
"kau tak apa lan?"tanya kiara ketika ia melihat teman sebangkunya itu jalan mendekat padanya"gimana rasanya di liatin sama mahasiswa/i?"
lana mendengus memutar bola matanya malas"malu tau ra... mereka ngetawain kami terus! mana lagi banyak cogan lewat"gerutu lana menahan kesal bahkan wajahnya saja sudah tampak bertambah merah padahal wajahnya saja sudah merah saat di jemur tadi di tambah lagi merah karena menahan emosi atau malu? kiara tak tau itu
"hahaha.... kau sendiri yang tak mengerjakan tugas tanggung sendirilah"ucap kiara jahat
"ck. udah! jangan tertawa lagi"sahut lana tegas"lebih baik temani aku ke kantin, aku sudah sangat lapar"lanjutnya lagi
kiara mencoba meredakan tawanya"iya ayo"ujarnya setelah ia berhenti tertawa
"SEMUANYA TETAP BERADA DI KELAS JANGAN ADA YANG KELUAR"kiara dan lana bergeming di tempatnya lalu menatap satu sama lain
lana membenarkan posisi duduknya"kenapa nih?"lana bertanya sambil celingukan menatap ke seluruh sudut kelasnya siapa tau ada yang mau menjawab
"gak tau mendadak sekali"sahut salah satu dari mereka
"udahlah lan. liat aja dulu"kiara mencoba menenagkan lana yang sedari tadi grasak grusuk tak bisa tenang
lana menolah menatap lekat wajah kiara"persaanku kok gak enak ya ra?"jujurnya sambil memilin rok mini diatas lututnya
"masa-"
"siang semuanya"perkataan kiara terpotong dengan sapaan dari seseorang yang tiba tiba muncul didepan kelasnya bersama temannya yang lain
spontan mereka semua memfokuskan pandangan mereka ke depan kelas sedetik kemudian mereka membatu dengan mulut yang mendadak bisu tak bisa berkata kata
__ADS_1
"tak sopan, disapa orang bukannya di balas"ucapan pedas tersebut menyadarkan mereka dari keterkejutannya
"siang kak"jawab mereka semua kikuk, bagaiman tidak? yang berdiri di depan kelas mereka bukanlah orang biasa di sekolah dan juga di luaran sana
mereka. keponakan keponakan dan juga anak dari pemilik sekolah ini juga kampus yang mereka bicarakan tadi
"semuanya berdiri"intrupsi seorang perempuan berbadan dua itu walaupun dirinya masih belajar di kampus tapi dirinya sudah menikah semenjak ia tamat sma lebih tepatnya di jodohkan dengan anak dari keluarga angleo
mendengar intrupsi itu mereka berdiri dengan kompak sambil menundukkan pandangan mereka sebab itulah aturan di sekolah mereka jika bertemu dengan orang yang lebih tua dari mereka
"adi jalan"perintah seseorang yang tadi menegur mereka saat tak menyahut salam tadi, ia adalah leonidas angleo anak satu satunya serta pewaris harta dari keluarga angleo
adiano angleo sepupunya itu lantas mengangguk dan berjalan memeriksa murid satu persatu ia terus saja menyuruh murid yang di anggapnya tak benar maju ke depan sampai menyisahkan satu murid perempuan yang duduk di kursi pojok kiri barisan kedua
leo tampak menggeram menatap tajam mereka yang berdiri di depan satu persatu kini dirinya tengah berdiri di pojok kanan kelas, lalu pandangannya beralih menatap intes satu satunya siswi yang masih duduk anteng di kursinya tampak memandang kearah depan dengan tatapan miris
"siapa nama kamu?"tanya lelaki berkacamata pada siswi itu
siswi itu menoleh mengerutkan dahinya sesaat"ki-"
"oh kamu kiara netalya sagita kan? artis terkenal itukan? yang matanya hijau dan memiliki tanda lahir berbentuk bintang di tangan kanannya itukan? dan yang memiliki wajah yang sangat cantik serta imut itukan?"belum sempat gadis itu menjawab kalimatnya lansung saja di potong oleh perempuan berbadan dua itu
"anggun. ingat situasi"tegur perempuan berambut pendek sebahu
perempuan berbadan dua yang di tegur itu berdecak kesal"apasih jer?"
__ADS_1
rojeria rosana perempuan yang menegur anggun itu mendengus lalu memandang ke arah adi memberikan sinyal lewat tatapan mata
adi mengerti ia berjalan mendekati perempuan yang bernama lengkap anggun putri itu menuntunnya keluar supaya tak merusuh lagi awalnya anggun menolak tapi setelah mendengar bujuk rayu adi ia pun menyerah
leo hanya mengamati saja malas untuk ikut campur nanti ia kena lagi deh kalau ikut campur
"lanjut frans"ujar rojer setelah adi dan anggun keluar dari kelas
lelaki berkacamata yang bernama lengkap fransiskus angleo itu mengangguk"kalau kamu boleh pulang"ucap frans pada kiara
kiara yang sedari tadi terdiam karena gugup berada satu ruangan dengan orang yang ia sukai seketika mendadak jadi lemot"saya kak?"tanyanya memastikan sambil menunjuk dirinya sendiri dan memiringkan sedikit kepalanya mengerjapkan matanya dua kali
rojeria tersenyum gemas melihat tingkah kiara yang sangat lucu di matanya
frans berdehem untuk menghilangkan rasa gugupnya yang tiba tiba saja menyerang'ingat frans kau sudah memiliki rojeria dia istrimu'
"iya"singkatnya
kiara tampak mengangguk cepat kerena ia merasa sangat senang dapat keluar dari ruangan yang sedari tadi membuat jantungnya berdetak tak normal
di bereskannya barang barangnya dan memasukkanya kedalam tasnya lalu menggendongnya di kedua pundaknya berdiri dari kursinya menyalim satu persatu tangan seniornya itu
tibalah saat ia ingin menyalim tangan leo jantungnya semakin menggila di dalam sana'jantung gak tau diri'kesal kiara
kiara meraih tangan leo lalu menciumnya setelahnya ia buru buru keluar tapi saat ingin mencapai pintu keluar kiara berhenti lalu menoleh menatap lana yang tengah berdiri dengan lesu lalu berjalan lagi keluar dengan hati yang berbunga bunga
__ADS_1
'aku menyalim tangannya'pekiknya dalam hati