Hidup Kelam Faysa

Hidup Kelam Faysa
bab 71


__ADS_3

Vicky segera turun dari mobilnya setelah memarkirkannya di Line club. Ia melangkahkan kakinya dengan terburu-buru karna pasti sahabatnya yang berada didalam marah karna dia terlambat datang.


Vicky mengedarkan pandangannya diantaranya pengunjung club yang begitu banyak tapi ia sama sekali tak menjumpai Gathan.


" Huh mana sih tu anak? Katanya dimeja bartender, tapi kok orangnya nggak ada!" keluh Vicky.


Vicky lebih masuk kedalam dan pandangannya jatuh pada seorang lelaki yang tengah berjalan sempoyongan dengan dipapah wanita seksi tengah menaiki tangga.


" Wah itu Gathan! Mau kemana dia? Katanya udah nggak doyan sama ****** tapi kok....?" ucap Vicky sambil berpikir dan akhirnya ia memutuskan untuk menyusul Gathan.


Vicky menaiki tangga dengan setengah berlari agar cepat.


" Heh mau loe bawa kemana temen gue?" tanya Vicky yang otomatis menghentikan langkah Windy.


Windy menoleh dan begitu kaget saat melihat sahabat dari bosnya itu berada dibelakangnya.


" Eh Pak Vicky! Sa...saya cuma mau membantu pak Gathan yang sedang mabuk berat untuk tidur diatas karna saya tidak mungkin mengantar pak Gathan pulang dalam keadaan seperti ini," elak Windy.


" Ya udah biar saya yang mengantar pulang bos kamu ini," ucap Vicky sambil menarik tangan Gathan untuk dipapah.


Vicky membawa Gathan keluar hingga keluar dari club lalu memasukkan Gathan ke mobil.


" Tumben banget sih Than loe ampe mabuk berat gini, biasanya juga minum dikit doang. Untung aja gue dateng tepat waktu."

__ADS_1


Akhirnya Vicky mengantar Gathan ke apartemennya karna tidak mungkin ia membawa Gathan pulang dalam keadaan seperti ini.


****


Keesokan paginya sesuai perkataan Gathan, Faysa diantar pulang oleh seorang supir. Setelah sampai dikosnya, tampak Rosan yang sudah menunggunya didepan teras.


" Pak..," panggil Faysa merasa bersalah.


" Faysa, apa yang terjadi? Kamu baik-baik saja kan?" tanya Rosan khawatir.


" Saya baik- baik saja Pak. Saya minta maaf karna semalam saya pergi tanpa pamit dan mengabari Bapak."


" Memang semalam kamu kemana Faysa? Saya benar-benar takut kalau terjadi sesuatu sama kamu. Saya cari keliling gedung kamu nggak ada, saya telfon ponsel kamu juga nggak aktif."


" Ya sudahlah yang penting kamu baik- baik saja tapi lain kali saya tidak ingin hal seperti ini terjadi lagi."


" Iya Pak, sekali lagi saya minta maaf. Bapak mau minum dulu?"


" Tidak usah Faysa karna saya harus pulang untuk segera bersiap-siap ke kantor dan sebaiknya hari ini kamu istirahat dulu pasti kamu capek karna perjalanan."


" Tapi Pak saya harus masuk kerja, sa..."


" Sssttt..., sudah jangan membantah saya. Pokoknya hari ini kamu istirahat dulu. Masuklah dan nanti akan ada kurir yang mengantar makanan karna saya sudah orderkan sarapan untuk kamu. Kalau begitu saya pamit ya," ucap Rosan lalu meninggalkan kos Faysa.

__ADS_1


Pak Rosan benar-benar lelaki yang baik. Semoga rejeki beliau lancar terus, selalu diberi kesehatan dan mendapat jodoh yang baik.


Ucap Faysa dalam hati mendoakan Rosan.


Sementara itu Gathan yang masih terbuai dialam mimpi mendadak bangun karna suara ponselnya yang berdering keras.


" Halo sayang...," ucap Gathan dengan suara serak.


" Papah dimana kok semalem ndak pulang?" tanya Gafa.


" Ehmmm...papah nginap dirumahnya om Vicky, pas mau pulang ternyata udah malem banget jadi papa nginep, maafin papa ya nggak ngabarin kalian. Oh ya kok Gafa belum berangkat sekolah?"


" Ini Gafa dan Dini habis sarapan Pah, ini baru mau berangkat."


" Ya udah hati-hati dijalan ya, nanti pulangnya papa jemput."


" Oke Pah."


Gathan pun mematikan ponselnya dan mulai bingung bagaimana ia sekarang bisa berada didalam apartemennya. Dia pun beranjak dengan kepala yang masih pusing lalu matanya menangkap secarik kertas diatas nakas.


Semalem pas gue datang , loe udah mabuk berat bro. Makanya gue anterin aja loe ke apartemen. Lain kali jangan gitu lagi, nyusahin gue aja dan untungnya semalem gue datang tepat waktu karna gue mergokin loe dibawa Windy naik keatas. Mungkin loe mau diajak ***-***,hahaha....


" Hah Windy? Kok bisa?" ucap Gathan bingung lalu segera mandi untuk bersiap- siap kekantor dan menemui sekretarisnya itu.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2