
Rosan menuju apartemen Faysa dengan membawa nasi goreng seafood sebagai menu makan malam.
" Makan dulu Fay, ini aku bawain nasi goreng. Kita makan bareng ya."
Tanpa menjawab, Faysa menerima nasi goreng yang dibawa Rosan lalu memindahkannya kepiring.
Mereka menikmati makan malam dengan keheningan.
" Apa kamu masih marah sama aku Fay?"
" Entahlah mas."
" Faysa bukannya aku sudah menjelaskannya semua sama kamu. Jika kita sudah menikah nanti apa kamu akan tetap bersikap seperti ini sama aku?"
" Aku hanya sedang menata hatiku saja mas. Jika sudah menikah, aku akan berusaha menjalankan peranku sebagai seorang istri."
" Terima kasih Faysa. Oh ya apa boleh aku minta satu hal sama kamu?"
" Apa mas?"
" Aku hanya minta tolong supaya kamu jangan menceritakan kejadian malam itu pada ibuku. Bukannya aku tidak mau mengakui kesalahanku didepan ibu, tapi aku hanya takut ibu syok dan berpengaruh pada kesehatannya."
" Aku paham mas, kalau begitu kamu bisa pulang sekarang karena aku sudah mengantuk."
" Besok bersiaplah karna aku akan membawa kamu pada orang tuaku untuk meminta restu."
" Ya besok aku akan bersiap."
" Ehmm satu lagi Fay, boleh aku memelukmu?"
__ADS_1
" Nanti saja ya mas kalau kita sudah menikah."
" Baiklah, kalau begitu aku pulang."
Atas kerja orang suruhannya, Gathan bisa menemukan tempat dimana Faysa tinggal sekarang. Ia sangat ingin memastikan keadaan wanita yang dicintainya itu.
Ting tong
Gathan memencet bel berkali-kali hingga ia melihat pintu itu terbuka.
" Kak Gathan! Bagaimana Kakak bisa ada disini?"
Grepp
Tanpa kata Gathan langsung membawa tubuh Faysa kedalam pelukannya. Dibelainya kepala Faysa yang tertutup kerudung itu dengan penuh sayang.
" Faysa, maafkan aku karna aku nggak ada disaat kamu butuh bantuanku. Aku tahu kamu pasti terluka sekali. Apa bos brengsek itu melukai tubuh kamu?" tanya Gathan lalu mengecek tubuh Faysa.
" Maafkan aku Faysa, itu semua karna..." Gathan tampak berat meneruskan kata-katanya.
Faysa membawa Gathan masuk dan menyuruhnya duduk disofa.
" Kak, aku mohon mulai sekarang jangan temui aku lagi secara pribadi karna aku akan menikah dengan mas Rosan. Dia mau mempertanggung jawabkan perbuatannya Kak dan aku menerima lamarannya dan aku juga minta untuk jangan memberitahukan hal ini pada Gafa dan Dini. Aku takut mereka marah dan membenciku Kak."
" Faysa, aku bersumpah akan menghajar orang yang sudah menodai kamu! Akan aku remukkan senjatanya sebagai balasan!" ucap Gathan dengan mata memerah.
" Kak, aku mohon jangan perpanjang lagi masalah ini. Lagi pula papa kamu juga sangat membenciku. Kita memang tidak bisa bersama Kak. Sekarang lebih baik Kakak pulang, Kakak tidak perlu mengkhawatirkan keadaanku," ucap Faysa lalu membuka pintu untuk Gathan.
" Sayang, kamu sudah tidak ingin berjuang bersamaku? Aku sangat mencintai kamu sayang."
__ADS_1
" Cinta tidak harus memiliki mas mungkin itu yang harus kita alami. Aku titip anak- anak, aku percaya kamu adalah ayah yang bisa diandalkan."
Dengan berani Faysa memajukan wajahnya dan mengecup bibir Gathan yang basah.
" Selamat tinggal Kak," ucap Faysa lalu menutup pintu.
Gathan hanya bisa memandangi pintu yang tertutup itu. Mungkin benar kata Faysa bahwa mereka saling mencintai tak bisa saling memiliki. Dia juga tak mungkin memaksa diri untuk tetap bersama Faysa karna itu hanya akan membuat Faysa jadi korban.
Keesokan paginya Gathan sudah berada dikantor. Meskipun tidak bersemangat tapi ada hal yang harus ia lakukan sebelum papanya bertindak jauh.
Ceklek
" Permisi pak, Pak Gathan memanggil saya?" ucap seorang gadis seksi yang ternyata adalah Windy.
" Ya duduklah disofa, ada yang ingin saya bicarakan."
Gathan menghampiri Windy lalu ikut duduk disofa miliknya.
" Saya hanya ingin meminta maaf sama kamu atas kejadian yang lalu dan mulai hari ini kamu bisa menjadi sekretaris saya lagi."
" Kalau itu yang Bapak inginkan maka saya bersedia Pak tapi untuk memaafkan ada syaratnya."
" Katakanlah."
" Nanti siang Bapak harus traktir saya makan siang di restoran."
" Oke, nanti siang kesana sekarang kamu boleh keluar untuk menyelesaikan pekerjaan kamu."
Windy pun keluar dari ruangan Gathan dengan senyum kepuasan.
__ADS_1
Kali ini kamu nggak akan bisa lepas lagi dari aku Gathan sayang.
bersambung.....