Istri Kesayangan

Istri Kesayangan
pencarian 1


__ADS_3

kiara terus termenung memikirkan solusi untuk kata kata singkat itu, tiga puluh menit berlalu ia pakai untuk berfikir tapi tak ketemu juga kiara mengerang frustasi mengacak acak rambut sebahunya meletakkan kembali notes itu ke.atas nakas berjalan kesana kemari seperti setrikaan


"apa aku cari aja ya di tempat tempat terdekat rumahku dan leluasa melihat bintang"gumam kiara ragu


"tapikan kalau gitu jadi lama, kalau minta bantuan sama orang lain otomatis mereka kan jadi tau masalah keluargaku"dumelnya meruntuki dirinya yang tak mau terbuka pada orang lain


kiara berjalan mengikuti kata hatinya kemana ia akan pergi kali ini ia menuju ke roftop rumahnya di atas sana seingatnya terdapat gudang kecil tempat penyimpana barang barang bekas


satu persatu anak tangga ia naiki, semakin tinggi ia naik semakin cepat pula detakan jantungnya kiara berhenti sejenak bersender pada dinding lalu memegangi dadanya"apa aku sedang jatuh cinta ya? jantung rasanya sedari tadi ingin meledak"ucapnya asal lalu kembali menaiki anak tangga itu lagi


saat ia sampai di deapan pintu gudang kecil itu ia berhenti menatap lamat lamat pintu waran coklat itu lalu mengalihkan pandangannya ke arah jam tangan miliknya 15:41 gumamnya lalu kembali menatap pintu coklat itu


deg deg deg


"asataga! jantung diam dulu deh"kesalanya memegangi dadanya lalu di ulurkannya tangannya membuka knop pintu melangkah masuk kedalam

__ADS_1


"non. ngapain disitu?"


kiara terkejut 'kenapa sih banyak sekali hal yang membuat jatungku berdebar debar tak karuan' batin kiara kesal


kiara berbalik menatap sebal asisten rumahnya itu" enggak ada"jawab kiara singkat" ada apa?"tanya nya lagi


pembantu itu tersenyum kikuk melihat wajah kesal majikannya itu"em... itu di tunggu sama non naila di depan"


kiara mengangguk menutup kembali pintu gudang lalu melangkah keluar rumah untuk menemui managernya yang cerewet itu


"ada apa?"tanya kiara to the point, ketika ia baru saja sampai di sebelah naila


kiara hanya diam memutar bola matanya malas jika sikap ke kanak kanakan naila muncul pasti akan repot nantinya


naila tak menghiraukan respon dari kiara"temanin kaka belanja ya? ya? ya?"pinta naila sambil memasang wajah se imut mungkin

__ADS_1


kiara menghembuskan nafasnya kasar"hmm.."dehemnya malas


"tunggu"ujaranya sebelum beranjak masuk kedalam rumahnya untuk mengganti pakaiannya setelah selesai kiara kembali lagi dengan baju yang lebih sopan untuk di pakai keluar sebenarnya baju yang sebelumya sopan di pakai keluar tapi itu bajunya yang di pakainya saat pulang pemotretan tadi


"sebenarnya aku mengajakmu hanya untuk refresing saja, akhir akhir ini fikiran ku sedang kacau"terang naila saat melihat wajah kesal kiara


kiara berdecak"tapi kakak salah memprediksi waktu"


"maksudnya?"tanya naila bingung


kiara memutar bola matanya malas"soalnya aku lagi sibuk sekarang"ujarnya tak bersemangat


"hehehe... tapi aku maunya sekarang"kekeh naila sambil membuka pintu mobil miliknya dan masuk ke kursi pengemudi


kiara juga ikut masuk di sebelah naila dan tak membalas lagi ucapan naila sampai mobilnya di jalankan keluar dari pekarangan rumah kiara

__ADS_1


"nanti kita mampir di restoran ya kak, aku belum makan tadi"ujarnya dengan nada malas


naila hanya mengangguk mengiyakan


__ADS_2