Istri Kesayangan

Istri Kesayangan
Meminta bantuan.


__ADS_3

Gardapati tidak bisa fokus bekerja, semenjak tadi fikirannya ke arah Hanna yang mendiami dirinya beberapa hari ini. Gardapati hanya mengetuk-ngetuk pennya di atas meja, memegang kepalanya yang berat. Terus berfikir bagaimana istrinya bisa kembali bersikap seperti biasanya.


Entah berapa lama kau akan mendiamkanku? Aku tidak sanggup di perlakukan seperti. Aku sangat merindukanmu.


Ah,kenapa aku begitu bodoh.


Ini semua kesalahan burung gagak sialan itu. Coba saja dia gak datang ke rumahku menunjukkan keahliannya kepada keluargaku. Aku tidak akan seperti ini.


Aku pun gagal lagi semalam mencoba memasak.


Gardapati semalam, diam-diam ke dapur untuk memasak lagi. Saat dimana semua orang terlelap. Gardapati menggunakan kesempatan itu untuk memasak agar bisa masak makanan yang sangat lezat. Nyatanya Gardapati kembali gagal.


Ah..benarkah aku tidak bisa melakukan apa yang di lakukan Burung gagak itu!


Tidak, sejak kapan Garda kalah darinya! Haruskah aku belajar darinya baru aku bisa memasak?


Tidak mungkin, bisa-bisa aku akan di tertawakan jika memohon kepada dia untuk diajarkan memasak.


Tapi, benar juga kata Hanna. Seseorang bisa menguasai sesuatu karena terbiasa dan memiliki trik.

__ADS_1


Oh,haruskah aku pergi ke rumah neraka itu kembali?


Kenapa hari ini sesial ini! Jika aku berhasil memasak, pasti Hanna akan kagum kepadaku dan memaafkanku.


Ya benar, Aku harus menemui burung gagak.


Gardapati terus saja tidak habis berfikir, semenjak tadi ruangan yang sunyi itu hanya ada suara ketukan pen yang Gardapati mainkan.


***


Akhirnya Gardapati sampai di cabang kantornya yang di tempati oleh Adipati. Dengan jas setelan berwarna hitam ditambah kacamata hitam memberi kesan gagah, angkuh dan juga perfeksionis di diri Gardapati. Gardapati pun bergegas berjalan ke ruangan Adipati berada.


"Wah, ada kepentingan apa dirimu kesini?" Tanya Adipati tersenyum tipis melihat kedatangan Gardapati yang begitu tiba-tiba.


"Apa? apa aku tidak salah mendengar. Kau meminta bantuanku?" Ucap Adipati tidak percaya.


Benarkah ini serigala tua? sejak kapan dia ingin meminta bantuanku? apa kau ingin berdamai? Hahaha, tidak mungkin. Pasti ada niat yang terselubung.


"Benar, aku ingin kau membagi cara kepadaku keahlian memasakmu." Ucap Gardapati.

__ADS_1


"Hahaha, Kau serius? "Ucap Adipati tertawa lebar tidak percaya dengan pernyataan Gardapati.


"Ia, Demi Hanna. Aku rela jika sampai aku memohon agar kau menuruti kemauanku." Ucap Gardapati.


"Apa Hanna menyuruhmu untuk bisa memasak sepertiku?" Ucap Adipati mulai serius berbicara. Sepertinya ucapan Gardapati benar-benar serius, fikirnya.


"Tidak, Aku hanya ingin dia memaafkanku karena kesalanku. Mungkin dengan bisa memasak makanan lezat dia bisa memaafkanku." Ucap Gardapati.


"Memangnya apa yang kau lakukan hingga Hanna tidak bisa memaafkanmu?" Tanya Adipati sangat penasaran.


"Jangan terlalu banyak ingin tau. Kau mau atau tidak? Aku hanya ingin mendengar jawabanmu." Ucap Gardapati.


"Oke..oke..baiklah. Aku akan membantumu. "Ucap Adipati.


Mungkin inilah awal hubungan baik adik kakak tersebut. Akhirnya Adipati menujui permintaan Gardapati. Gardapati pun bergegas pergi meninggalkan kantor Adipati.


Terus dukungannya ya...


Jangan lupa like,comment,vote and love...

__ADS_1


Semoga kalian sehat semua sehingga kalian bisa menikmati membaca novelku.


Selamat membaca Guys...πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•Cinta kalian.


__ADS_2