Istri Jelek Nomor 1 Kesayangan Tuan Muda

Istri Jelek Nomor 1 Kesayangan Tuan Muda
Episode 66: Penyelidikan


__ADS_3

Ditempat lainnya, sore itu setelah Louise selesai berurusan dengan masalah Kakaknya itu, dirinya segera kembali ke kamarnya.


Ada banyak hal yang masih harus dirinya selidiki.


Benar, sesuai anjuran Kakaknya, dirinya tengah menyelidiki soal masalah Pembunuhan yang terjadi pada Ibu Kandung Arka beberapa tahun lalu.


"Apa yang kamu temukan?" Kata Louise dari ujung telepon.


'Maaf Tuan Muda, kami belum menemukan apa-apa,'


"Hah, bagaimana bisa?"


'Ini cukup sulit, menemukan petunjuk apalagi ini kejadian yang sudah sangat lama,'


"Baik, tetap lakukan penyelidikan, nanti akan aku berikan perintah berikutnya,"


'Baik Tuan Muda,'


Hasil penyelidikannya benar-benar buntu, seolah-olah ada yang menutup-nutupi soal hal-hal ini.


Mendengar laporan dari bawahannya itu barusan.


"Sial, jadi dari mana aku harus mulai? Pelaku dari penembakan itu kabarnya beberapa pencuri, dan saat ini entah bagaimana mereka sudah meninggal, seolah-olah mereka dilenyapkan,"


Menatap berkas di depannya, Louise benar-benar menempuh jalan buntu.


Tapi dirinya yakin, bahwa Keluarga William pasti tahu sesuatu, terutama Kakek dan Nenek mereka.


Sekarang kalau mengigat soal Kakek dan Nenek, Louise baru saja ingat soal Kakek dan Nenek Kakaknya Arka dari pihak Ibu.


Kalau dirinya tidak salah ingat, mereka berdua juga sudah meninggal tidak lama setelah Kematian Ibu Kandung Arka.


Mereka mengalami sebuah Kecelakaan serius dan masuk kedalam jurang.


Tapi mungkin Kakek dan Nenek Arka ini memiliki beberapa petunjuk soal kematian Putri mereka?


Dirinya dengar, mereka berdua juga berasal dari salah salah satu Keluarga terpandang yang memiliki hubungan baik dengan Keluarga William sejak lama.


Itu juga alasan awalnya, Ayahnya di jodohkan dengan Ibu Kandung Kakaknya Arka itu.


Sudahlah, memikirkan soal hubungan mereka terdengar sulit.


Apakah sebaiknya mulai menyelidiki Rumah Kakek dan Nenek Arka itu?


Sebenarnya, akan lebih mudah jika bertanya pada Kakek dan Nenek mereka, namun jelas mereka merahasiakan ini baik pada Kakaknya apalagi pada dirinya.


Namun, Kakaknya Arka itu tetap harus tahu apa yang sebenarnya terjadi.


Kakaknya Arka sebelumnya pernah memberikan petunjuk tambahan.


Sebuah Tato Naga


Salah satu komplotan yang melakukan pembunuhan itu memiliki Tato Naga dan simbol naga pada baju yang mereka.


Simbol Naga....


Namun yang lebih aneh lagi, soal pelaku yang di tangkap sebelumnya, mereka tidak ada yang memiliki simbol Tato Naga.


Sebenarnya tidak ada saksi lain selain Arka Kakaknya yang melihat kejadian itu.


Apalagi saat itu, Kakaknya Arka masih kecil, tentu saja kesaksian seorang anak kecil tidak akan dianggap serius.


Jadi walaupun sepertinya pelakunya seolah tertangkap, namun sebetulnya bukan mereka pelakunya.


Namun kenapa Insiden ini sampai di tutupi begitu rapi?

__ADS_1


Ini pasti orang yang sangat Profesional dan benar-benar mengincar Keluarga William.


"Hah... Terlalu pusing memikirkan hal-hal ini, apalagi aku juga harus menyelidiki Insiden yang menimpa Kak Arka sebelumnya,"


Keluarga Cavel....


Tunggu....


Soal Tato Naga itu, dirinya dengar juga dari Kakaknya jika salah satu pengawal Keluarga Cavel juga memiliki simbol yang sama.


Apa ini mungkin hanya kebetulan atau....


Tunggu, semua ini semakin membuat dirinya penasaran.


Baik, mari mulai dulu besok dengan mengujugi Rumah Keluarga Kakek dan Nenek Kakaknya Arka itu dari Ibunya.


Disana pasti entah bagaimana ada sesuatu petunjuk atau sesuatu.


Besok dirinya akan bertanya pada Kakaknya Arka itu.


####


Keesokan harinya, Louise bangun pagi-pagi sekali, karena ini adalah akhir pekan, dirinya ingin segera pergi melakukan penyelidikan.


Jadi tentu saja, dirinya langsung menelpon Kakaknya itu dan mengajak Kakaknya untuk bertemu setelah sarapan.


Pagi itu, Louise berolahraga dan berkeliling kompleks perumahan Keluarga William.


Disini terdiri dari berbagai Paviliun terpisah, dan masing-masing memiliki tatanan lengkap seperti sebuah rumah.


Disana juga masing-masing anggota Keluarga William tinggal, termasuk Paman-Pamannya ataupun Bibinya.


Di pagi yang tenang itu, Louise tiba-tiba dikagetkan oleh seekor kucing yang muncul.


Louise tentu saja mengenali kucing ini.


Namun kenapa kucing ini bisa berkeliaran begitu jauh?


Louise segera mengelus kucing kecil itu, berikutnya muncul seseorang dari balik semak-semak itu hampir membuat Louise terkena serangan jantung.


"Kyla, kamu pagi-pagi mengagetkanku saja,"


"Kak Louise...."


Melihat Louise, tentu saja Kyla menjadi gugup dan sedikit takut, dia segera mundur beberapa langkah.


Melihat ekspresi panik itu, jelas Louise merasa bersalah, ini pasti karena kejadian di Pesta itu.


Hal-hal itu benar-benar terasa tidak nyaman antara mereka sekarang.


Dirinya memang menjadi benar-benar diluar kendali malam itu, setelah di marahi oleh Ibunya lalu.....


"Kyla Maafkan aku...."


"Kakak sendiri yang bilang kejadian malam itu untuk dilupakan,"


"Ya, aku tahu aku yang salah. Ini salahku..."


"Ini memang salah Kak Louise! Aku sudah bilang kalau aku tidak ingin melihat wajah Kakak lagi,"


"Walaupun kamu bilang begitu, Kita masih tinggal di Halaman yang sama, dan masih bersebelahan tidak mungkin untuk tidak bertemu,"


Namun ketika Louise menyelesaikan perkataannya, Kyla sudah lari menghilang, sama seperti dia muncul secara tiba-tiba.


Louise memiliki perasaan yang rumit soal ini.

__ADS_1


Dirinya memang bodoh....


Pada akhirnya, pagi itu suasana hati Louise menjadi buruk.


Berbeda dengan Kakaknya Arka yang terlihat sangat bersinar pagi ini.


Louise yang menatap Kakaknya itu menjadi heran sendiri.


"Astaga, Louise lihat ini cuaca pagi ini begitu cerah, lihat matahari yang sedang terbit dan mulai memancarkan cahayanya, lihat langit biru indah ini," kata Arka sambil menghirup udara di bawah pohon di taman, juga menatap sinar matahari dengan merentangkan tangannya.


Wajah Kakaknya jelas terlihat bersinar dan penuh kebahagiaan.


Bukankan kemari Kakaknya memiliki mood yang buruk?


Kenapa sekarang Kakaknya malah menjadi aneh?


Penyakit gilanya kambuh?


"Kakak bicara omong kosong apa?"


"Lihat, bahkan burung berkicau dengan merdu pagi ini,"


"Itu Burung Peliharaan Paman Lucas, dan mereka tidak berkicau dengan merdu, mereka berkicau kelaparan,"


Ekspresi Arka segera berubah,


"Hah, Louise kamu ini tidak bisa menikmati indahnya pagi ini,"


"Tapi pagi ini biasa-biasa saja, lihat masih banyak awan putih di langit,"


"Kamu ini, tidak bisa menikmati pagi, padahal dengan menikmati pagi hari-harimu akan menjadi indah. Lihat, bunga-bunga sepertinya bermekaran,"


"Bermerakan bagaimana? Ini bahkan belum muncul bunga satupun di taman,"


Louise benar-benar merasa Kakaknya ini tidak masuk akal.


"Jadi hal baik apa yang terjadi?"


Arka masih tersenyum sendiri mengigat hal-hal semalam.


"Coba tebak?"


"Habis tidur dengan Kaki Viola?"


Ekpersi Arka segera menujukan keterkejutannya.


"Astaga, bagaimana kamu bisa tahu?"


"Aku memiliki Indra ke enam,"


"Hah, jangan bicara omong kosong,"


"Baik-baik, ini hanya tebakan acak. Aku benar-benar tidak mengira kalau itu benar-benar nyata,"


Arka lalu mengelus rambut adiknya itu, dan berkata,


"Itulah kenapa aku selalu mengadalkan mu, bahkan tebakan random milikmu itu benar-benar nyata, benar-benar adikku yang paling pintar dan jenius,"


"Sungguh ini hanya kebetulan,"


"Baik-baik, mari dengar apa yang ingin kamu katakan?"


"Ini hal penting, aku ingin membicarakan soal penyelidikan yang aku lakukan, seperti perintah Kakak tempo hari,"


Arka lalu segera melihat sekeliling, memastikan tidak ada orang di sana.

__ADS_1


Dan setelah rasa cukup aman, dirinya segera berbicara,


"Jadi bagaimana hasilnya?"


__ADS_2