Istri Kesayangan

Istri Kesayangan
Merebut


__ADS_3

Kabar bahagia tentang adik kembar yang di kandung sang mama membuat Keisya terkejut dan bersyukur.


" Ya ampun, adik kembarku, Axel dan Alexa, kakak menunggu kedatanganmu. Kau pasti setampan ayah dan juga secantik mama." Ucap Keisya mengelus perut Hanna.


" Apa Axel dan Alexa?? Kau dapat mana nama adik kamu sayang?" Ucap Hanna heran.


" Aku dan Papa yang mengarang. Axel artinya damai, sedangkan Alexa adalah pelindung. Bagaimana, apakah mama setuju?" Tanya Keisya berharap Hanna menyetujui pendapatnya.


" Tentu sayang. Semoga nama adikmu adalah doa bagi mereka." Ucap Hanna.


" Sayang, apa kau sudah mandi? Kau sangat berkeringat." Lanjut Hanna melihat Keisya berkeringat selepas olahraga.


" Hehe, sorry ma. Keisya habis dari olahraga. Baiklah ma, Keisya akan mandi dulu.Muach..Alexsa, Axel jangan nakal ya. " Ucap Keisya mencium pipi sang mama dan mengelus perut sang mama lalu beranjak ke kamarnya.


Sedangkan Hanna menunggu kedatangan Gardapati pulang bekerja. Beberapa menit kemudian Gardapati datang. Dan Hanna mengikuti Gardapati yang beranjak ke kamarnya untuk mengganti pakaian formalnya.


" Apakah kau sudah makan sayang?" Tanya Gardapati menatap sang istri yang sedang melepas jas dan kemeja formalnya.


" Sudah pa, bagaimana dengan papa?" Ucap Hanna.


" Belum ma.." Ucap Gardapati tersenyum penuh arti.


" Loh, kok belum sih pa. Kalau papa sakit gimana? Jaga kesehatan pa." Ucap Hanna cemas.


" Hust..maksudku aku belum makan mama. Sekarang giliran jenguk Alexa ma."Ucap Gardapati langsung memeluk Hanna.


" Ih..papa, kan semalam sudah." Ucap Hanna merasa kesal dengan suaminya yang rada gak jelas.

__ADS_1


" Ia kan di perut mama ada dedek bayinya dua. Yang semalam jenguk Axel, malam ini jenguk Alexa. Kan biar adil di jenguk satu persatu." Ucap Gardapati langsung mencium tengkuk leher istrinya.


" Tapi Pa.." Ucap Hanna. Belum selesai ia berucap Gardapati sudah melahap bibir Hanna secepat mungkin. Sehingga Hanna pun hampir kehabisan nafas di buatnya. Menanggalkan pakaian istrinya dengan mudah. Karena Hanna memakai baju tipis yang di tutup piyama.


Secepat mungkin Gardapati menjelajah seluruh tubuh sang istri yang semakin terisi. Perut buncit sang istri bukan lagi penghalang baginya. Gardapati memilih melakukannya dari arah belakang. Memudahkan mencengkram gunung kembar milik sang istri yang menimbulkan lenguhan kecil. Setelah pemanasan akhirnya Gardapati menyatukan tubuhnya dengan pelan, membuat Hanna mendesah panjang. Membuat Gardapati semakin terbakar namun berhati-hati. Hanna membuatnya sungguh mabuk cinta, menikmati malam yang dingin dengan kehangatan. Gesekan tubuh yang membuat deru jantung mereka kian mencepat. Dialunin dengan perasaan cinta hingga membawa mereka terbang setinggi mungkin. Hanna memilih menutup mulutnya sendiri. Daripada suara lenguhannya sampai keluar kamar. Namun Gardapati yang tau itu langsung melepas tangan sang istri dan lebih memilih memaut bibir kecilnya.


***


Dengan wajah berapi Geisha dengan ke empat temannya menghampiri Meimei yang tengah berbincang dengan Keisya.


" Heh, apa maksudmu memberikan kotak makanan ini ke pacarku? Apa kau menyukainya? apa kau ingin merebut dia dariku? Jangan harap. Kau hanya ulat yang baru belajar terbang jadi kupu-kupu." Ucap Geisha menggebrak meja dan langsung melempar kotak makanan ke depan Meimei. Meimei dan Keisya sungguh terkejut.


Beberapa hari ini Meimei sering membawakan Carlos sekotak makanan untuk makan siang di sekolahnya. Tentu Meimei melakukannya, untuk mendapatkan perhatian Carlos.


Ia aku benar-benar menyukainya. Bahkan aku sangat mencintainya. Itulah caraku untuk merebutnya darimu Geisha! Aku akan segera mendapatkan Carlos.


" Apa salahnya, Meimei hanya membagi kotak bekalnya." Sahut Keisya. Sedangkan Meimei terdiam dan mengepalkannya tangannya.


" Stop..." Teriak Carlos.


Tiba-tiba Carlos datang menghampiri mereka.


" Geish..Stop..aku sangat bosan dengan perlakuanmu yang tak bermoral seperti ini. Dia hanya memberikan sekotak makanan untukku. Apa salahnya? Kau sangat berlebihan." Ucap Carlos malu dan juga marah.


" Apa kau membelanya? Aku tau maksudnya, aku mengerti. Dia ingin merebutmu dariku. Kau fikir aku bodoh, dia sangat terlihat jika menginginkanmu Carl.


Dari tatapannya, bahkan sekarang dia sangat perhatian denganmu." Jelas Geisha.

__ADS_1


" Hiks..Hiks.." Meimei pura-pura menangis di depan Carlos.


" Sudah Geish, Apakah kita harus bertengkar disini." Ucap Carlos.


" Kau sudah berubah Carl. Aku benci kamu Carl." Ucap Geisha memilih pergi dari hadapan Carlos dan Meimei.


" Hiks..Maafkan aku" Ucap Meimei.


" Bubar..bubar..apakah ada yang lucu?" Ucap Keisya langsung membubarkan para siswa meninggalkan Meimei dan juga Carlos di dalam kelas berdua.


" Tidak, aku yang meminta maaf. " Ucap Carlos duduk di sebelah Meimei. Berusaha menenangkan Meimei.


" Tidak karena aku, kamu dan Geisha bertengkar." Ucap Meimei. Sebenarnya Meimei cukup kuat menghadapi cacian Geisha. Meimei sudah terbiasa mendengar penghinaan dari mulut Geisha. Namun karena ada Carlos, Meimei langsung berakting agar mendapat perhatian lebih dari Carlos.


" Tidak, bukan karena kamu. Hubungan kita selama ini sedang memburuk. Entahlah, sebelumnya Geisha tak seperti ini. Ego dia sekarang sangat tinggi. Aku sendiri tidak memahaminya." Jelas Carlos.


Putuskan saja Carlos. Kau lebih baik denganku. Ada aku disini yang bisa menerimamu selesai melepaskan kuman ****** itu.


" E..apa kau sekarang bahagia dengannya?" Tanya Meimei.


" Aku tidak bisa menjelaskan. Ini tentang hubungan kami." Ucap Carlos.


" E..terima kasih Carl, sudah menolongku lagi." Ucap Meimei.


" Maafkan pacarku Mei. Kau jangan bersedih lagi." Ucap Carlos menghapus air mata Meimei di pipinya. Membuat jantung Meimei berdetak lebih kencang dan langsung menatap dalam mata Carlos. Berusaha masuk lebih dalam lagi.


Carlos, jangan pertahankan hubungamu yang telah hancur. Kau tidak pantas dengan kuman ***** itu. Kita akan menjadi pasangan yang serasi.

__ADS_1


Mei, apakah kau sangat mencintainya? apakah aku bisa mencintai sepertimu? tidak..tidak..aku mencintai sewajarnya saja.seharusnya dia yang mengejarku. Bukan aku...entahlah..Meimei perempuan yang luar biasa*.


Keisya diam-diam menatap Meimei dan Carlos di dekat ambang pintu. Melihat bagaimana mereka berbincang.


__ADS_2