Istri Jelek Nomor 1 Kesayangan Tuan Muda

Istri Jelek Nomor 1 Kesayangan Tuan Muda
Episode 72: Rencana Viola


__ADS_3

Di tempat lainnya, disaat Arka dan Louise pergi untuk mencari informasi soal kasus pembunuhan Mama Arka, Viola sedang keluar untuk bertemu beberapa orang.


Saat ini dirinya sedang bertemu dengan beberapa anak buahnya.


Mereka bertemu disalah satu ruangan Pribadi di sebuah Restoran.


Viola dengan tenang menunggu laporan dari anak buahnya itu.


"Jadi, apa yang kamu temukan soal penyelidikan yang aku tungaskan padamu?"


"Kami sudah menyelidiki soal Kasus yang terjadi di Pulau Pribadi Keluarga William beberapa minggu lalu, rokok orang sepertinya memang merencana akan ini, dan ini di pastikan adalah orang dalam,"


Viola mengagguk, cukup mengerti, dirinya tahu pada akhirnya pasti memang salah satu orang dalam Keluarga yang menyembunyikan ini, seseorang harusnya menjadi seorang penghianat.


Itulah kenapa selama ini saat penyelidikan langsung dilakukan oleh Keluarga William, tidak menemukan bukti yang cukup soal ini.


Ini pasti merupakan sebuah per sekonkolon besar dan konspirasi dari dalam.


Hingga semua hal ini bisa ditutup dengan rapi.


Makanya, ini juga tidak begitu percaya dengan hasil penyelidikan dari Keluarga William.


Jadi iya mencoba mencari anak buah sendiri dari luar orang-orang yang cakap untuk menyelidiki semua ini secara menyeluruh.


"Jadi, apa yang kalian temukan?"


"Kami sudah menyelidikinya, dan menemukan bahwa hal-hal ini di rancang oleh Galvin William, dia yang sengaja menyogok orang, dan bahkan melakukan penipuan dalam penyelidikan. Kami telah memeriksa sendiri, orang-orang di pulau itu, dan memang ditemukan transfer uang mencurigakan, yang ternyata berasal dari Rekening milik Galvin William,"


Viola terdiam setelah menerima informasi itu.


Ternyata pelakunya memang Sepupu Tuan Mudanya yang menyebalkan itu.


tunggu dirinya tidak pernah mengira jika sepupu Tuan Mudanya ini bisa bertindak sejauh ini.


walaupun dita kata yang terluka dalam insiden itu namun hal hal itu membuat luka dari trauma yang Tuan Mudanya alami muncul lagi.


Ini bisa dianggap bagai hal yang sangat serius daripada hanya sekedar sebuah kenakalan dan keisengan.


Jika ini terus dibiarkan seperti ini entah apa lagi rencana yang akan di dilakukan oleh Tuan Muda Galvin itu.


Jadi sebaiknya dirinya harus bagaimana?


Apakah perlu melaporkan hal ini pada Tuan Mudanya?


Tidak ini tidak perlu dilaporkan karena, Tuan Mudanya mudah terbawa emosi, dan mungkin hanya malah akan mempengaruhi suasana.


Namun perbuatan ini tetap tidak bisa dimaafkan.

__ADS_1


Kemudian, Viola menjadi ingat sesuatu,


Ah, Benar bukankah Tuan Muda Galvin itu punya Pacar?


Setahunya, Tuan Muda Galvin bukan orang yang setia.


Jadi bagaimana jika membuat sebuah skandal yang membuat malu Tuan Muda Galvin itu?


Tidak perlu repot-repot untuk menjebaknya, hanya perlu mengikutinya, cepat atau lambat pasti akan ditemukan perselingkuhan yang dilakukan oleh orang itu.


"Baik, aku sekarang menyeluruh mu untuk mengikuti orang tertentu, awasi dia, dan lihat semua pergerakan nya, temukan foto-foto bagus dia dengan seorang wanita, lalu kirim ke majalah gosip, ingat jangan sampai hal-hal ini ketahuan, aku akan mengirimkan fotonya setelah ini,"


"Baik, Nona Viola akan kami laksanakan,"


"Lalu, apa yang kalian temukan soal Keluarga Cavel?"


Seorang Pria berjas hitam didepannya itu lalu sedikit gemetar.


"Soal Keluarga Cavel, mereka merupakan sebuah Keluarga Mafia yang dah ada di balik layar sejak lama, sebenarnya kami tidak cukup berani untuk menyelidiki mereka terlalu jauh. Lagi hanya mendapatkan informasi dan gambaran sekilas tentang mereka, yang jelas mereka adalah orang-orang berbahaya yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan segala hal yang mereka inginkan. mereka sudah sangat terkenal di dunia bawah sehingga beberapa perusahaan sengaja menghindari berurusan dengan mereka,"


Menerdengar hal itu, sekarang Viola akhirnya paham, kenapa tidak banyak perusahaan yang mau ikut tender itu, ada perusahaan milik keluarga William yang berani ikut.


Ini jelas karena disana ada Keluarga Cavel, game orang-orang yang cukup pintar tidak ingin berurusan dengan Keluarga yang berbahaya ini.


Jika dirinya tahu lebih awal dirinya pasti juga ingin tidak terlibat dalam project ini.


Tidak ada yang lebih penting daripada keselamatan Tuan Mudanya.


Namun sekarang sudah terlanjur seperti ini.


"Baik, berikan saja Informasi seadanya yang kamu temukan, terutama soal apa hubungan antara Keluarga William dan Keluarga Cavel ini,"


"Baik, saya akan segera katakan," kata orang itu sambil mengeluarkan sebuah amplop coklat, dan membuka isinya.


Informasi-informasi pokok seputar keluarga Cavel.


Viola melihat hal-hal itu secara sekilas.


"Sebenarnya ada rumor yang mengatakan jika memang Keluarga William dan Keluarga Cavel memiliki hubungan buruk dimasalalu, mereka memang sudah menjadi musuh besar dalam dunia bisnis, tidak hanya itu saja, sepertinya hubungan antara kedua keluarga ini lebih dalam dari pada yang mungkin bisa kami bayangkan,"


"Apakah begitu? Ada hal lain lagi? Penyebabnya misalnya?"


"Hal itu kami juga tidak tahu pasti,"


"Hah, kalian tidak bisa menyelidiki ini lebih dalam?"


"Kami sudah bilang sebelumnya, Nona. Jika Informasi yang bisa kami dapatkan dari mereka cukup terbatas,"

__ADS_1


"Baik, lanjutkan laporanmu,"


"Owh iya, soal Keluarga Cavel ini, beberapa tahun lalu sempat terjadi sebuah insiden yang kabarnya penculikan Putri Keluarga mereka,"


"Lalu apa itu ada hubungannya dengan Keluarga William?"


"Kami juga tidak tahu,"


"Hah, jadi kalian hanya mendapatkan rumor-rumor random?"


"Ya, barangkali saja ini penting,"


"Hanya itu yang bisa kalian dapatkan?"


"Benar, benar-benar minta maaf soal ini. Ini diluar kemampuan kami, namun saya memiliki sebuah saran,"


"Ya? Saran apa itu?"


"Ada seorang agen detektif yang cukup berani untuk terjun lebih dalam soal hal-hal ini, mungkin Nona bisa meminta bantuannya untuk menyelidikinya lebih lanjut,"


"Dimana itu?"


"Namun orang ini cukup berbahaya juga, Nona harus hati-hati, itupun kalau nona benar-benar ingin mencari tahu soal Keluarga Cavel ini,"


Orang itu mengeluarkan sebuah kartu nama.


Sebuah kartu nama berwarna hitam yang terlihat mencurigakan.


Menatap kartu itu sebentar, ada sebuah nama inisial, Mr. Smile.


Bahkan kartu nama ini terlihat mencurigakan.


Dirinya masih tetap ingin tahu soal Keluarga Cavel ini.


Tidak tahu Kenapa, ketika mendengar nama Keluarga ini, ada perasaan familiar didalamnya.


Seolah dirinya pernah mendengar nama ini namun entah itu di mana...


Pada akhirnya, Viola tetap mengambil kartu nama itu untuk di simpan.


Baik, selidiki ini pelan-pelan.


Pasti akan ada sebuah rahasia besar di balik semua ini.


Namun yang paling penting sekarang adalah membalas orang-orang yang berani membuat masalah pada Tuan Mudanya itu.


Ini mungkin akan sedikit menyinggung Keluarga Utama, antara Paman Tuan Mudanya itu, !namun mau bagaimana lagi, Tuan Muda Galvin biarkan begitu saja ataukan malah membuat hal menjadi lebih besar.

__ADS_1


Hah, masalah Keluarga William memang rumit.


__ADS_2