
Keisya menghampiri Carlos. Keisya sebenarnya tidak ingin bertemu dengannya, Bagaimana pun juga Carlos merupakan kliennya yang harus ia temui. Ia tetap memegang pendiriannya untuk menunjukkan sikap profesionalnya.
" Selamat sore!" Ucap Keisya berusaha santai dan bersikap seperti biasanya.
Carlos yang merindukan suara itu langsung mengenali kedatangan Keisya dan bergegas berdiri memutar tubuhnya menghadap Keisya. Carlos tersenyum dan langsung memeluk Keisya. Sudah begitu lama ia merindukan sesosok wanita yang berhasil menetap dihatinya tersebut. Bahkan Carlos mendambakan pelukan hangat ini. Sedangkan Keisya begitu terkejut dengan sikap Carlos begitu pun dengan Nada. Dengan cepat Keisya menarik tubuh Carlos untuk menjauhi dirinya. Namun Carlos memeluknya lebih erat. Carlos sangat merindukan dan tidak cukup dengan pelukan yang singkat tersebut.
" Carlos..Tolong perhatikan sikapmu! disini banyak orang. Apakah kau tidak bisa bersikap profesional?" Ucap Keisya berusaha melepaskan pelukan Carlos.
Dan pada akhirnya Carlos melepaskan pelukannya. Perasaannya tidak dapat di jelaskan dengan kata-kata. Carlos begitu bahagia melihat Keisya kembali selama 5 tahun tersebut. Hatinya terhenyak lega.
" Bagaimana kabarmu Tuan Carlos?" Ucap Keisya duduk dengan anggun menatap Carlos.
" Tidak baik. Tanpamu!" Ucap Carlos tiada henti menatap Keisya. Sedangkan Keisya menjadi canggung ketika Carlos tiada henti memperhatikan dirinya.
Benarkah? Apakah kau tidak bisa berhenti menatapku? Ada apa dengan diriku sendiri? Kenapa jantungku semakin berdebar. Tenanglah, Apa karena aku sudah lama tidak bertemu dengannya. Jadi sekali bertemu jadi begini? Profesional Kei!
" Baiklah, kita akan membahas bisnis kita!" Ucap Keisya langsung ke intinya. Sedangkan Carlos tetap memperhatikan Keisya.
Keisya menjelaskan kerja samanya tersebut dengan Carlos. Beberapa menit kemudian, setelah Keisya menjelaskan keseluruhan pekerjaanya. Yang hanya di balas senyuman dan tatapan oleh Carlos. Berlanjut dengan penutupan yaitu menikmati makanan restauran yang tersedia.
__ADS_1
" Apakah kau tidak lapar tuan?" Ucap Keisya memegang garpu dan juga pisau untuk memotong steak daging di depannya. Keisya merasa heran dengan Carlos karena dia tidak berhenti menatapnya yang membuat Keisya menjadi canggung.
Apakah kau tidak bosan menatapku. Ah, apa kantong mataku terlihat? Eits, ada apa denganku? Dia hanya Carlos , teman lamaku! Seharusnya perbincangan kami begitu lancar. Kenapa aku begitu canggung. Dan ingat dia adalah kekasih ulat bulu. Ya mungkin sampai saat ini dia masih bersamanya. Atau dia...? ah apa hubungannya denganku! Aku tidak ingin memainkan drama seperti dulu. Drama yang begitu bodoh!
Bahkan matamu masih sama. Kau semakin cantik, walaupun wajahmu terlihat begitu lelah. Kei, aku sangat merindukanmu. Ingin rasanya saat ini juga aku melamarmu untuk menjadi istriku. Bukankah usia kita sudah matang*!
" Aku sudah kenyang melihatmu. Aku tidak menyangka selama lima tahun ini kau menjadi wanita hebat! Kenapa kau tidak memberi kabar sedikit pun terhadapku?" Ucap Carlos. Rasanya bagaikan mimpi bisa melihat Keisya hari ini. Carlos masih tidak percaya, jika hari ini ia bisa berjumpa langsung dengan Keisya.
" Haha memberi kabar? Memangnya siapa dirimu?" Ucap Keisya tertawa anggun dan masih menikmati santapan sorenya tersebut.
Ah, ini yang ku suka dari dirimu. Kau bahkan masih tetap angkuh seperti dulu.
" Sekarang! Tentu anda adalah klien terhormatku!" Ucap Keisya melahap sesuap steak tersebut lalu mengunyahnya. Sedangkan Carlos yang telah biasa dengan sikap jutek Keisya hanya tersenyum karena jawaban Keisya tidak sesuai dengan harapannya.
" Baiklah. Apa kau minggu depan ada waktu? Aku ingin menikmati makanan Khas Tokyo lainnya." Lanjut Carlos.
" Apa kau ingin menikmati makanan lainnya. Sedangkan hidangan ini kau masih belum menyentuhnya." Ucap Keisya cukup heran dengan pria di depannya itu.
Seharusnya kau sadar jika aku ingin bertemu denganmu setiap hari!
__ADS_1
" Hehe, aku baru mau memakannya!" Ucap Carlos tertawa renyah dan segera mengambil garpu dan pisaunya.
" Jika menyangkut pekerjaan, tentu aku akan datang. Selain itu, aku tidak mempunyai waktu luang." Ucap Keisya.
Ah, kau terlalu ambisius dalam bekerja nona cantik. Tapi sayang, tidak lama lagi kau akan berada di pelukanku!
" Tentu! Bagaimana jika kita ke area tambang lansung. Aku mempunyai tempat strategis. Dan aku pastikan sumber daya tambang di lokasi tersebut sangat memuaskan." Ucap Carlos. Membuat Keisya terhenti kembali, mendengar sesuatu yang menarik perhatiannya.
" Benarkah? Apakah ucapanmu bisa di percaya?" Ucap Keisya menatap Carlos dengan tatapan tajam.
" Tentu, apakah kau percaya, sudah lama aku mencarimu dan juga merindukanmu selama 5 tahun?" Ucap Carlos. Sejenak Keisya langsung terhenyak dengan lontaran Carlos yang tiba- tiba melenceng tersebut.
" Tidak, maksudku, Bagaimana dengan lokasi tersebut? Kapan kau akan mengajakku ke lokasi yang anda maksud?" Ucap Keisya menjadi salah tingkah namun tetap dengan rasa penasaran terhadap lokasi yang Carlos sebutkan.
" Kau terlalu tergesa-gesa, terlebih dahulu kau luangkan waktu untuk kita membahas hal pribadi. Bukankah banyak yang ingin kau ketahui tentang perjumpaan kita setelah 5 tahun ini?" Bisik Carlos ketika dirinya mulai beranjak dari tempat duduknya untuk pergi. Ia rasa sudah cukup untuk menahan Keisya agar bisa bertemu kembali dengan adanya lokasi tambang yang ia ketahui. Yang tentu membuat Keisya sangat penasaran karena ada sumber daya baru untuk usahanya. Padahal Keisya hanya menganggap Carlos ingin membeli barang tambangnya. Namun sesuatu di luar dugaannya yaitu lokasi tambang baru. Membuat Keisya begitu tertarik.
Apa? Apa yang ingin ku ketahui tentang dirimu? Apakah aku harus menanyakan hubunganmu dengan ulat bulu pengkhianat itu? Ah, lucu sekali! Kau terlalu percaya diri tuan Carlos! Aku hanya ingin lokasi tambang itu.
Keisya menatap kepergiaan Carlos yang semakin lama sudah tak terlihat lagi. Lalu tersenyum dan ikut berdiri. Sepertinya perjumpaan dengan Carlos ada untungnya juga. Menyangkut lokasi tambang baru. Keisya pun bergegas meninggalkan restauran tersebut yang di ikuti oleh Nada di belakangnya.
__ADS_1