
Banyak hal yang terjadi ketika Viola berada di Rumah Keluarga Cavel. Terutama soal hal-hal yang dikatakan oleh Kakeknya, Edward Cavel.
Walaupun Kakaknya Lewis sudah bilang padanya untuk mengabaikan hal-hal itu namun hal-hal ini jelas membuat dirinya kepikiran.
Soal Kunci dan Potongan Peta Harta Tersembunyi....
Dan sekarang dirinya juga tidak tahu harus seperti apa, setelah ingatannya kembali perasaan dalam dirinya menjadi rumit terutama untuk bertemu dengan Tuan Mudanya.
Namun pada akhirnya, Viola tetap kembali ke rumah mereka.
Hari sudah menjelang sore saat itu, seharusnya Sudah saatnya untuk Tuan Mudanya kembali dari kantor.
Namun ketika Viola memasuki rumah itu, dirinya melihat wajah yang familiar.
"Ah, Tuan Muda Louise sudah kembali?"
Louise lalu menatap kearah Viola dengan ekspresi sedikit keraguan di sana.
Setelah melihat beberapa bukti yang dirilisnya temukan, sekarang dirinya menjadi ragu harus berbicara seperti apa pada Viola.
Apakah dirinya harus mengatakan hal-hal ini pada Viola?
Atau lebih baik jika semua ini tetap disembunyikan darinya.
"Ya, Aku sudah pulang kebetulan hari ini tidak memiliki banyak kegiatan,"
"Ah begitu,"
Setelahnya ada keheningan panjang di antara mereka berdua karena tidak tahu harus mengatakan apa.
Kemudian, Louise mulai berkata,
"Kak Viola, Aku sebenarnya cukup penasaran, Apakah kakak tidak ingin tahu soal keluarga kandung Kakak?"
Ekspresi Viola yang biasanya tenang ketika ditanya hal itu menjadi berubah.
Louise jelas bisa menyadari perubahan ekspresi itu, yang hanya bisa membuat dirinya bertanya-tanya.
"Apakah Arka memberitahumu?" Tanya Viola kemudian.
"Ya, seperti yang kakak Kira dia sudah memberitahuku, dan...."
Ucapan Louise terputus, membuat Viola menjadi cemas.
Viola tahu jika adik Tuan Mudanya ini adalah seseorang yang cukup cerdas.
Dirinya mungkin mulai memikirkan bahwa, Tuan Mudanya bisa saja menyuruh Tuan Muda Louise ini untuk menyelidiki tentang masa lalu yang dirinya miliki.
Dan jika itu Tuan Muda Louise...
Viola juga bisa melihat ekspresi cemas dari wajah itu...
Jangan bilang....
"Aku... Aku sudah tidak ingin tahu lagi soal mereka,"
__ADS_1
Viola mencoba mencari alasan.
"Apakah benar?" Tanya Louise lagu dengan penuh selidik.
"Aku merasa hal-hal sebaiknya ada yang perlu untuk tidak perlu diketahui, biarkan semuanya menjadi tidak diketahui, itu mungkin menjadi lebih baik daripada harus tahu,"
Mendengar kata-kata Viola yang terdengar mencurigakan itu, Louise lalu mulai membuat kesimpulan.
"Jadi Kak Viola sudah tahu?"
Mendengar itu ekspresi Viola jelas menjadi kaget.
Sepertinya memang tidak ada cara untuk menyembunyikan ini dari Tuan Muda Louise, namun Tuan Muda Arka masih tidak boleh tau soal hal-hal ini.
"Tuan Muda Louise, ini tidak seperti yang Tuan Muda pikirkan, saya juga baru belakangan ini mencoba menyelidiki nya kemudian...."
Mendengar pengakuan itu, ekpersi Louise juga menjadi lebih gelap, dia juga tidak tahu harus bersikap seperti apa setelah tahu tentang kenyataan ini apalagi soal Kak Viola yang merupakan Putri dari Keluarga Cavel yang dulu pernah di culik oleh Keluarga William, hingga akhirnya memiliki nasib yang cukup tragis dari sebuah kecelakaan, penyekapan, dan berakhir bagai seorang anak yatim piatu menyedihkan di sebuah panti asuhan.
Dirinya jika jadi Kak Viola, tentu tidak tahu harus bersikap seperti apa.
Keluarga William yang membuat dia mengalami semua hal-hal buruk ini...
Tidak..
Ini semua pasti tidak akan dimulai jika Keluarga Cavel itu tidak membunuh Ibu Kandung Kak Arka....
"Lalu... Apa pendapat Kakak?"
Viola sekarang terdiam, tidak tahu harus menjawab seperti apa.
"Aku tidak tahu," kata Viola dengan nada jujur.
"Hah.... Memang lebih baik jika hal ini tetap tidak diketahui... Aku sendiri juga tidak tahu harus bagaimana apakah harus mengatakan ini pada Kak Arka?"
"Jangan, jangan beritahu ini pada Arka,"
Louise lalu terdiam sebentar dan memikirkan ini.
"Ya, aku rasa memang sebaiknya kita jangan memberi tahu Kak Arka dulu, soal Kakak adalah Putri Keluarga Cavel yang hilang,"
Mereka fokus berbicara sehingga tidak memperhatikan jika seseorang memasuki ruang tamu.
"Apa kamu bilang Louise? Apa barusan yang kamu katakan?"
Mendengar suara itu, baik Louise dan Viola menjadi tegang.
Itu Tuan Muda Arka?
Dia dengar soal apa yang mereka bicarakan?
Bagaimana ini?
"Kak Arka? Apa yang Kakak katakan? Kami hanya membicarakan beberapa kemungkinan saja, ini hanya omong kosong yang aku katakan, jangan terlalu dianggap serius," kata Louise mencoba mencari alasan.
"Itu benar, saya juga tidak mengerti apa yang Louise katakan," kata Viola ikut bekerja sama dan mengelak.
__ADS_1
Arka yang jelas menyadari seperti ada yang ditutup-tutupi, jelas sekali dirinya sebelumnya mendengar Bagaimana dua orang ini ingin menyembunyikan hal penting Dari Dirinya.
Bahwa Indentitas Viola sebenarnya adalah Putri dari Keluarga Cavel yang hilang...
Jika semua ini dihubung-hubungkan ini terlihat masuk akal.
Gadis kecil yang ditemui dirinya saat kecil hilang selama kecelakaan, keberadaannya tidak diketahui sampai sekarang.
Viola adalah korban dari suatu kecelakaan yang membuat ingatannya hilang.
Tapi ini...
Untuk memikirkan dari semua orang jika Viola ada Putri dari Keluarga yang paling dirinya benci...
"Kalian!! Kalian mencoba menyembunyikan ini dariku? Aku berhak tahu apa yang sebentar terjadi!!"
Arka masih tidak bisa menerima soal kemungkinan ini...
Tidak...
Ini jelas tidak mungkin....
"Tuan Muda.... Saya bisa jelaskan ini..." Kata Viola mencoba untuk menggenggam tangan Tuan Mudanya itu untuk meyakinkannya.
Namun Arka menepis hal itu, menepis tangan Viola, lalu berjalan mundur dan menjauh darinya.
"Viola... Kenapa kamu menyembunyikan hal ini jika kamu tahu? Jadi menurutmu aku ini bodoh? Bisa kamu tipu? Kamu berbohong soal hal ini, dan menyembunyikan semua ini dariku, apa yang ingin coba kamu rencanakan? Aku melihat belakangan ini gerak gerikmu menjadi aneh.... Apakah karena ini?"
"Tuan Muda Arka... Tidak seperti itu Aku juga baru tahu hal ini...."
"Namun kenapa kamu mencoba menyembunyikan ini dariku?"
Viola lalu terdiam tidak tahu harus menjawab seperti apa.
"Tuan Muda ini...."
"Diam!! Aku tidak ingin tahu penjelasanmu!! Viola... Kenapa kamu berbohong padaku... jika aku tidak mendengar pembicaraan kalian Apakah kamu akan terus berbohong dan berpura-pura tidak tahu soal hal ini? Kamu... Kamu..."
Arka benar-benar dikuasai oleh emosinya dan tidak berpikir jernih apalagi memikirkan apa yang dia katakan Dia hanya meluapkan semua emosinya yang meledak-ledak karena hal ini.
Soal Keluarga Cavel yang membuat hidupnya menjadi berantakan.
"Jangan kalian berdua ikuti aku!! Aku benar-benar tidak suka dengan pembohong seperti kalian berdua!! Dan kamu Louise!! kamu bahkan berbohong dan berniat menyembunyikan ini dariku? Aku benar-benar tidak menyangka...."
Louise jika kehilangan kata-kata tidak tahu harus membela diri bagaimana.
hal-hal ini ternyata menjadi lebih rumit daripada yang dirinya kira.
Arka yang kesal itu langsung pergi, naik ke lantai atas meninggalkan Louise dan Viola yang masih terdiam disana.
Arka memiliki banyak pikiran dalam benaknya....
Soal Viola yang merupakan Putri Kandung dari Keluarga Cavel, Keluarga yang paling dirinya benci.
Sebuah kenyataan yang tidak masuk akal....
__ADS_1
Kenapa harus Viola...