
Hari itu sudah cukup siang, jam hampir memujukan setengah sepuluh pagi.
Arka akhirnya sampai di Ruangan Barunya itu, lalu duduk dengan nyaman di Sofa di Ruang Kerjanya.
"Tuan Muda, harus segera menyelesaikan rencana untuk Proyek Pembangunan Pusat Perbelanjaan itu,"
Arka masih malas memikirkan hal-hal itu dulu.
Di kepalanya saat ini masih memikirkan soal kejadian semalam.
Dirinya yakin semalam, dirinya di jebak oleh seseorang.
Jelas dirinya tidak minum banyak, namun bagaimana bisa mabuk?
Dan bagaimana soal kondisi tubuhnya yang menjadi aneh tadi malam?
Apakah seseorang benar-benar menjebak dirinya?
"Bukan begitu, Viola. Aku hanya sedang memikirkan soal kejadian semalam,"
Memikirkan soal kejadian selamam, wajah Viola tiba-tiba sedikit memerah, namun dia segera menormalkan ekpersinya kembali.
"Ya, saya juga penasaran soal itu. Saya yakin kita di beri obat oleh seseorang,"
Arka tentu saja merasa binggung ketika Viola bilang 'kita'.
Tidakkah itu artinya tidak hanya dirinya yang diberi obat?
Namun juga Viola?
Ya, Arka pikir itu masuk akal.
Viola adalah seorang ahli Bela Diri yang handal.
__ADS_1
Dirinya ini hanya seseorang yang bahkan tidak tahu bela diri dengan baik, dengan kemampuan Viola, Viola pasti tidak akan membiarkan dirinya dipaksa seperti semalam.
Apalagi kondisi dirinya yang semalam mabuk.
Jika Viola dalam keadaan sadar, dirinya tidak akan bisa menyentuh Viola sedikitpun.
Tiba-tiba memikirkan kemungkinan ini membuat Arka sedih.
Awalnya dirinya kira, setidaknya semalam ketika mereka melakukannya, Viola setidaknya menerimanya, karena tidak melawan saat mereka melakukannya.
Jadi itu bukan karena tidak melawan, namun karena Viola tidak bisa melawan tadi malam.
"Kamu juga di obati?"
"Itu benar Tuan Muda. Saya juga merasa badan saya terasa aneh tadi malam. Saya yakin saya juga di beri obat aneh,"
"Tapi bagaimana bisa kamu di beri obat aneh juga? Bukankah targetnya Aku?"
"Apakah Tuan Muda ingat? Semalam ada beberapa pelayan yang menawarkan minuman pada Tuan Muda. Saya meminum salah satunya,"
Memang, ada beberapa orang yang menawarinya minuman, dan tanpa curiga sedikitpun, dirinya hendak meminumnya, namun pernah sekali di cegah oleh Viola.
Jadi semalam pada akhirnya, Viola dalam kondisi seperti itu karena dirinya?
Dan lagi, jika mengigat bahkan ada seseorang yang menumpahkan sesuatu di baju Viola, itu artinya musuh ingin dirinya dan Viola terpisah.
Ketika Arka memikirkan kemungkinan ini, dimana Viola tidak kembali tempat waktu, atau jika obat yang Viola minum bereaksi terlebih dahulu, dan Viola bertemu dengan laki-laki lain.....
Apakah....
Memikirkan kemungkinan ini, wajah Arka menjadi semakin tidak nyaman, perasaannya penuh dengan kebencian dan kemarahan.
Ini gara-gara dirinya yang tidak waspada, Viola bisa terlihat hal-hal berbahaya seperti ini.
__ADS_1
Bahkan, semalam Viola sampai kehilangan sesuatu yang berharga.
Dirinya tidak akan pernah mengira, akan menghabiskan malam pertama mereka seperti itu, dirinya padahal ingin melakukan saat mereka sudah saling jatuh cinta.
Namun semua rencana itu menjadi berantakan gara-gara semalam.
"Itu benar, kalau begitu bukankah yang mengincarku tidak hanya satu orang saja?"
Viola lalu terdiam dan berpikir sejenak.
"Itt benar, sepertinya orang yang mengincar Tuan Muda tidak hanya satu orang,"
"Hah... Kenapa orang-orang tidak bisa membuatku hidup dengan tenang, Astaga... Semua orang hanya ingin mencari masalah dengaku,"
"Tuan Muda harus sabar. Saya akan menyelidiki ini dengan baik. Sekarang dari pada itu, mari kita memikirkan soal Rencana Proyek kita ini,"
"Viola, kamu masih ingin memikian itu sekarang?"
"Memangnya siapa yang membuat pertaruhan jika Tuan Muda Kalah Tuan Muda akan mengundurkan diri dari posisi ini?"
Arka lalu terdiam.
"Itu benar."
"Jadi mari segera pikirkan rencana agar menang,"
"Tunggu Viola, aku selalu merasa ada yang aneh dengan Proyek ini,"
"Saya sudah memeriksanya, dan tidak ada yang aneh soal ini. Ini malah adalah Proyek yang sangat bagus,"
"Justru itu, ini aneh karena proyek ini terlihat terlalu bagus. Lagipula awalnya Galvin yang memberikan Proyek ini, jika memang Proyek ini sebagus itu, kenapa dia memberikannya padaku?"
"Namun saya sudah memeriksanya, dan tidak ada yang aneh soal Proyek ini, Klein juga aman,"
__ADS_1
"Mungkinkah masalahnya ada pada saingan kita? Itu, CVL Group atau sesuatu, aku selalu merasa mereka mencurigakan," kata Arka sambil serius berpikir.