Istri Kesayangan

Istri Kesayangan
Kejutan, kejutan dan kejutan


__ADS_3

Saat bibir Keisya masih menempel sempurna di pipi Carlos, tiba-tiba Gardapati dan juga Hanna yang telah lama bersembunyi, keluar dengan memberi tepuk tangan. Keisya menjadi terperanjat dan menjadi malu. Carlos hanya tersenyum melihat sikap Keisya yang terkejut dengan kehadiran kedua orang tuanya.


Sebelumnya Carlos, sudah memberitahu niat baiknya untuk melamar Keisya. Gardapati dan Hanna setuju dan meminta Carlos untuk menemui sang putri agar bisa menanyakan langsung dengan Keisya. Bagaimanapun juga, Keisya berhak memilih pasangan hidupnya sendiri. Ditambah dengan Carlos yang merupakan pemuda tersukses sekaligus sikap yang sangat sopan. Jadi Gardapati sangat menyetujui jika putrinya mendapat pendamping seperti Carlos.


Akhirnya sang putri yang telah tumbuh dengan begitu cantik akan segera menikah. Mereka menikmati malam bersama di tepi pantai. Menikmati kehangatan keluarga di malam sunyi yang hanya terdengar gemercik ombak dan juga langit yang penuh dengan taburan bintang.


Gardapati mengajak Hanna untuk berpisah berjalan di tepi pantai menjauh dari Carlos dan Keisya.


Sambil memegang tangan lembut sang istri.


" Mau kemana pa?" Tanya Hanna begitu penasaran.


" Jika kita masih berada disana, pasti kita akan mengganggu mereka. Sini, cobalah lihat bintang itu!" Ucap Gardapati memberitahu keberadaan bintang yang bertabur di atas langit.


" Cantik....." Ucap Hanna memandang ke atas langit sambil berjalan beriringan dengan sang suami.


" Sama sepertimu! Maafkan aku ma, dulu aku tak sempat melamarmu seperti yang pemuda itu lakukan kepada putri kita." Ucap Gardapati menyesal mengingat saat dirinya meminta Hanna hanya untuk melahirkan seorang putra. Saat itu Gardapati benar-benar buta dan begitu buruk. Dan Gardapati baru bisa mengungkapkan hatinya yang terdalam malam ini.


" Apa yang kau katakan? Jika dulu saja kau tidak memaksaku untuk menikah denganmu. Apa aku bisa bersamamu saat ini? Apakah sekarang akan ada Axel dan Alexa? Tidak semua pertemuan buruk berakhir dengan buruk. Dan aku tidak menyesali itu pa. Aku sangat mencintaimu!" Ucap Hanna tersenyum, walaupun seburuk apapun kehidupan yang telah berlalu, Hanna menganggap itu sebagai pembalajaran dan juga rintangan yang harus di hadapinya.


" Kau tau ma, aku adalah orang yang paling beruntung bisa mendapatkanmu. Waktu pergi ke Tokyo, aku memiliki kesempatan untuk membelikanmu ini!" Ucap Gardapati menyerahkan cincin berlian yang tak kalah mahal dengan milik Keisya.


" Pa, kau tau sebenarnya tanpa ini. Cintaku tetap sama besar terhadapmu!" Ucap Hanna tersenyum ketika sang suami melingkarkan cincin di jari manis istrinya. Mereka memang sengaja tidak membawa si kembar, karena malam sudah begitu larut. Gardapati langsung mencium kening Hanna selepas melingkarkan cincin berlian tersebut.

__ADS_1


Sedangkan Carlos dan Keisya memilih duduk di pinggir pantai, bahkan Keisya ingin sekali menyentuh air laut di saat malam. Mereka membawa beberapa makanan yang tersaji di meja makan untuk makan di tepi pantai. Bahkan dua kursi duduk berwarna putih tersebut tidak berguna bagi mereka, memilih duduk langsung di pasir putih.


" Apa kau serius dengan perkataanmu? Kau benar-benar mencariku selama lima tahun yang lalu?" Tanya Keisya sambil menatap taburan bintang di langit gelap yang membentang.


" Apakah perkataanku selalu meragukan bagimu? Coba lihat, sudah berapa lama aku menyimpan fotomu?" Ucap Carlos memberitahukan foto yang berada di ponselnya. Foto sewaktu Keisya masih berpura-pura menjadi cupu. Sebenarnya Keisya sudah melihatnya sebelumnya. Keisya melihatnya sebentar lalu kembali melanjutkan melihat langit.


" Bagaimana apa kau percaya?" Lanjut Carlos


" Emps, percaya gak ya!" Ucap Keisya melirik Carlos dengan tatapan mengejek.


" Baiklah, apa kau sedang ingin bercanda denganku?" Ucap Carlos mulai menggelitik Keisya.


" Tidak..tidak..ampun!" Ucap Keisya tidak bisa menahan rasa geli yang di buat oleh Carlos.


" Maafkan aku membuatmu, merasa kedinginan!" Ucap Carlos merasa bersalah menjadikan wanita yang dicintainya kedinginan.


Tak masalah, entah mengapa hatiku berbunga-bunga malam ini? Aku akui aku sangat bahagia. Aku tidak pernah merasakan kebahagian seperti ini.


" Tak masalah!" Ucap Keisya singkat dengan malu-malu.


*****


Wajah Keisya terlihat berbinar-binar, tidak bisa di pungkiri jika Keisya tidak bisa menutupi rasa bahagianya saat dirinya menerima lamaran Carlos semalam. Ia berjalan seperti biasanya untuk menuju ruang komisaris. Tidak terlalu cepat, ataupun lambat, bahkan hak tinggi yang ia kenakan, sangat terlihat elegan di pakai oleh kaki jenjang milik Keisya.

__ADS_1


" Pengumuman..penguman..."


Suara yang tidak asing lagi, kaki Keisya terhenti seketika saat suara yang terdengar nyaring lewat microfon tersebut. Bahkan aktifitas kantor mendadak berhenti mendengar suara keras itu.


" Saya ingin mengulang ucapan saya yang baru saja semalam saya sudah katakan, Bahwa saya Carlos Nigel telah melamar komisaris Keisya lalapati. Rasanya tidak cukup, jika hal sebahagia ini tidak di sebarkan." Ucap Carlos melalui microfon perusahaan.


Keisya terperanjat mendengar suara bagaikan sebuah ledakan baginya. Menurut Keisya itu merupakan hal tergila yang membuatnya benar-benar malu. Semua karyawan pun membuka mulutnya lebar-lebar mendengar kabar sebahagia itu.


" Keisya Lalapati, Will you merrie me??" Ucap Carlos.


Keisya pun terlihat menahan malu. Keisya saat ini berada di koridor paling bawah. Terlihat taburan kelopak bunga dari atas bagaikan hujan jatuh tepat di sekitar Keisya. Ditambah oleh hujan deras balon berbentuk love berwarna merah.


Tiba-tiba seseorang yang bercostum doraemon menyambut Keisya dengan sebuket mawar merah. Keisya menerima buket tersebut, Lalu costum yang mengenai sebagai penutup kepala dibuka, siapa lagi jika bukan Carlos. Keisya membuka mulutnya lebar-lebar karena tak ada henti-hentinya kembali dikejutkan oleh sang kekasih. Keisya langsung memeluk Carlos dengan hangat, walaupun wajah Carlos telah penuh keringat karena costum doraemon yang dikenakan, Carlos tetap begitu tampan. Membuat semua yang melihatnya begitu takjub.


" Wah, so sweet banget!"


" Mereka pasangan yang cocok!"


" Wah romantis sekali!"


Benar sekali, mereka akan menjadi pasangan kekasih yang cocok. Sama-sama menekuni bidang yang sama. Keisya berfikir Carlos dan dirinya saling menukar ide untuk bekerjasama dalam pekerjaannya, Saling membantu dan juga mendukung segala komitmen dan juga rentetan semua masalah yang di hadapinya. Tidak begitu bagi Carlos yang sangat mencintai Keisya. Berharap jika Keisya hanya duduk dirumah tanpa ikut berbisnis. Carlos hanya ingin Keisya menjdi ibu yang baik untuk anak-anak mereka nanti.


Terima kasih para penggemar yang menunggu novel saya sampai saat ini, tanpa dukungan kalian. Mungkin novelku tidak akan sejauh ini. Maafkan author yang terlalu sibuk dan tidak mempunyai kesempatan menulis. Karena pekerjaan utama yang begitu sangat menuntut. Tapi jika ada kesempatan, author gunakan waktu sebaik mungkin untuk menghibur kalian melalui bab selanjutnya.

__ADS_1


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


__ADS_2