Istri Jelek Nomor 1 Kesayangan Tuan Muda

Istri Jelek Nomor 1 Kesayangan Tuan Muda
Episode 102: Keinginan dan Keserakahan


__ADS_3

Arka yang melihat ekspresi tidak senang di wajah adiknya itu, tentu saja juga mengerti apa yang adiknya katakan.


Persaingan soal harta warisan ini benar-benar membuat lelah, sama lelahnya seperti tinggal di rumah Keluarga William.


Kemudian Arka teringat sesuatu, yang juga ada kaitannya dengan harta.


"Louise, aku pikir jika kita bisa menemukan Harta Tersembunyi yang dicari Keluarga Cavel itu, kita berdua bisa Kaya Raya!! Lain kita bisa membalas mereka kita juga akan mendapatkan rejeki nomplok dan tidak perlu lagi bersusah payah untuk perebutan Warisan ini,"


Louise lalu menatap kakaknya dengan ekspresi heran,


"Kak, kita juga tidak tahu seberapa banyak hal itu atau apakah harta tersembunyi itu benar-benar relevan dan Berharga,"


"Hah, kamu itu. Jika itu bukan barang yang berharga kenapa Keluarga Cavel bisa sangat mengiginkannya? Dan jelas Keluarga William kita juga mengiginkan hal itu, itulah kenapa keluarga kita terus menyimpan kunci dari Harta Tersembunyi itu, jelas nilainya cukup banyak,"


Mendengar penjelasan kakaknya itu, Louise juga merasa itu cukup masuk.


"Ya itu mungkin memang benar namun saat ini kita memiliki masalah yang lebih rumit. Soal Kunci dari Harta Tersembunyi yang mereka cari, menurut Kakak, di mana itu disembunyikan?"


"Ya aku mana tahu soal hal-hal itu, yang jelas kita temukan saja lokasinya nanti soal kunci kan kita bisa mencocokkan kunci seperti apa yang dibutuhkan lalu mencoba mengecek Gudang Perhiasan Keluarga William, mungkin akan menemukannya di sana,"


"Itu terdegar masuk akal. Dari pada mencari kunci yang bahkan kita tidak memiliki petunjuk lebih baik kita mencari lokasi Harta Tersembunyi itu dulu. Aku saat ini masih menganalisis peta lagi dan sepertinya masih sulit untuk menemukan lokasi pastinya ini di mana,"


"Itu benar sekali,"


Dan begitulah mereka berdua mulai asik membahas rencana mereka soal menemukan Harta Tersembunyi itu.


Namun mereka berdua tidak menyadarinya jika dari tempat yang tidak jauh dari mereka ada orang yang mengamati mereka berdua.


Itu adalah Galvin dan Robert yang kebetulan lewat sana dan melihat dua bersaudara itu tengah bertemu.

__ADS_1


Mereka Yang penasaran tentang apa yang Arka itu lakukan, iseng untuk mencoba mengikuti dan ingin tahu apa yang mereka bicarakan.


Mana tahu Informasi yang mereka temukan benar-benar informasi yang sangat berharga.


"Kak Galvin dengar itu? Ada Harta Tersembunyi!! Ini adalah sesuatu yang bahkan sangat diinginkan oleh Keluarga Cavel," kata Robert dengan penuh semangat.


"Memang, sekarang cukup masuk akal kenapa Marsela itu menginginkan kita untuk membantunya memasukkan orang ke dalam Rumah Keluarga William. Dia pasti sedang berusaha mencari kunci dari harta tersembunyi itu,"


"Kak Galvin, kita jelas tidak bisa membiarkan Arka itu sampai menemukannya,"


"Itu benar, jelas harta itu akan menjadi milik kita," kata Galvin dengan raut wajah keserakahan.


"Ya, itu akan menjadi milik kita. Namun saat ini kita tidak memiliki petunjuk apapun,"


"Kita pantau saja mereka berdua, atau kita coba menfaatkan Marsela itu, aku yakin Mersela tahu sesuatu soal hal ini, petunjuk soal kunci,"


jelas sekali di mata dua orang itu ada tatapan penuh keinginan dan keserakahan ketika mendengar soal Harta Tersembunyi yang berisi begitu banyak uang.


Sesuatu yang jelas tidak akan mereka tolak.


####


Disisi lainnya, saat ini Edward Cavel tengah membaca informasi yang dirinya dapatkan di mejanya ini dengan ekspresi tidak percaya.


Ini semua adalah Informasi penyelidikan soal pencarian Clarissa Cavel.


Menurut informasi yang dirinya baca itu, Viola Anggraini yang berada dalam Keluarga William, Istri dari salah satu Tuan Muda mereka adalah cucunya Clarissa.


"Bagaimana ini bisa terjadi...."

__ADS_1


Edward juga Mulai membaca tentang detail Kejadian ini.


Mulai dari Viola yang dulu pernah terlibat kecelakaan sampai hilang ingatan, dan dia yang berakhir di Pantai Asuhan hingga di adopsi oleh Pelayan Keluarga William.


Dan selama bertahun-tahun harus menjadi seorang pelayan dari Keluarga William.


"Sialan!! Gara-gara mereka Cucu Kesayanganku Clarissa jadi seperti itu!! Padahal Clarissa adalah cucuku yang paling berbakat dan paling hebat, aku selalu begitu menyukainya dan ingin menjadikan dia pewarisku, namun Keluarga William sialan itu malah menculiknya dan sekarang Clariss mengalami banyak Kemalangan,"


Pria Tua itu mulai mencekeram kertas yang dibawanya.


Dia Lalu mulai memikirkan lagi soal hal-hal ini.


"Sial, bahkan Tuan Muda mereka berani sekali sampai Menikahi Cucuku ini, ini benar-benar tidak bisa dibiarkan... Namun tunggu...."


Tiba-tiba sebuah senyum licik muncul.


Edward mulai berpikir jika hal-hal ini mungkin bisa dimanfaatkan.


Cucunya malah entah bagaimana masuk Keluarga William, ini bisa berguna juga untuk mendapatkan apa yang selama ini dirinya cari dari mereka.


Kunci itu...


Jika dirinya bisa membuat Clarissa tahu soal jati dirinya, mungkin dirinya malah bisa memanfaatkannya Clarissa untuk mendapatkan kunci itu!!


Astaga memikirkan Ide ini benar-benar membuat Edward sangat senang.


Jika ini berhasil, Harta Tersembunyi itu akan menjadi miliknya.


Isi Harta Tersembunyi itu jelas bukan main-main.

__ADS_1


__ADS_2