja sama dengan seseorang yang sangat tidak berkopeten dan tidak sopan seperti anda." Ucap Keynan dengan nada dinginnya dan menarik tangan istrinya untuk keluar ruangan.
"Tunggu! Bukan maksud saya bersikap sekerti itu. Saya hanya ingin bertanya beberapa hal kepada Biola." Cegah Darius yang tidak digubris oleh Keynan.
Keynan terus menarik tangan Biola untuk keluar dari ruanganya. Tapi Biola malah menghentikan langkahnya dan membuat Keynan menatap istrinya dengan tatapan herannya.
"Tunggu Key! Biarkan dia bicara." Ucap Biola yang membuat Keynan terkejut.
"Tapi dia membentakmu sayang. Aku tidak suka ada orang lain yang membentakmu. Sudahlah, ayo kita pergi! Jangan perdulikan dia. Aku juga tidak suka berkerja sama dengan dia." Tutur Keynan dengan berusaha sekuat mungkin menahan emoainya agar tidak membentak istrinya.
"Tapi Key.... ...."
"Sudahlah sayang, jangan hiraukan dia!" Ucap Keynan yang sudah terbawa emosi dan menarik tangan Biola.
Darius tidak tinggal diam dia menarik tangan Biola yang satunya lagi.
"Tidak akan sebelum pertanyaan saya dijawab." Bentak Derius sambil menarik tangan Biola.
"Lepaskan tangan istri saya atau saya akan panggil keamanan untuk menyeret anda keluar dari perusahaan saya!" Ancam Keynan dengan penuh emosi.
"Panggil saja dan tunggu saja kebangkrutan perusahaanmu!!" Teriak Darius dengan penuh emosi.
Biola yang ditarik-tarik pun mulai merasakan pergelangan tangannya kesakitan. Ia juga merasakan kepalanya yang tiba-tiba berputar dengan hebatnya.
Pandangan Biola mulai mengkabur dan tanpa disadari Biola sudah pingsan dan jatuh kepelukan Keynan. Darius yang menyadari kalau Biola pingsan pun langsung melepaskan tangannya dari Biola dengan begitu terkejutnya.
"Sayang! Bangun sayang...!!" Teriak Keynan sambil menepuk-nepuk pipi istrinya.
Tanpa sengaja liontin Hati malaikat yang Biola masukan kedalam kerah bajunya keluar dan terlihat oleh Darius.
Darius mematung ditempatnya sambil memandangi Biola yang sedang pingsan dan menatap tak percaya kearah lontin hati malaikat.
Sungguh Darius sangat kaget saat melihat liontin hati malaikat yang bagaikan legenda dikeluarga Alexa berada dileher jenjang Biola.
"Liontin itu? Aku pernah melihatnya di foto leluhur keluarga Alexa yang berada diruang bawah tanah dikastil keluarga Alexa. Apa dia orang yang diceritakan Papa? Apa dia orang yang ditakdirkan? Apakah dia keponakanku? Kalau benar dia adalah keponakanku. Itu artinya keponakanku adalah orang yang ditakdirkan?" Gumam Darius dengan kagetnya dan menatap kosong kearah Biola dan lontin hati malaikat.
__ADS_1
"Ini semua gara-gara lo! Jika terjadi sesuatu yang buruk kepada istri gue, maka tunggu saja pembalasan gue....!!" Teriak Keynan dengan penuh emosi kepada Darius yang sedang mematung ditempatnya.
Keynan menggendong istrinya yang pingsan ala bridal style untuk membawanya menuju Rumah sakit.
"Andre siapkan mobil...!!" Perintah Keynan dengan berteriak kepada sekertarisnya sambil berjalan dengan terburu-buru.
Andre yang awalnya menatap heran kearah Darius pun akhirnya mulai mengikuti perintah Keynan dan berjalan mendahului Keynan untuk menyiapkan mobil.
Darius ingin mengejar Biola dan bertanya banyak hal namun dia dicegah oleh satpam dan karyawan diperusahaan Kristian.
"Sial!" Umpat Darius dengan kesalnya.
Sungguh bukan maksud Darius untuk membuat kekacauan seperti ini. Dia hanya ingin bertanya kepada Biola tapi caranya bertanya itu yang salah. Dia hanya tidak sabaran karena sifat asli Darius memanglah sangat tidak sabaran.
"Sial! Kenapa jadi seperti ini! Aku yakin kalau dia itu Putri Kakakku. Pewaris perusahaan Alexa. Tapi liontin itu? Ah.... sial! Aku harus tanyakan semua ini kepada Papa. Hanya Papa yang mengetahui semuanya." Ucap Darius didalam hati sambil meninggalkan perusahaan keluarga Kristian bersama sekertarisnya.
"Cari tahu semua informasi tentang masa lalu dan keluarga Biola. Aku mau kau mencari tahu data tentang kehidupan Biola dengan sangat lengkap. Ingat jangan ada yang terlewat sedikitpun!" Perintah Darius kepada sekertaris Alica dengan nada membentak saat mereka telah berada didalam mobil.
"Baik Tuan Darius." Jawab Sekertaris Alica dengan bergetar.
"Dan satu hal lagi. Siapkan penerbangan ke Inggris dalam waktu dua hari lagi. Aku mau saat aku pergi ke Inggris, kamu sudah menyelesaikan perintahku." Perintah Darius yang membuat sekertaris Alica membelalakan matanya.
Karena bagai manapun mencari informasih kehidupan seseorang dari masa lalu sampai masa kini itu sangatlah sulit dan memerlukan waktu yang lumayan lama.
_________________
hai hai hai... guys. Sebelumnya aku mau minta maaf nih karena aku gak bisa up banyak kayak author lain.
Bukan apa-apa si guys, author juga ingin up banyak cuman authornya banyak kerjaan didunia nyata. Jadi author hanya bisa up sehari sekali.
Ditambah ortu gak suka banget liat anaknya main hp sampai berjam-jam karena mikirin naskah. Padahalkan aku bukan maen game tapi nulis Novel. Jadi aku suka curi-curi waktu gitu saat malem jadi gak ada yang ganggu.
Mungkin mereka takut anak gadisnya dicolong yunjun tamvan jadi mereka sedikit ngebatesin author 😂
Dan gara-gara itu juga author sampai saat ini masih jomlo 😭
Sungguh ngenesnya hidupku yang jomlo karena dibatesi ortu.
Eh.... kok jadi curhat ya 😂 maaf ya guys.
Oh ya minta rate nya dong. Rate Novel ini turun aku jadi sedih 😢
kalau bisa yang teman-temannya juga boleh hehe.....
__ADS_1