
Mendengar kata-kata dari adiknya itu, membuat Arka menjadi penasaran juga dengan hal-hal ini.
Dirinya menjadi semakin penasaran Apakah harta tersembunyi yang dimaksud oleh adiknya itu benar-benar nyata atau tidak.
"Kamu serius soal ini?"
'Aku belum pasti soal hal ini hanya saja Ini baru sebuah hipotesis dariku. tapi bagaimana menurut Kak Arka Apakah menurut Kakak hal-hal Ini benar-benar ada?'
Dengan ini Arka terdiam untuk berpikir sejenak.
Sebenarnya hipotesis adiknya ini cukup masuk akal pasti ada sebuah alasan besar lebih dari sebuah masalah Keluarga biasa kenapa Mamanya sampai terlibat dan sampai terbunuh.
Namun jika hal hal ini benar...
Dirinya bule memikirkan sebuah rencana untuk membalas mereka semua.
Yaitu dengan mendapatkan harta tersembunyi yang mereka inginkan itu.
Jadi apa salahnya untuk mencoba mencari tahu hal-hal ini?
"Ya, lo mungkin ada benarnya soal hal ini,"
'Benar? Baiklah aku akan lebih menyelidiki dan memastikan lokasi tempat itu, ini sangat menyenangkan jika kita menemukannya,'
"Ya, kamu benar."
'Tapi ngomong-ngomong apa sebenarnya yang ingin kakak sampaikan santai menelepon ku? Sepertinya Kakak tidak berniat membahas hal ini denganku?'
Sekarang Arka susah jadinya tentang tujuannya meneleponnya adiknya itu.
"Ah benar, kuingin mencari tahu soal masa lalu Viola,"
'Masalalu Kak Viola?'
"Itu benar, sebenarnya keluarga Viola bisa jadi masih hidup,"
'Tapi aku dengar, Kak Viola berasal dari Pantai Asuhan?'
"Itu memang benar dia berasal dari Panti Asuhan, namun sebelum dari sana sepertinya, Viola memiliki sebuah masa lalu yang sulit,"
'Ah, benar aku baru ingat sepertinya Kak Viola nah kehilangan ingatan nya atau sesuatu?'
"Ya itu benar, dia kehilangan ingatan tentang masa kecilnya karena sebuah kecelakaan,"
'Kecelakaan?'
"Dia sendiri tidak begitu tahu tentang the tell ini hanya saja sepertinya setelah dia mengalami kecelakaan dia ditemukan oleh seorang Nenek di sebuah Desa Terpencil,"
Arka mulai menceritakan tentang masa lalu Viola yang dirinya dengar dari Viola itu kepada adiknya.
Louise mendegar kata-kata Kakaknya itu dengan seksama, sejujurnya dia cukup terkejut dengan hal-hal ini juga.
__ADS_1
'Apa? Kak Viola ternyata pernah mengalami hal-hal semacam itu?'
"Ya, aku baru tahu hal ini, inilah kenapa aku ingin meminta bantuan mau untuk menyelidiki soal masa lalu Viola ini dan menemukan Keluarga Aslinya, bahkan walaupun kenyataannya lebih buruk daripada yang kita kira lebih baik untuk tahu kenyataannya,"
'Baiklah, aku mengerti, aku akan membantu untuk menemukan dan menyelidiki soal hal-hal ini. Kapan kejadian ini?'
"Ah, ya benar mungkin sekitar 20 tahun yang lalu?"
Mendengar tentang hal itu tentu saja Louise terdiam.
Dua puluh tahun lalu?
Hal-hal ini kebetulan cukup dekat setelah kematian dari Ibu Kandung Arka, lalu kejadian soal misteri penculikan gadis kecil oleh Kakek dan Nenek Arka...
Kejadiannya terlihat memiliki beberapa kemiripan.
Ini pasti hanya kebetulan bukan?
Hanya karena gadis kecil yang ditemui oleh kakaknya ketika masih kecil itu tiba-tiba menghilang setelah kecelakaan dan bahkan mayatnya tidak ditemukan bukan berarti itu ada hubungannya dengan Kak Viola.
Hah, hal-hal ini semakin di selidiki menjadi semakin aneh.
Dirinya juga tidak tahu, apa-apa pula, ini hanya sebuah kemungkinan saja.
Ya, dirinya tidak perlu mengatakan hipotesis nya ini kepada Kakaknya atau ini mungkin akan menjadi Kakaknya semakin cemas.
Toh kita tidak benar-benar tahu soal kejadiannya sebenarnya dan tidak punya bukti soal hal ini.
Yah bagaimana lagi, sejujurnya ini benar-benar sangat merepotkan, untuk Kakaknya benar-benar meminta dirinya terlalu banyak padanya.
Sebenarnya, Louise juga merasa tidak enak dengan semua ini...
Masa lalu merasa bersalah untuk Kakaknya, terutama telah hal-hal yang Ibunya lakukan pada Kakaknya Arka sejak kecil, tambahkan sampai sekarang masih mengganggunya, dan membuat Ayah mereka menjadi tidak menyukai Kakaknya Arka.
Dirinya juga tidak bisa berbuat apa-apa.
Di mana-mana dirinya juga mendengar bagaimana semua orang membandingkan antara dirinya dan Kakaknya Arka.
Ya, dengan semua hal hal itu bagaimana bisa Kakaknya tidak membenci dirinya?
Dirinya sebenarnya tidak begitu mengerti.
Namun bahkan tidak hanya sekedar tidak membencinya dirinya namun Kakaknya ini tidak hanya menyayagi dirinya namun juga mempercayai dirinya.
Memikirkan hal-hal ini perasaan Louise menjadi cukup rumit, namun ada sedikit rasa hangat disana.
Untuk berpikir ada seseorang yang menganggap dirinya ini adalah sesuatu yang berharga.
Yang bisa dirinya lakukan saat ini hanyalah membantu kakaknya dan tidak mengecewakannya.
Baiklah!!
__ADS_1
Mari selidiki semuanya dan membantu mengungkapkan hal-hal ini.
####
Di tempat lainnya, Lewis Cavel what ini sedang duduk di mejanya dengan membawa beberapa berkas yang sedang dia baca.
Isi dari hal-hal yang dirinya banyak itu cukup membuat dia kaget.
Itu merupakan sebuah laporan dari anak buahnya, tentang penyelidikan dan identitas dari Viola, Istri Arka William itu.
Menurut biodata yang dirinya dapatkan, Viola ini makan seorang anak yang berasal dari panti asuhan yang diadopsi oleh Pelayan Keluarga William, dan pada akhirnya menjadi Pelayan Pribadi untuk Arka William.
Identitas Viola sebelum berada di pantai asuhan tidak diketahui.
Itu karena kabarnya, Viola nah mengalami sebuah kecelakaan yang membuat dirinya kehilangan ingatan tentang masa kecilnya.
Hal-hal ini terjadi sekitar dua puluh tahun lalu....
Kejadian ini benar-benar cukup kebetulan bukan?
Tapi apakah benar ini kebetulan?
Dirinya merasa wajah Viola ini sedikit mengigatkannya pada Ibunya yang sudah meninggal.
Umur dari Viola ini juga cocok.
Tapi...
"Aku meminta mu, untuk pergi ke pantai asuhan itu dan temukan biodata yang lebih lengkap soal viola kalau bisa tentang masa lalunya seperti di mana dia berasal atau bagaimana kecelakaan yang menimpa dia,"
Anak buah Lewis yang diperintahkan itu jelas segera mematuhi hal itu.
"Baik, Pak kami akan menyelidikinya lebih lanjut. Tapi Pak, jika ini benar-benar adik anda yang anda cari, apa yang akan anda lakukan? Dia saat ini menjadi Istri dari Tuan Muda dari Keluarga William,"
Sekarang Lewis menjadi binggung sendiri harus bagaimana.
Bagaimana jika hal-hal ini nyata dan dia adalah adiknya yang dirinya cari?
Dirinya harus bagaimana?
Karena Viola ini jelas akan ada di pikah Keluarga William ini.
Hanya dengan memikirkannya membuat dirinya merasa pusing sendiri.
Namun jika memang iya....
"Mari pikirkan itu nanti, yang paling penting kalian menemukan informasi lebih lengkap tentang orang ini dulu barulah aku akan memutuskan apa tindakanku berikutnya,"
"Baik Pak Kami mengerti,"
Setelahnya, anak buah Lewis pergi, meninggalkan atasannya di sana sendirian yang masih sibuk dengan pikirannya sendiri.
__ADS_1
Viola...
Apakah mungkin itu Clarissa nya yang hilang?