Istri Jelek Nomor 1 Kesayangan Tuan Muda

Istri Jelek Nomor 1 Kesayangan Tuan Muda
Episode 22: Para Fans Arka


__ADS_3

Clara yang menjadi marah itu kalau memotong ucapan Arka,


"Apa? Iya iya, dia kalau di kantor adalah Asistenmu bukan? Hah tapi tetap saja dia adalah bawahanmu,"


"Dia bukan, tapi Viola ini...."


Namun sebelum Arka menyelesaikan ucapannya, itu sudah di potong dulu oleh Viola.


"Nona Clara, ini demi kebaikan Nona Clara sendiri, tidak baik untuk mencoba mendekati Tuan Muda Arka, dia sudah menikah, Nona tidak ingin juga kan ada gosip macam-macam soal Nona Clara?"


"Apa-apa sih kamu itu! Berani melarang-larangku segala!! Aku tidak peduli apakah Kak Arka menikah atau tidak, Kak Arka tunjukan mana Istrimu padaku! Aku tidak akan percaya Kakak sudah menikah selain Kakak menunjukan Isteri Kakak di depanku!!"


Viola memberikan tatapan kode pada Arka untuk tidak membetahu Clara soal kalau dirinya adalah Istrinya.


Arka tentu saja mengerti arti tatapan Viola, namun jangan panggil dia Arka kalau menjadi seorang penuntut.


Arka langsung menarik Viola kedalam pelukannya, lalu berkata dengan tegas,


"Viola ini adalah Isteriku, sekarang kamu paham? Aku sudah menunjukan Istriku didepanmu, jadi pergi saja sana Clara,"


Clara tidak bisa merespon apa yang barusan dirinya dengar itu.


Apakah telinganya salah?


"Apa? Pelayan Jelek ini?"


"Siapa yang kamu bilang Pelayan Jelek!! Viola ini Istriku sekarang!!"


"Kak Arka jangan bohong!! Kak Arka tidak mungkinkan menikah dengan Pelayan Jelek ini?? Ini tidak mungkin!!"


"Sudah aku bilang jangan menghina Istriku!!"


"Setidaknya jika Kak Arka menunjukan seseorang yang lebih cantik dariku aku akan menerimanya, namun kenapa harus Pelayan Jelek ini? Apa Kak Arka mengodaku? Mana Istrimu yang sebenarnya? Kak Arka pastikan bercanda soal Istri Kak Arka adalah Si Pelayan Jelek ini!!!"


Mendengarkan gadis diharapanya itu masih tidak percaya ucapannya, Arka melakukan hal-hal Impulsif, langsung mendekatkan wajahnya pada Viola lalu langsung mencium bibirnya.


Gerakan itu membuat Clara terbengong saking kagetnya, juga membuat Viola sendiri kaget dan tidak bisa merespon.


Itu hanya ciuman sekilas kurang dari dua detik, lalu Arka berkata,


"Sekarang kamu sudah percaya? Ini adalah Viola Istriku!!"


"Kamu!! Aku tidak percaya!! Bagaimana Kak Arka bisa menikah dengan Pelayan Jelek ini!!"


"Clara kamu itu jangan menyebut Viola Pelayan lagi!! Sekarang dia adalah bagian dari Keluarga William kami, kamu jangan tidak sopan padanya!!"


"Aku tidak percaya kalau dia itu Istrimu!!"


Arka tidak mengerti bagaimana harus berurusan dengan gadis bernama Clara ini, karena memang Clara adalah gadis yang agresif seperti ini yang sudah lama mengejarnya, namun sudah dirinya tolak, hanya saja Clara tidak pernah menyerah.


"Apa yang harus aku lakukan agar kamu percaya jika Viola adalah Istriku? Apakah aku harus menunjukan aku dan Viola berhubungan **** didepanmu agar kamu percaya?" Kata Arka sambil memegang dada Viola.


Mendengar ucapan tidak tahu malu dari Arka itu, Clara lalu menampar Arka.


"Kak Arka tidak tahu malu!!!!"

__ADS_1


Lalu pergi dengan kesal dari ruangan Arka itu.


Sekarang tinggal Arka dan Viola yang berada di dalam ruangan itu, Arka menjadi salah tingkah sendiri setelah melihat posisi tangannya yang tidak tahu malu ini.


Tapi ini sangat lembut dan empuk, sangat menyenangkan untuk disentuh!!


Mendapatkan pelototan dari Viola itu, Arka langsung mendur dan menjaga jarak.


"Ayolah, Viola... Kamu tahu kalau Clara itu menyebalkan, kalau tidak seperti ini dia tidak akan pergi oke?"


Viola masih menatap Arka dengan pandangan rumit.


"Namun Tuan Muda berkata hal-hal tidak tahu malu seperti itu didepan Nona Clara sungguh keterlaluan, bagaimanapun dia masih seorang gadis muda,"


Arka lalu mengigat kata-katanya tadi, hal-hal seperti melakukan ini dan itu dengan Viola di depan Clara....


Akhhhh....


Dasar mulut kenapa mulutnya ini tidak bisa memfilter kata-kata?


Itu tadi benar-benar tidak tahu malu!!


Lalu ciuman sebelumnya....


Akhhh....


Sekarang wajah Arka sampai telinganya menjadi sedikit memerah karena malu, dan Arka memalingkan wajahnya.


"Sudah-sudah, tidak perlu dipermasalahkan itu sudah lewat pula,"


"Hah, tapi Tuan Muda tidak perlu seperti itu, dan tadi kan sudah saya bilang kalau jangan memberitahu Identitasku soal menjadi Istri Tuan Muda pada Nona Clara, bagaimana kalau setelah ini gosip ini muncul dan seluruh orang kantor tahu?"


"Apa? Apakah sekarang kamu malu jika ketahuan sudah menikah denganku? Kamu tidak suka status pernikahanmu terungkap ke Publik hah?"


"Bukan begitu, Tuan Muda. Hanya saja, jika orang-orang tahu, aku takut beberapa orang akan lebih mempermalukan Tuan Muda karena menikahi Pelayan Jelek seperti saya,"


Arka sekali lagi menjadi marah, dan meraih tangan Viola,


"Kamu... Ucapan omong kosong apa? Siapa yang peduli dengan Reputasiku? Untukku, Viola adalah Istirku, satu-satunya Istriku, dan aku tidak akan pernah malu padamu, aku tidak akan pernah malu pernah menikah denganmu bahkah dalam seluruh hidupku... Kamu akan tetap menjadi Istri kebanggaanku,"


Viola sedikit terteguh akan ucapan Tuan Mudanya yang terlihat serius itu, namun segera mengembalikan ekpersinya seperti semula.


"Namun ini hanya Pernikahan Kontrak, Tuan Muda tidak perlu terlalu serius,"


Arka kemudian ingat akan fakta ini, dan wajahnya sekarang menunjukan ekpersi cemberut.


"Su... Sudahlah, tidak usah dibahas lagi,"


Setelahnya, mereka tidak lagi membahas hal-hal itu lalu mulai kembali ke pekerjaannya lagi.


Namun belum lama setelahnya, lagi-lagi ada seseorang yang mengetuk pintu ruangan Arka.


Arka yang baru membuka laptopnya itu menjadi kesal.


"Masuk!! Masuk!! Ada apa lagi?"

__ADS_1


Sekertaris Arka di depan, hanya mengintip lalu berkata,


"Tuan Muda, itu ada Nona Angela ingin bertemu, dia memaksa ingin bertemu dengan Tuan Muda, dan saya tidak bisa...."


"Masuk, masuk!! Suruh dia masuk!!"


Viola di ujung meja yang barusan sedang akan membuka laptopnya juga hanya menghela nafas panjang.


Ini salah satu gadis pengagum Tuan Muda nya?


Viola memikirkannya, akan ada berapa nanti yang datang?


Mengigat, Tuan Mudanya ini selalu dikelilingi oleh gadis-gadis cantik kemanapun dia pergi sejak masih di Sekolah Menengah sampai bahkan di Universitas, bahkan setelah lulus pun Tuan Mudanya masih dikejar dengan beberapa gadis cantik lainnya.


Yang membuat Viola heran, dengan begitu banyak gadis cantik disekelilingnya itu, Tuan Mudanya masih tidak pernah memiliki pacar dan masih perjaka.


Sungguh, wanita seperti apa yang Tuan Mudanya ini cari astaga?


Dan sekarang dirinya harus berurusan dengan para pengemar Tuan Muda nya yang semuanya memiliki gangguan pada sirkuit otaknya?


"Arka sayang, kamu ini kenapa tidak meneleponku? Kamu terlahir kali di pesta itu, bukankan janji akan meneleponku?"


Kata gadis itu yang masuk dan langsung merangkul Arka dengan mesra, namun ditepis oleh Arka.


"Siapa yang kamu panggil sayang?" Kata Arka dengan marah.


"Arka apakah kamu lupa? Di Pesta itu, kamu mengodaku dan memanggilku sayang, aku kira hubungan kita sudah lebih,"


"Siapa yang berhubungan dengan mu, Hah? Itu hanya saat aku mabuk!! Dan berhentilah menggaguku! Sekarang aku sudah menikah!!"


"Apa? Kamu pasti bohong! Baru tiga minggu lalu, kamu berada di Pesta denganku dan menaggodaku dan memanggilku sayang, tapi tiba-tiba kamu sudah menikah?"


Arka ingat Pesta itu, disana dirinya memang sempat begitu frustasi melihat Viola sepertinya tidak memiliki perasaan padanya, dirinya ingin sedikit mengetesnya lagi, dengan mencoba bersikap merata ke salah satu gadis disana, untuk melihat apakah Viola akan cemburu!!


Namun apa hasilnya?


Viola hanya berkata, 'Semoga Tuan Muda bersenang-senang malam ini, dan jangan lupa memakai pengaman,'.


Sialan!!


Dirinya bertambah frustasi hari itu, lalu sebuah ide soal Pernikahan Kontrak mulai muncul!!


Lagipula saat itu, Kakeknya juga mendesak dirinya untuk menikah, dari pada di jodohkan oleh wanita entah dari mana, dirinya lalu menawarkan itu pada Viola...


Namun dengan penawaran bodohnya itu, herannya Viola setuju?


Dirinya menjadi penasaran, apa Alasan Viola menerimanya?


"Angela, aku sudah menikah tolong jangan ganggu aku... Istriku...."


Sebelum ucapannya selesai, itu sudah dipotong oleh Viola yang sigap menarik Angela yang berusaha menempel pada Arka itu.


"Maaf, Nona Angela... Arka William sekarang adalah Suamiku, tolong jangan ganggu-ganggu dia lagi,"


Kata-kata itu membuat dua orang lain dalam ruangan kaget.

__ADS_1


####


Bersambung


__ADS_2