Dijodohkan Dengan Gadis Patung Es

Dijodohkan Dengan Gadis Patung Es
Episode 56


__ADS_3

Dikamar mandi Keynan sudah tidak bisa menahannya lagi. Ia ingin menyalurkan hasratnya kepada istrinya sekarang juga.


Keynan mengambil handuk yang berada digantungan didalam kamar mandi dan melilitkannya dipinggangnya.


Ia membuka pintu kamar mandi dengan cara membantingnya.


Didalam kamar itu terlihat Mona yang sedang duduk dikasur dengan begitu sexy. Dia memakai pakaian tidur yang kurang bahan atau linggerie sehingga memperlihatkan lekuk tubuhnya yang terbuka.


Keynan memalingkan wajahnya dari Mona dan mulai memanggil-manggil istrinya. Ia mengabaikan keberadaan Mona dan menganggap Mona hantu.


"Sayang...!!! sayang...!!! kamu dimana??!!" Teriak Keynan memanggil-manggil istrinya.


Mona yang dianggap hantupun mulai kesal dan bangkit dari duduknya karena merasa diabaikan.


"Sial!! Ada apa dengan peria ini?!! Kenapa dia tidak tertarik kepadaku. Padahal aku tahu kalau dia sudah meminum obatnya. Mana mungkin dia bisa tahan pada saat melihat tubuhku." Gumam Mona didalam hati sambil mendekati Keynan dan memegang tangan Keynan dengan mesranya sambil mendekatkan dadanya.


"Keyy... apa kau merasa panas?" Tanya Mona dengan nada dibuat-buat.


Keynan yang melihat Mona nemplok ditangannya bukannya tergoda dia malah kesal dan jijik kepada Mona. Keynan menghempaskan tangan Mona yang memegang tangannya dengan kuat sampai-sampai Mona tersungkur dengan keras kelantai.


"PERGI KAU WANITA MURAHAN!!!" Teriak Keynan kepada Mona dan kembali mencari keberadaan istrinya dengan tergesah-gesah karena menahan hasratnya.


Mona hanya bisa merintih kesakitan dilantai karena Keynan mendorongnya dengan kuat.


"Ada apa dengan peria ini? Jelas sekali kalau dia meminum obatnya dan obat itu sedang bereaksi. Namun kenapa dia tidak tergoda dengan tubuhku." Gumam Mona yang merasa binggung dan kesal.


Mona bangkit dari lantai dan berusaha untuk menggoda Keynan yang sedang berusaha membuka pintu kamar Biola. Mona memeluk Keynan dari belakang.


"Percuma saja aku sudah mengunci pintunya. Ayolah kita hanya berdua saja disini Key. Aku tau kau sedang menginginkannya. Aku akan sangat senang hati menemanimu dan melayanimu. Lagi pula istrimu tidak ada disini jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan." Ucap Mona berusaha menggoda Keynan lagi.


Bukannya perlakuan lembut yang Mona dapatkan melainkan perlakuan kasarlah yang Mona dapatkan dari Keynan.


Keynan mencengkram leher Mona dengan kuat. Terlihat dari sorot matanya kalau dia sangat marah dan tidak suka dengan perlakuan Mona.


Keynan sama sekali tidak goyah dan tidak tergoda oleh godaan Mona kepadanya.

__ADS_1


"Ukh...uhukk.....uhukk..." Mona berusaha meronta-ronta melepaskan cengkraman tangan Keynan dari lehernya dengan memukul-mukul tangan Keynan yang mencengkram lehernya tapi Keynan seperti dipenuhi oleh api amarah sehingga tenaga Mona yang memukul-mukul tangannya tak berasa ditangannya.


Mona sendiri bingung dengan keadaan Keynan yang jelas-jelas efek dari obat perangsang itu sudah mulai berkerja. Tapi Keynan malah seperti tak terpengaruh dengan obat perngsang itu dihadapan Mona.


Dari tadi yang Keynan panggil-panggil hanyalah istrinya. Seolah-olah istrinyalah yang mampu memuaskannya seorang.


"DIMANA KUNCINYA...!!!!!" Teriak Keynan kepada Mona. Teriakan Keynan sangat keras sampai-sampai terdengar ketelinga Mama Mirna dan Biola.


Mama Mirna sangat ketakutan saat mendengar teriakan Keynan yang menggema dikediaman keluarga Anggara. Sepertinya Mama Mirna telah mencari masalah dengan orang yang salah itulah yang dipikirkan oleh Mama Mirna saat ini.


Mama Mirna sangat kahawatir terjadi sesuatu yang akan mengancam nyawa putrinya. Ia benar-benar takut karena telah salah mencari lawan dan lawan yang dia hadapi tidaklah mudah. Yaitu seorang Pewaris tungga keluarga Kristian yang sangat berpengaruh dinegaranya dan diseluruh negara. Dan seorang wanita dingin dan cuek yang sangat misterius dan berbahaya yang tak pernah bisa Mama Mirna bunuh.


Biola yang mendengar teriakan Keynanpun mempercepat langkahnya. Ia sangat mengkhawatirkan suami posesifnya. Karena selama ini Keynan tidak pernah berteriak sekeras itu kepada orang lain dihadapannya tapi entah jika tak ada istrinya.


"JAWAB!!!" Bentak Keynan lagi yang membuat Mona semakin ketakutan dan panik. Mona segera menunjuk kearah laci dekat tempat tidur karena suaranya sudah tidak bisa keluar akibat cengkraman Keynan yang kuat dilehernya.


BRRUUKKK.......


Cklek....


Disisi lain Biola berhasil membuka pintu dan melihat tubuh Mona dihempaskan ketempok dengan sangat berutalnya oleh suaminya.


Biola sempat terkejut namun ia tidak memperdulikannya. Rasa pedulinya hanya untuk Sinta teman baiknya dan keluarga barunya yaitu keluarga Kristian yang telah banyak memberikannya kebahagiaan dan merubah sikap dingin dan cueknya.


Sebenarnya Biola ingin memberi pelajaran kepada Mona atas tingkahnya yang ingin merusak rumah tangganya. Dan ingin memberikan hukuman yang sangat berat untuk Mona karena telah berani menggoda suaminya. Toh selama ini Mona dan Mama Mirna selalu berusaha membunuhnya jadi wajar-wajar saja jika Biola bersikap sadis kepada Mona dan Mama Mirna.


Mungkin dulu Biola selalu diam dan tidak memberitahu siapapun tentang rencana Mama Mirna dan putrinya untuk membunuhnya karena Biola bisa mengatasinya sendiri dengan kemampuan melihat masa depannya.


Toh ingin mengadupun tak ada yang percaya. Ditambah Ayahnya yang selalu sibuk dikantor dan jarang pulang kerumah sehingga tak ada satu orangpun yang menjadi tempat Biola mengadu.


Jadi Biola hanya bisa mengandalkan dirinya sendiri untuk bertahan hidup ditengah-tengah pembunuh yang mengincar nyawanya dikediaman keluarga Anggara.


Kalau bukan karena kelebihannya yang saat ini ia milikki mungkin saat ini Biola sudah tiada dari dunia ini karena dibunuh oleh anak dan ibu itu.


Biola selalu bersyukur karena Tuhan telah memberikan kelebihan yang orang lain tidak bisa memilikinya. Meskipun Biola tak tau menahu tentang arti kelebihannya dan kenapa dia diberi kelebihan itu.

__ADS_1


Jadi sangat wajar jika Biola ingin balas dendam apa lagi kali ini Mona ingin merebut suaminya. Sungguh Biola tidak bisa menerima jika hal itu sampai terjadi. Tapi sepertinya akan ada kejadian buruk yang akan menimpa Mona dan Ibunya nanti.


Karena Biola sangat sadar kalau tadi Ayahnya sempat terbangun dan mendengarkan semua perdebatannya dengan Mama Mirna.


Pasti Pak Bayu akan sangat murka kepada Mama Mirna karena telah membohongi Pak Bayu kalau Mona adalah anak kandung Pak Bayu. Tapi Pak Bayu tetap diam pada waktu itu karena dia tak ingin berdebat dihadapan putri yang telah banyak ia sakiti.


"Sayang...." Keynan berhambur kepelukan istrinya seperti seorang anak kecil yang ditinggalkan oleh ibunya.


Keynan memeluk istrinya dengan begitu erat. Ia menghirup aroma tubuh istrinya yang selalu menjadi candu baginya.


Keynan sudah tidak tahan lagi karena obat perangsang. Ia mulai menarik dagu istrinya dan mencium bibir istrinya dengan rakus.


Keynan terus menikmati bibir istrinya dan tidak membiarkan istrinya terlepas dari dekapannya. Mereka sungguh menikmati aksi panas mereka dan mengabaikan Mona yang sedang merintih kesakitan dan tercengang dengan aksi live dihadapannya.


Dengan terhuyung-huyung Mona meninggalkan kamar Biola dan Keynan. Didalam hatinya sudah mengumpat kekesalan terhadap Keynan dan Biola.


"Sial!!... Ternyata tidak mudah menggoda lelaki itu. Lelaki itu ternyata punya pertahanan yang cukup kuat terhadap obat perangsang." Gerutu Mona sambil menahan rasa sakit dikeplanya.


Sementara itu Keynan dan Biola sedang asik melakukan adegan panas mereka diatas tempat tidur.


"Sayang, kali ini aku tidak bisa mengendalikan diriku dan akan memakanmu dengan sangat lahap sampai habis. Jadi kalau kamu kesakitan kamu bisa menjambak rambutku dan mencakar punggungku." Ucap Keynan yang memberi peringatan kepada istrinya.


Biola terkekeh kecil pada saat mendengar ucapan Keynan yang seperti mengatakan bahwa Biola itu makanan baginya.


"Lakukanlah... karena aku juga gak mau kamu cari wanita lain untuk melepaskan hasratmu." Balas Biola.


"Tak akan sayang. Karena bagiku kau adalah satu-satunya wanita yang akan aku tiduri dan wanita satu-satunya yang akan menjadi istriku dan ibu dari anak-anakku dimasa depan." Ucap Keynan menyakinkan dan mengecup kening istrinya pelan.


Pergelutan itupun berlangsung sampai subuh. Sungguh woow kan. Yah itu karena Keynan meminum obat perangsang yang sangat kuat jadi mau tak mau, capek tak capek Biola harus melayani suaminya yang perkasa. Meski daerah intinya sudah bengkak.


Mungkin setelah Keynan sadar dari obat perangsangnya, istrinya akan ngambek kepadanya karena telah membuat tubuhnya remuk dan tidak bisa tidur semalamman. Itu akan menjadi hukuman kesiksaan bagi Keynan.


___________________


**Makasih manteman yang udah mau mengikuti cerita ini.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian 😘**


__ADS_2