Istri Kesayangan

Istri Kesayangan
18


__ADS_3

lana, teman sebangku kiara kini tengah di landa rasa cemas untuk pertama kalinya ia mau masuk lebih dalam ke dalam masalah orang lain


"kiara kemana?"lana terus saja mondar mandir di depan pintu kelasnya


alasan lana menjadi cemas begini adalah kiara yang tiba tiba saja menghilang tak ada kabar bagai di telan bumi, tapi yang anehnya lana melihat nilai kiara yang terus berjalan dan anehnya juga kiara mengikuti ujian kelulusan walau dirinya tak datang kesekolah lagi.sebenarnya apa yang terjadi?


lana memutuskan untuk masuk kedalam kelas, hari ini mereka tak belajar karena mereka hanya tinggal menunggu hasil kelulusan mereka saja


"lan. aneh gak sih? kiara gak pernah datang ke sekolah tapi nilai nilai nya terdata di sekolah kita?"cici teman sekelas lana dan kiara mengutarakan isi pikirannya sedari tadi


lana mengangguk"ya. aku juga merasa seperti itu"jawabnya singkat


"dan yang lebih parahnya lagi! si kiara itu dapat nilai tertinggi di angkatan kita kali ini!"histeris cici sambil mengguncang guncang sebelah tangan lana


lana lagi lagi mengangguk. ia memang tak bisa menyangkal, kiara yang dulu nya hanya memiliki otak pas pasan itu bisa mendapat nilai tertinggi di angkatan mereka kali ini


"aku sangat merindukan nya"ujar lana tiba tiba, cici sontak menoleh

__ADS_1


cici mengulurkan tangannya menyentuh dahi lana"kau tak demam. tapi mengapa kau begitu berbeda hari ini?"cici menarik tangannya kembali


lana melototkan matanya


"matanya tolong di kondisikan"ucap cici menutup kedua mata lana menggunakan kedua telapak tangannya


lana melepaskan tangan cici secara paksa agar tak menghalangi penglihatan nya lagi


"bagaimana kalau kita tanya kepada guru saja"usul cici yang melihat wajah murung lana


lana menunduk memilin jari jemari nya"tidak akan ada yang mau membuka suara,aku sudah mencobanya"ujarnya lemas


lana mengerutkan keningnya"mengapa kau marah marah padaku"lana jug jadi ikut terpancing


cici menyengir menggaruk belakang kepalanya kikuk"y-ya maaf"cici berucap penuh sesal


lana diam tak menjawab kini kepalanya ia tumpukan kepada lipatan tangannya ia merenung memikirkan kemungkinan dimana kiara sekarang, entah menagapa semenjak kiara pergi menghilang lana merasakan kesepian untuk pertama kalinya. seperti ada yang hilang dari hidupnya

__ADS_1


°°°°°


sedangkan orang yang lagi di cemaskan kini tengah asik menghias kue kue buatan para pelayan di mansion keluarga angleo


"biar kami saja non"salah satu pelayan disitu membuka suara merasa tak enak dengan menantu dari majikan mereka


kiara mengangkat wajahnya menatap wajah pelayan tersebut"tak apa. lagian aku bosan selama seminggu tak melakukan apapun, hanya berdiam diri saja di kamar"ujarnya menenangkan


para pelayan itu menghela nafasnya, satu hal yang mereka ketahui dari salah satu sifat nona mereka keras kepala


selagi kiara yang asik menghias kue kue itu dengan beberapa buah dan juga berbagai macam hiasan lainnya, para pelayan itu bertugas mengawasi nona mereka kalau kalau ada kejadian yang tak di inginkan terjadi


wajah kiara yang terlalu serius menghias kue kue itu terlihat begitu lucu di mata para pelayan yang melihatnya sampai pemandangan itu di hancurkan oleh seorang wanita berpakaian mini yang tiba tiba saja mencolek hiasan kue yang lagi di kerjakan kiara hingga hiasan yang sedari tadi kiara buat hancur seketika


"huek! apa apaan ini!"seru wanita itu dengan tangannya yang menjatuhkan semua kue kue yang sudah berhasil kiara buat susah payah hancur berjatuhan kebawah


"nona!"teriak para pelayan yang menyaksikan kejadian itu, mereka segera berjalan mendekata kepada kiara memeriksa apakah nona mereka baik baik saja

__ADS_1


wanita itu menatap sinis kiara"ups. aku tak sengaja"ujarnya lalu berbalik hendak kembali kekamarnya lagi, sebelum suara boriton seseorang menghentika langkah nya


"LAURA!"


__ADS_2