
Tifana memandang heran kearah Gafa. Semenjak keluar dari restoran tadi, Gafa selalu tampak diam dan terlihat dingin padahal mereka baru saja bertemu.
" Gaf, kamu kenapa sih? Aku lihat kamu jadi aneh sejak keluar dari restoran?"
" Aku nggak apa-apa kok Fan. Oh ya kamu suka tempat ini kan?" ucap Gafa mengalihkan pembicaraan.
" Aku suka banget Gaf. Makasih ya kamu udah nyariin tempat buat aku."
" Iya, aku sengaja milih tempat tinggal yang nggak terlalu jauh dari kampus biar kamu nggak kesusahan."
" Makasih banget ya sayang. Kamu perhatian banget deh ama aku," ucap Tifana sambil memeluk Gafa.
" Ya udah aku pulang dulu ya? Nggak enak sama mama karna aku udah pergi dari tadi pagi."
Gafa pun keluar dari apartemen Tifana. Di dalam mobil, Gafa meraba pipinya yang ditampar Kyrana tadi. Memang tak sakit tapi Gafa merasa jika perbuatan Kyrana telah menginjak harga dirinya.
Kurang ajar kamu Ky! Akan kubuat kamu menyesal karena telah berani melawanku.
Gafa segera mengambil ponselnya lalu menghubungi pihak restoran. Gafa melaporkan bahwa salah satu karyawannya yang bernama Kyrana telah berlaku tak sopan padanya.
Tentu saja pihak restoran tersebut langsung menangani keluhan yang disampaikan oleh keturunan keluarga al yariz.
Kyrana baru saja menyelesaikan pekerjaannya. Ia bersiap pulang karna shifnya sudah hampir selesai.
" Ky, kamu dipanggil Pak Hadi tuh!"
__ADS_1
Kyrana cukup heran karena sang manger memanggilnya. Ia merasa tak melakukan kesalahan apa pun dalam pekerjaannya.
Dengan rasa penasaran, Kyrana pun masuk keruangan Pak Hadi.
Tok tok tok
" Masuk."
" Permisi Pak. Kata Ayu, saya dipanggil keruangan Bapak."
" Ya, duduklah."
" Kyrana, baru saja saya mendapat laporan dari salah satu pelanggan kita kalau kamu telah melakukan tindakan tidak menyenangkan pada salah satu pelanggan restoran."
" Hah! Saya merasa tidak melakukan apa pun Pak." Sanggah Kyrana.
" Lalu maksud Bapak?"
" Saya terpaksa memberhentikan kamu dari sini dan itu artinya kamu saya pecat."
" Tapi Pak, saya tidak melakukan kesalahan apa pun. Tolong jangan pecat saya Pak, saya sangat membutuhkan pekerjaan ini," ucap Kyrana memohon.
" Maaf Kyrana. Saya tahu pekerjaan kamu bagus tapi jika saya masih mempertahankan kamu disini maka mereka akan menutup restoran kita. Ini gaji terakhir sekaligus bonus kamu.:
Kyrana mengambil amplop itu dengan berat hati. Dengan suara pelan, ia berpamitan pada managernya itu.
__ADS_1
Kyrana berjalan sambil melamun. Kemana dia akan melamar pekerjaan setelah ini. Dikota besar ini sungguh sangat sulit mendapat pekerjaan apalagi ia hanya lulusan SMA.
Kamu tega sekali Gaf. Hanya karna aku menamparmu lantas kamu memutus jalan rejekiku padahal kamu yang bersalah. Aku hanya membela harga diriku.
Ciiiitttt
Kyrana kaget karena tiba-tiba ada mobil mewah yang berhenti didekatnya. Seorang pemuda keluar dari mobil tersebut lalu mendekatinya.
" Gafa!" Teriak Kyrana kaget.
Gafa tersenyum sinis kearah Kyrana yang terlihat kusut.
" Makanya jangan berani kepadaku. Sekarang kamu lihat sendiri akibatnya kan? Kamu sudah dipecat atas rekomendasi keluargaku dan kupastikan tak akan ada tempat yang menerimamu bekerja."
" Terserah dengan apa yang mau kamu lakukan. Aku tidak peduli padamu!"
" Aku juga tidak peduli padamu. Bagiku kamu hanya perempuan pembawa sial. Aku sarankan lebih baik kamu pergi dari kota ini atau kamu akan mati kelaparan jika masih ingin bertahan disini."
" Apa maksudmu Gaf?"
" Karna kemana pun kamu melamar kerja dapat kupastikan tak akan ada yang menerimamu," ucap Gafa angkuh.
" Kamu jahat sekali Gaf! Setelah melecehkanku bukannya kamu minta maaf dan bersikap baik tapi malah kamu semakin menindasku. Harusnya aku yang marah kepadamu!" Teriak Kyrana.
" Sudahlah, aku sudah malas berurusan denganmu," ucap Gafa yang masuk kembali kemobilnya dan meninggalkan Kyrana seorang diri.
__ADS_1
Bersambung.....