
"TIDAK.....!!!"
PRANG......
Teriak Adista pada saat tak sengaja melihat acara langsung dihotel keluarga Kristian sambil membanting semua benda yang ada disekitarnya.
Adista sangat kesal dengan apa yang dia lihat ditelevisi. Dia tidak bisa menerima kenyataan bahwa mantannya sudah menikah dengan wanita lain selain dirinya. Ditambah lagi pengakuan cinta Keynan kepada Biola.
Sungguh Adista tidak pernah menerima ucapan putus dari Keynan. Dia bahkan selalu mencari keberadaan Keynan yang hilang tanpa kabar seperti ditelan bumi setelah putus darinya.
Setelah putus dari Keynan, Adista selalu mencari Keynan. Bahkan sampai keperusahaan keluarga Kristian. Tapi karena keamanan yang ketat dari perusahaan utama keluarga Kristian jadi membuat Adista selalu terusir.
Seolah-olah Keynan sedang menghindarinya dan menyuruh semua orang yang ada dikantornya untuk tidak membiarkan Adista masuk kekantor keluarga Kristian atau memberi informasi tentangnya kepada Adista.
Dia selalu berusaha memikirkan cara untuk bertemu kembali dengan Keynan. Tapi usahanya itu selalu sia-sia. Dia bahkan sampai tidak tahu malu bertanya kepada Adi, teman Keynan sekaligus orang yang dia jadikan selingkuhan tanpa sepengetahuan Adi sendiri.
Tapi untungnya Adi adalah orang yang setia kawan jadi dia tidak memberitahu alamat rumah Keynan yang ada di Indonesia. Lagi pula Adi juga masih sangat kesal dengan mantannya itu. Karena telah menjadikannya sebagai selingkuhan.
Sungguh harga diri Adi sangat terinjak-injak dengan kenyataan pacarnya yang sangat ia cintai itu ternyata menjadikannya sebagai selingkuhannya dari teman baiknya sendiri.
Adista terus mengacak-ngacak kamarnya dengan membanting semua yang ia lihat. Dia sangat tidak terima bahwa pacar terkayanya harus menikahi wanita lain selain dirinya.
"TIDAK..!!" Teriak Adista sambil mengacak-ngacak kamarnya.
"TIDAK..!! Lo harus jadi milik gue KEYNAN!. Gak ada yang bisa milikin lo selain gue! Wanita murahan itu harus mati karena telah merebut posisi gue." Teriak Adista didalam kamarnya. Wajahnya sudah merah padam dipenuhi oleh emosi.
Rasa amarah Adista sangatlah besar. Sampai-sampai dia memiliki fikiran untuk membunuh Biola.
"Benar, wanita murahan yang merebut posisi gue harus mati. Dia gak pantas jadi menantu keluarga Kristian. Karena yang pantas jadi menantu keluarga Kristian hanyalah gue seorang." Ucap Adista sambil tertawa. Sungguh saat ini Adista terlihat seperti orang gila.
____________________
Deg....
Tiba-tiba perasaan Biola tidak enak. Biasanya jika perasaannya tidak enak seperti ini Biola akan mendapatkan ramalan buruknya. Tapi entah kenapa Biola tidak mendapatkan ramalan melihat masa depannya.
__ADS_1
Entah kenapa setelah menikah dengan Keynan, ramalannya tidak terlalu sering muncul seperti saat masih belum menikah dengan Keynan.
Ramalan Biola setelah menikah dengan Keynan hanya muncul sekali saat kekacauan yang dibuat oleh Mona tadi.
Biola merasa aneh dengan ramalannya yang bisa melihat masa depan akhir-akhir ini yang tidak sesering dulu. Dan tidak seepektif dulu.
Entah kenapa Biola merasa kalau kemampuan meramalnya seperti akan menghilang suatu saat nanti.
Sebenarnya Biola sendiri sangat bingung dengan keadaannya saat ini yang susah untuk ia kontrol. Selalu saja ia merasa bahwa tubuh dan jiwanya selalu bertolak belakang dan tidak pernah mau disatukan.
Meskipun Biola sudah menerima masalalunya yang tidak ia ingat, tapi tetap saja seperti ada yang mengganjal dihatinya sehingga membuat jiwa dan raganya selalu bertolak belakang. Seolah-olah jiwa dan raganya itu memiliki pendapat dan pemikiran mereka masing-masing.
"Ada apa sayang?" Tanya Keynan yang melihat wajah pucat istrinya.
Mereka saat ini sedang berada didepan kediaman keluarga Kristian. Keynan dan Biola sudah pulang terlebih dahulu dari pesta pengalihan jabatan Pak Raihan kepada Keynan. Sementara Mama Kania dan Papa Raihan masih harus mengurus beberapa persoalan dihotel bintang lima keluarga Kristian tempat pesta diadakan.
"Tidak apa-apa. Aku hanya merasa tidak enak badan." Ucap Biola sambil menggelengkan kepalanya pelan.
"Apa kita harus memanggil dokter?" Tanya Keynan dengan raut wajah yang sangat panik dan khawatir.
"Tapi... ...." Ucap Keynan terpotong oleh ucapan Biola yang mulai kesal dengan sikap suaminya yang superduper lebay. Karena Biola tahu kalau suaminya itu tidak akan pernah berhenti dengan sikap posesifnya jika tidak dihentikan olehnya.
"Udah Key, aku gak apa-apa. Aku hanya mau istirahat karena kecapean." Ucap Biola yang berhasil membuat Keynan terdiam tapi tetap saja tingkah posesifnya itu tidak pernah hilang.
Keynan menggendong tubuh istrinya ala bridal style kedalam rumah.
"Key, kamu apa-apa si! Turunin aku gak." Ucap Biola yang tidak terima dengan tingkah suaminya yang tiba-tiba menggendongnya.
"Katanya tadi gak enak badan?" Ucap Key sambil berjalan kearah kamarnya dengan menggendong tubuh Biola.
"Ya! memang aku gak enak badan. Tapi gak harus kamu gendong juga. Aku masih bisa jalan Key. Lagian malu sama pelayan." Ucap Biola kepada Keynan pelan karena melihat pelayan yang menatap mereka sambil senyum-senyum.
"Ngapain harus malu? Orang kita sudah sah jadi pasangan suami istri." Ucap Keynan sambil membuka pintu kamarnya.
Ada sedikit senyuman jail yang terukir disudut bibir Keynan yang membuat Biola merinding.
__ADS_1
"Tapi ... ..." Tiba-tiba sebuah benda kenyal mendarat dibibir merah muda Biola pada saat mereka telah sampai kedalam kamar mereka dan Keynan menutup pintu kamar mereka.
Biola membelalakan matanya tak percaya. Karena suaminya kini tengah menciumnya dengan sangat lembut.
"Kamu itu ternya bawel juga ya kayak burung Beo. Padahal biasanya aja dingin dan cuek kayak patung es." Ucap Keynan ketika ciuman singkat mereka sudah terlepas sambil tersenyum kearah Biola.
Biola masih terbengong tidak percaya. Bahkan Biola tidak sadar kalau dia saat ini sudah berada didalam kamarnya.
Meski Keynan sering melakukan itu kepada Biola tapi Biola selalu saja kaget. Dan tingkah itu yang membuat Keynan sangat gemas kepada istrinya.
Keynan yang melihat istrinya masih bengong didalam pangkuannya pun merasa seperti mendapatkan lampu hijau. Keynan memanfaatkan kesempatan itu dan langsung mendaratkan ciumannya lagi dibibir merah muda istrinya.
Kali ini ciumannya tidak sesingkat dan selembut seperti yang dilakukannya tadi. Tapi kali ini ciuman itu begitu menuntut dan dipenuhi oleh gairah.
Biola yang mulai tersadar pun berusaha untuk mendorong tubuh Keynan tapi itu sia-sia karena saat ini Keynan telah meletakan tubuh istrinya diatas tempat tidur tanpa melepaskan ciumannya. Dan ketika Biola ingin mendorong tubuh Keynan, Keynan terlebih dahulu mengunci kedua tangan Biola dengan satu tangannya diatas kepala Biola. Dan satu tangannya lagi ia pakai untuk mengangkat dagu Biola agar ciuman mereka bisa lebih dalam.
Sungguh setiap kali Keynan melakukan hal itu kepada Biola, Biola selalu merasakan kalau tubuhnya lemas seketika. Seolah-olah tenaganya selalu dikuras habis oleh sentuhan hangat yang dilakukan oleh laki-laki yang kini telah sah menjadi suaminya.
Biola hanya bisa pasrah menerima setiap sentuhan yang dilakukan oleh suaminya itu.
"Sayang, aku mencintaimu. Aku ingin kau menjadi milikku seutuhnya. Bolehkah aku memintanya sekarang." Izin Keynan kepada istrinya. Matanya sudah dipenuhi oleh kabut hasratnya.
Tak ada kata yang bisa diucapkan Biola saat ini selain anggukan. Sungguh Biola sangat malu untuk membalas ucapan suaminya.
Lagi pula sejak di Vila yang ada di Bandung waktu itu Biola sudah menyadari rasa cintanya kepada suaminya. Dia juga sangat mencintai suaminya walaupun dia tidak pernah mengucapkan kata-kata cinta kepada suaminya.
"Terima kasih sayang." Ucap Keynan sambil mencium kening istrinya lama.
Dan pertempuran malam pertama yang selalu terganggu itu pun akhirnya terjadi. Keynan kali ini tidak membiarkan istrinya itu terlepas lagi dari genggamannya.
Sungguh malam ini Keynan merasa menjadi laki-laki paling bahagia sedunia. Karena dengan ini Biola akan menjadi miliknya seutuhnya.
"Kau milikku sayang. Kita akan melewati kehidupan ini dengan bahagia. Aku janji akan menyingkirkan semua rintangan yang menghadang didalam rumah tangga kita. Dan semoga saja malaikat kecil bisa hadir ditengah-tengah rumah tangga kita untuk melengkapi rumah tangga kita. Aku cinta kamu Biola, dan kamu adalah satu-satunya wanita didalam hatiku dan didalam kehidupanku." Ucap Keynan dalam hati saat kegiatan panas mereka telah berakhir sambil mencium kening istrinya cukup lama.
____________________
__ADS_1
Maaf kalau adegan malam pertamanya kurang memuaskan karena authornya masih polos 😂