Istri Jelek Nomor 1 Kesayangan Tuan Muda

Istri Jelek Nomor 1 Kesayangan Tuan Muda
Episode 59: Tidak Setuju


__ADS_3

Melihat Ayahnya dan Ibu Tirinya itu benar-benar membuat mood Arka menjadi buruk.


Arka segera berkata dengan nada kesal,


"Untuk apa kalian kesini?"


Melihat perilaku Putranya yang masih tidak sopan itu, Anderass menjadi sedikit marah.


"Kamu ini, kami jauh-jauh kesini pagi-pagi di sela kesibukan kami karena ingin menjenguk mu, yang berada di Rumah Sakit,"


Arka lalu sedikit tertawa setelah mendengar perkataan Ayahnya itu.


"Owh? Jadi Ayah masih ingat memiki Putra bermana Arka William?"


Laura yang menjadi tidak sabar itu lalu kembali berkata dengan marah,


"Arka, kenapa kamu makin kesini semakin tidak sopan pada Ayahmu sendiri? Aku yakin ini pasti ajaran Viola, Mantan Pelayan Jelek ini. Kamu menjadi tidak sopan pada kami sejak Viola menjadi Pelayan Pribadimu!! Ini jelas pengaruhnya, dan sekarang kamu bahkan menikahi wanita jelek ini! Kamu itu benar-benar bodoh!!"


Arka tentu saja tidak terima dengan kata-kata Ibu tirinya itu.


"Hah? Sekarang anda berani berkata begitu Nyonya Laura? Menurut Nyonya, siapa yang membesarkan ku menjadi seperti ini? Kamu pikir aku tidak tahu, sejak dulu anda selalu mencoba membesarkan ku menjadi anak yang bodoh dan dibelakangku melakukan hal-hal buruk padaku hah?"


"Arka!! Apa yang kamu katakan pada Ibumu hah!" Kata Andreas marah.


"Ibu katamu? Aku sudah tidak sudi memanggil wanita ini Ibu!! Dia tidak layak!! Ibuku hanya satu, dan bukan wanita ini!!"


"Arka!! Apa maksudmu hah? Aku yang sudah payah membesarkannya selama ini, namun kamu benar-benar menjadi kurang ajar dan tidak tahu berterimakasih," kata Laura lagi.


"Berhentilah berpura-pura Nyonya Laura. Kita berdua tahu apa yang kamu lakukan!! Apakah aku perlu menyebutkannya di Depan Ayahku ini?"


Wajah Laura menjadi biru, pucat mendegar perkataan Arka.


Tidka mungkin Arka tahu perbuatannya dulukan?


Namun melihat ekpersi yakin di wajah itu, Laura menjadi semakin takut.


Tidak, soal Insiden Kebakaran itu, pasti Arka belum tahu...


Dulu dirinya memang sempat berpura-pura baik dan membesarkan Arka agar dia menjadi bodoh, dan menjadi anak tidak berguna di Keluarga William.


Dia berusia sudah payah untuk membuat Arka menjadi bodoh seperti itu dan bahkan membuat dia dibenci oleh Ayahnya sendiri. Dirinya sering menjebak Arka untuk dituduh berbuat kenakalan saat dia masih muda, membuat dia menjadi biang masalah di Keluarga William, dan sering membuat Arka muda itu malu.


Memikirkan jika rencananya berjalan dengan baik, jika Arka itu menjadi anak yang bandel dan bodoh, dan seluruh Keluarga William akan membencinya, itu artinya Putranya Louise yang sempura itu yang akan mewarisi Harta Warisan Keluarga William, namun siapa yang tahu jika semua rencananya itu hampir gagal.


Itu semua terjadi sejak kedatangan Viola, Pelayan Pribadi Arka itu!!


Gadis itu dulu berani membuka kedoknya di depan Arka!!


Gadis itu cukup pintar untuk bisa tahu ketoknya itu.


Membuat Arka tahu, jika kejadian-kejadian sial yang menimpanya sejak kecil adalah perbuatannya!!


Gadis itu benar-benar pembuat masalah!!

__ADS_1


Dan ketika hubungannya dan Arka menjadi buruk itu, Arka malah tetap menjadi Kesayangan Kakek dan Neneknya.


Putranya Louise, yang menjadi anak yang dirinya besarkan dengan baik tumbuh menjadi anak yang pintar dan jenius sejak muda, harusnya yang menjadi cucu Kesayangan Keluarga William, namun hal itu direbut Arka sialan itu!!


Di puncak kemarahannya, akhirnya dirinya mencoba untuk melenyapkan Arka, membuat dia terbakar hidup-hidup di kamarnya.


Namun siapa yang tahu, lagi-lagi, Pelayan Sialan bernama Viola itu berhasil menyelamatkan Arka!!


Viola si pengaggu itu!!


Dan sekarang dia Menikah Dengan Arka?


Apakah Viola sialan itu juga mengincar Harta Warisan Keluarga William dengan memanfaatkan Arka?


Ini tidak bisa dibiarkan!!


Viola itu terlalu licik, benar-benar pengaggu dalam rencananya.


Dirinya harus membuat Viola itu di ceraikan oleh Arka bagaimanapun caranya!!


"Omong kosong apa yang kamu katakan? Itu pasti jelas pengaruh dari wanita ini! Lihat Anderass, Arka menjadi seperti ini karena pengaruh wanita jelek ini, dia membawa pengaruh buruk pada Arka. Dulu Arka selalu penurut dan menjadi anak yang baik padaku, namun lihat sekarang setelah dia kenal dengan Viola! Arka menjadi pembangkang dan kurang ajar pada kita!!" Kata Laura dengan marah membalas ucapan Arka.


"Itu benar! Aku memang yakin kamu menjadi pembangkang seperti ini karena Istri Jelekmu ini! Dia itu penipu! Dia segala memasuki Keluarga William untuk mendapatkan harta keluarga kita, aku yakin itu. Identitasnya saja tidak jelas," kata Andreas dengan marah.


"Ya, itu jelas sekali. Viola ini memiliki maksud jelek dengan memasuki Keluarga William!! Hah! Pelayan tidak tahu diri!"


Arka benar-benar tidak tahan dengan ucapan dua orang itu, lalu berkata dengan marah,


"Kalian!! Kalian bisa diam! Aku benar-benar tidak ingin melihat wajah kalian!!"


"Itu benar. Tidak ada gunanya kamu mempertanyakan Pernikahanmu! Viola ini hanya pembawa sial!!"


"Menyuruhku menceriakannya? Kalian tidak berhak mengatur-atur hidupku!!"


"Arka kamu ini!!"


"Pergi! Viola suruh mereka pergi,"


"Tuan Anderass dan Nyonya Laura, Sebaiknya kalian berdua pergi dulu dari sini, Arka membutuhkan ketenangan sekarang,"


"Lihat, Anderass sekarang Mantan Pelayan ini berani mengusir kita!! Hah! Benar-benar wanita tidak tahu malu!!"


"Arka!! Kamu ini terlalu dipengaruhi oleh Istrimu!! Aku benar-benar tidak suka kamu menikah dengan Viola, pengaruh buruk dan pembawa sial! Aku dari awal sudah tidak suka kah Menikah dengannya!!"


Terjadi pertengkaran yang cukup panas disana, semuanya dalam emosi yang tinggi, Viola sendiri tidak tahu harus berbuat apa.


Untungnya, tidak lama kemudian ada Louise yang datang.


Dia juga kaget melihat orang tuanya berada di Kamar Inap Kakaknya.


Dirinya segaja kesini sebentar sebelum ke Kantor, ingin mencek keadaan Kakaknya.


Namun siapa tau, begitu dirinya tiba, hanya kekacauan yang ada di ruangan itu.

__ADS_1


"Papa? Mama? Kenapa kalian disini?"


Laura juga terkejut melihat Putranya ada disini,


"Ini kami berniat menjeguk Kakakmu Arka, namun bukannya kamu disambut ramah, kami malah di usir! Ini semua karena hasutan Viola pada Arka!!"


Louise lalu menatap kearah Arka yang marah, lalu menatap kearah Viola yang memberikan semacam kode padanya.


Memang, sepertinya ada keributannya tidak tertahankan disini, dan ini tidak baik.


"Louise! Bantu aku menyuruh dua orang itu keluar dari sini, aku benar-benar butuh Istirahat dan tidak ingin di ganggu," kata Arka tiba-tiba.


"Arka!! Kamu sekarang berani mengajari hal buruk pada adikmu agar dia melawan kami juga? Kamu itu sungguh tidak tahu malu!" Kata Laura dengan marah.


Louise mencoba menegahi, lalu berkata,


"Papa, Mama mari sebaiknya kita pergi saja. Kak Arka barusaja sadar dari Koma, dan emosinya sedang tidak baik, dia juga memang masih banyak Istirahat, takut nanti kondisinya menjadi buruk,"


"Hah, lihat Louise Putraku ini benar-benar anak yang baik," kata Laura pada Suaminya itu.


"Memang, Arka kamu itu harus seperti adikmu, menjadi penurut, sudah Ayah akan pergi, jaga dirimu baik-baik, dan aku katakan sekali lagi, jangan berurusan dengan Keluarga Cavel,"


Arka sedikit terdiam mendengarkan kata-kata terakhir Ayahnya sebelum pergi.


Keluarga Cavel lagi...


Jelas Ayahnya pasti tahu sesuatu yang terjadi antara Keluarga Cavel dan Keluarganya....


Tunggu....


Tato Naga....


Apakah mungkin?


Tidak...


Tato Naga sebenarnya hal yang cukup umum...


Kepala Arka tiba-tiba pusing dan terasa tidak enak karena terlalu emosi sebelumnya dan juga sekarang memiliki banyak pikiran.


"Tuan Muda sebaiknya Istirahat saja. Sudah jangan terlalu dipikirkan apa yang mereka katakan,"


Arka sekarang menatap Viola dengan serius.


"Viola, seharusnya marah dengan apa yang mereka katakan tentangmu,"


Viola lalu hanya tersenyum dan berkata,


"Tuan Muda sudah marah untukku, jadi aku tidak perlu repot-repot untuk marah,"


"Viola kamu...."


Itu adalah kata-kata sederhana, namun Arka sangat senang mendengarnya.

__ADS_1


Seolah dirinya bisa menjadi seseorang yang bisa diandalkan untuk Violanya.


Hmm, ini cukup bagus.


__ADS_2