Istri Jelek Nomor 1 Kesayangan Tuan Muda

Istri Jelek Nomor 1 Kesayangan Tuan Muda
Episode 111: Tidak Setuju


__ADS_3

Arka dan Louise pada akhirnya dibawa kembali ke rumah Keluarga William.


Jelas, disana sudah menunggu Kakek mereka yang meminta penjelasan soal apa yang dirinya dengar sebelumnya.


Kakek Arka itu, saat ini tengah menerima laporan dari anak buahnya, bahwa Viola udah tidak ada di Rumah Arka dan keberadaannya tidak diketahui sekarang.


Bawahan Kakek Arka itu juga sudah memeriksa barang barang yang berada di kamar, dan menemukan barang yang mereka cari tidak ditemukan dimanapun, seolah bareng itu diambil oleh seseorang kan dibawa kabur dari sana.


Hal-hal seperti ini jelas meningkatkan kecurigaan Kakek Arka, soal Identitas Villa yang sebenarnya.


Dari pemeriksaan barang-barang yang dilakukan pada kedua cucunya itu, ditemukan juga beberapa berkas pemeriksaan milik Keluarga Cavel. Juga foto dari sebuah liontin yang sepertinya milik Viola.


Dari sana, terlihat jelas foto-foto yang ada di dalamnya milik dari orang yang sama hal-hal itu bisa membuktikan bahwa ternyata identitas sebenarnya dari Viola adlh Putri Keluarga Cavel yang hilang.


Dari sini kita kan ini semakin bertambah, entah sejak kapan Viola itu tahu kebenaran soal dia yang merupakan anggota keluarga Cavel.


Dari sini juga cukup masuk akal kenapa tiba-tiba Arka memenangkan proyek dari Perusahaan Cavel itu, apakah semua ini direncanakan dan di awal dan merupakan sebuah setingan?


Lalu soal pernikahan antara cucunya Arka William dan Viola Anggraini itu apakah juga termasuk dalam rencana mereka, untuk mendapatkan kunci rahasia dari harta tersembunyi itu?


Memikirkan semua ini benar-benar membuat Kakek Arka merasa tidak nyaman.


Dirinya tadinya tidak tahu akan menjadi seperti ini, dan malah kedua cucunya ini berat menyembunyikan hal-hal besar seperti ini dari dirinya, bahkan melakukan penyelidikan rahasia tanpa dirinya tahu.


Tidak lama sampai anak buahnya itu membawa Louise dan Arka untuk tiba di ruangannya.


Arka yang sampai di ruangan itu jelas merasa protes,


"Kakek! Apa maksud Kakek memaksaku ke sini?"


Kakek Arka yang mendengar cucunya itu malah marah-marah jelas merasa kesal.


"Justru apa yang kalian lakukan dengan menyembunyikan fakta bahwa Viola adalah putri dari keluarga Cavel? Juga sejak kapan kalian menyelidiki tentang hal-hal ini?"


Louise dan Arka jelas menjadi kaget kenapa bisa Kakek mereka tahu tentang hal ini.


Lihat wajah pucat kedua cucunya, Abraham William segera menunjukkan sebuah video di ponsel nya yang berisi percakapan antara mereka berdua tentang identitas Viola.


Arka dan Louise sekarang menjadi panik tentang bagaimana bisa ada Video seperti ini.


"Kakek itu.... Aku juga baru tahu soal hal-hal ini," kata Arka mencoba untuk membela diri.


"Diam kamu! Aku melihat dari percakapan ini bahkan setelah tahu identitas asli Viola, kamu masih akan membela wanita itu,"

__ADS_1


"Viola mau bagaimanapun juga dia adalah istriku,"


"Arka, aku sudah lama mencurigai tentang pernikahan mu itu, aku menembak wanita bernama Viola itu mungkin sudah mengincar untuk menikah denganmu ku agar bisa memanfaatkan mu mencapai tujuannya, Paman kamu tidak tahu?"


Arka segera membatah hal itu.


"Viola tidak seperti itu dia ada di pihak ku dia tidak mungkin menipu ku,"


"Arka, kamu itu terlalu lugu. sangat mudah untuk dibohongin lihat sekarang ke mana perginya wanita itu? Dia sekarang melarikan diri setelah identitasnya diketahui dengan membawa barang pentung yang mungkin menjadi targetnya dari awal,"


"Apa maksud Kakek?"


"Aku rasa kalian juga sudah menyelidiki ini soal keberadaan Harta Tersembunyi bukan? Viola itu, wanita yang kamu nikahi itu dia kabur membawa kunci dari Harta tersembunyi itu. Dia dari awal jelas mengincar hari ini untuk Keluarga Cavel,"


Arka mendengar itu, jelas masih tidak bisa mempercayai nya.


"Itu tidak mungkin...."


"Aku tidak tahu lagi bagaimana cara mengendalikan mu, Arka. Dan kamu Louise, bisanya kamu membantu tindakan bodoh dari Kakakmu itu?"


Arka jelas membela adiknya, dan masih bersikeras bahwa Viola tidak melakukan hal-hal yang dituduhkan.


Namun pemberontakan dan pembelaan Arka itu malah menjadi sebuah boomerang sehingga membuat Arka di Kurung di Rumahnya.


####


Hari-hari berlalu dengan cepat begitu saja.


Arka selama beberapa hari ini benar-benar dikurung di dalam kamarnya tidak diijinkan keluar dari kamar.


Penjagaan sangat ketat membuat Arka tidak bisa ke mana-mana.


Arka bahkan sempat nekat tidak mau makan, namun malah di ancam lebih parah.


Arka sekarang seperti tahanan rumah dan terlihat sangat putus asa dan lelah di kamarnya.


Padahal dirinya sangat mengkhawatirkan keberadaan Viola.


Dimana Viola?


Kenapa dia bisa pergi tiba-tiba seperti itu?


Hah, sebelum dirinya bisa mencari keberadaan Viola, pertama dirinya bisa kabur dulu dari ruangan ini.

__ADS_1


Begitulah Arka memulai perencanaan pelarian nya.


Selama beberapa hari berikutnya, Arka terlihat cukup patuh dan memenuhi perintah, jelas Arka mencoba mencari cela agar bisa kabur.


Dan ternyata tidak lama sampai sebuah kesempatan akhirnya datang.


Saat itu, entah bagaimana para penjaga saat itu sedang berganti Shift.


Lalu salah satu penjaga, mendatangi Arka dan berbisik kepadanya, menyerahkan beberapa kunci.


"Ini...."


"Saya disini atas perintah Tuan Muda Louise untuk membantu anda dari sini untuk melarikan diri,"


Arka yang mendengar kata-kata itu jelas tidak perlu banyak berpikir untuk segera percaya, dan menerima kunci itu dengan senang hati.


"Apakah benar?"


"Ya, tentu saja Tuan Muda. Ini adalah kunci mobil yang telah saya siapkan untuk Tuan Muda agar bisa melarikan diri, Tuan Muda didalam mobil juga sudah ada sebuah peta dimana keberadaan Nona Viola berada, yang harus Anda lakukan adalah aku di kata-kata saya dan anda bisa bertemu dengan Nona Viola,"


Jelas ketika nama Viola disebut, Arka terlihat bersemangat dan segera mengikuti apa yang dikatakan Pegawal itu.


Mulai dari dia berpura-pura memukul Pegawal itu, hingga pergi lewat jalan keluar yang sudah disiapkan oleh sang pengawal.


Dan sampailah Arka di mobil yang dimaksud, dan segera dirinya menemukan peta kebersamaan Viola yang di maksud sebelumnya yang sudah di setting di GPS mobil.


Arka yang sudah sangat ingin bertemu dengan Viola, tentu saja langsung menaiki mobil itu.


Barulah ketika Arka tiba diarena perbukitan, dirinya merasa ada yang salah.


"Kenapa daerah ini terlihat sepi sekali?"


Daerah yang Arka tujuan terlihat semakin curam dan banyak tanjakan.


Sampai tiba-tiba ada sebuah mobil yang menyerempet mobil Arka disalah satu tikungan itu, membuat Arka lepas kendali mobilnya.


Arka hendak mengerem, namun ternyata rem mobil itu bloog.


Arka menjadi begitu panik ketika dah depannya adalah sebuah jurang....


"Tidak.... Aku masih ingin bertemu Viola...."


DUAKKKK

__ADS_1


__ADS_2