Istri Kesayangan

Istri Kesayangan
Menjadi perias Handal.


__ADS_3

Akhirnya Keisya berhenti di salah satu rumah. Rumah yang tidak begitu besar. Bahkan rumah tersebut sebesar kamar Keisya. Sebelumnya Keisya telah merubah penampilannya dulu menjadi wanita cupu.


" Sudah om. Nanti Kei akan hubungi om jika, urusan Kei selesai! Ingat 3 meter dari sini." Jelas Keisya beranjak turun dari mobil mewahnya.


" Tapi non, Aku akan alasan apalagi dengan tuan." Jelas Roby merasa cemas.


" Om Roby jangan khawatir. Kei bukan anak kecil lagi. Kei tau om Roby sangat pintar memberi alasan kepada papa." Ucap Keisya tersenyum manja.


" Tapi non. Pikiran om lagi buntu nih." Jelas Roby tidak bisa mencari alasan lain lagi.


" Ih om Roby sebaiknya pergi cari wanita sana..Sampai kapan om Roby gak meried-meried." Ledek Keisya.


" Om masih mau menikmati hidup. Bye non. Hati-hati. " Jelas Roby bergegas meninggalkan Keisya.


Keisya pun menatap rumah tersebut dan memencet bel rumah. Beberapa menit kemudian, Meimei sendirilah yang membuka pintu rumahnya.


" Kei...!!" Ucap Meimei terkejut melihat kedatangan Keisya di rumahnya.


" Meimei aku sangat merindukanmu. Kau begitu jahat meninggalkanku sendiri di sekolah." Jelas Keisya memeluk Meimei dengan erat. Bahkan pertemanan yang baru saja terjalin tersebut memiliki hubungan yang sangat erat dan kuat. Sehingga Keisya sendiri yang turun tangan untuk memberikan pelajaran terhadap kuman-kuman yang selama ini mengganggu sahabatnya tersebut. Bahkan Keisya semakin kuat ingin membasminya karena Keisya juga turut di tindas. Bagaimana bisa anak Gardapati di perlakukan semena-mena.


" Maafkan aku Kei. Bagaimana kau bisa tau rumahku?" Jelas Meimei heran.


" Nanti akan aku jelaskan. Bisakah kau mempersilahkan diriku masuk?" Ucap Keisya tersenyum renyah.


" Hehe, baiklah." Ucap Meimei membawa Keisya masuk ke dalam kamarnya sendiri.

__ADS_1


" Dimana orangtuamu Mei?" Tanya Keisya sambil berjalan mengikuti Meimei.


" Ayah dan ibu sedang bekerja Kei." Jawab Meimei.


" Wah kamarmu begitu lucu. Apa kau menyukai warna pink?" Jelas Keisya melihat kamar Meimei yang di penuhi warna pink dan boneka pink.


" Ia, apakah kau sendiri kesini? Bagaimana kau bisa tau rumahku?" Ucap Meimei penasaran tiba-tiba saja Keisya berada di hadapannya.


" Ia aku sendiri. Aku tau dari kartu pelajarmu. Aku sangat merindukanmu Mei. Bukan dengan lari dari masalah , masalah akan selesai." Jelas Keisya. Mengingat Meimei sudah 3 hari absen dari kelasnya.


" Aku tidak sanggup menghadapi orang yang beranggapakan aku layaknya hantu." Jelas Meimei mulai menundukkan wajahnya bersedih mengingat dirinya saat di tindas oleh teman-teman sekolahnya.


" Mei, aku tau caranya membuat mereka bungkam. Apa kau ingin benar-benar dianggap oleh mereka. Baiklah, kau harus menurut denganku. Kau tidak perlu bertanya atau bicara satu patah katapun dengan apa yang selanjutkan aku lakukan." Ucap Keisya menatap Meimei lekat-lekat.


" Maksudmu?" Ucap Meimei. Keisya langsung menutup mulut Meimei.


" Kei, Kau mendapatkan alat make up sebanyak ini dari mana? Dan ini bukankah make up mahal?" Ucap Meimei kaget melihat Keisya menunjukkan alat Make upnya.


" Diam Mei, kau sudah menyetujui syaratku. Ini make up palsu. Tapi aku yakin ini cukup aman untuk kulit." Jelas Keisya. Padahal make up tersebut adalah asli dan benar-benar mahal. Baru saja Keisya datang membelinya di mall hingga bertemu dengan Carlos.


Akhirnya Meimei menurut melihat Keisya menjadi kesal. Keisya bergegas membuka kacamata Meimei dan menggantinya dengan soflent. Membersihkan wajahnya terlebih dahulu. Lalu mulai merias. Dari memberikan Fondation dengan warna senada.


" Kulitmu begitu soft. Kau sangat baik menjaganya." Ucap Keisya.


Lalu beralih memberi warna di kelopak matanya, memberi warna di bibir dan pipinya hingga merona. Satu jam Keisya habiskan untuk merias. berlanjut menata rambutnya yang terlebih dahulu membuka kepangan rambut Meimei.

__ADS_1


Masalah merias, Keisya tidak kalah dengan perias profesional, bahkan Keisya sangat mahir memilih warna yang cocok untuk kulit Meimei yang oriental.


Setelah selesai hasilnya begitu menakjubnya. Keisya yang tidak buta dengan kecantikan Meimei yang selama ini tersembunyi. Bahkan Keisya tidak menyangka. Meimei berubah begitu drastis melebihi perkiraannya sendiri.


" Apa? Apa ini aku? Aku tidak percaya ini." Ucap Meimei ketika Keisya memberikan sebuah cermin kepadanya.


" Hahaha, kau begitu lucu. Kau baru tau jika dirimu ini cantik Mei. Sekarang kita lihat saja, apakah mulut mereka masih bisa bicara?" Jelas Keisya tertawa. Meimei masih menatap cermin tak percaya.


" Sekarang kau ganti bajumu." Ucap Keisya mengambil baju yang baru di belinya di dalam tasnya.


" Kemana aku harus memakai baju semewah ini Kei? Dan kau mendapatkan ini semua dari mana?" Jelas Meimei sangat heran.


" Kan aku sudah bilang. Jangan banyak bicara. Kau akan membalas semua perbuatan mereka bukan." Ucap Keisya.


Seketika Meimei berganti baju. Entah apa yang Keisya akan lakukan selanjutnya. Bahkan gaun tersebut melekat cantik di tubuh Meimei.


"W..o..w..wow...Princes Meimei telah siap pergi kepesta dansa. Kau harus datang ke ulang tahun Geisha." Ucap Keisya terperangah melihat Meimei yang cantik.


" Apa? Aku tidak berani Kei..." Ucap Meimei tidak habis fikir.


" Tidak berani? Lihatlah kau sudah secantik ini Mei, Kau harus percaya diri. Bahkan di pesta tersebut tidak bisa ada yang menandingimu. Bukankah kau menginginkan pujaan hatimu, Carlos!" Jelas Keisya.


" Apakah kau yakin, Carlos akan jatuh cinta kepadaku?" Jelas Meimei tidak yakin.


" Sangat yakin. Lest go princess Mei." Ucap Keisya menarik tangan Meimei.

__ADS_1


Jika Kei memiliki kemampuan merias, kenapa dia sendiri memilih bernampilan seperti itu? Dan make up ini, baju ini? Kau mendapatkan darimana Kei?


__ADS_2