Istri Kesayangan

Istri Kesayangan
Klien


__ADS_3

Keisya sudah keluar ruangannya bersama Nada. Tepat pukul dua setengah Keisya dengan langkah cepat yang di ikuti alur yang sama oleh Nada di belakangnya. Keisya akan berangkat menuju tempat kliennya berada, sesuai janji yaitu pukul tiga.


" Apakah kau sudah mempersiapkan proposal penting dan dokumen lainnya?" Ucap Keisya sambil berjalan cepat namun anggun dengan higheal yang tingginya standart. Bahkan bunyi Highealnya terdengar serempak dengan bunyi sepatu Nada. Para karyawan lainnya pun langsung berdiri menundukkan kepalanya melihat sang bos melalui koridor ruangan para karyawan.


" Sudah Nona!" Ucap Nada mengikuti Keisya. Nada begitu takjub dengan Keisya yang begitu profesional dan antusias dalam bekerja. Bahkan dengan usia yang begitu muda Keisya bisa menghandle semua pekerjaannya dengan cukup baik.


" Apakah kau sudah mendapatkan informasi tentang klien kita?" Ucap Keisya sampai di tempat parkir. Dimana Roby sudah siap mengantar nona mudanya.


Lalu Keisya masuk ke dalam mobil ferrari hitam tersebut di ikuti oleh Nada. Nada tersenyum ketika Roby juga ikut menyambut kedatangannya dengan membukakan pintu mobil.


Sepertinya aku akan mudah menyatukan kalian!


Keisya ikut tersenyum dengan sikap Roby. Dengan begitu Keisya dengan mudah menyatukan Roby dan juga Nada.


" Usia klien kita sama dengan anda Nona. Dia adalah pengusaha muda juga. Bahkan usahanya begitu pesat. Sebelumnya ayahnya mengalami kebangkrutan, dan dia berhasil membangunnya kembali. Dia juga terkenal dengan kebijaksanaannya. Tidak banyak yang saya bisa gali tentang klien ini, dia sangat mengprivasi identitasnya. Bahkan wajahnya tidak pernah di publikasikan." Jelas Nada. Roby hanya fokus menyetir. Sedangkan Keisya mendengar penjelasan sekretarisnya.


" Cukup menarik! " Ucap Keisya mengambil alat make upnya di tasnya.


" Apakah bawah mataku masih terlihat hitam? aku rasa aku kurang tidur!" Ucap Keisya menatap cermin kecil di tangannya.

__ADS_1


" Bagaimana pun Nona tetap cantik!" Sahut Nada tersenyum melihat pesona bosnya.


" Haha, benarkah? Aku rasa wajahku beberapa hari ini begitu buruk. Bahkan aku tidak memiliki waktu untuk merawat tubuhku. " Ucap Keisya.


" Untuk penyambutan hari lahir Nona, Nona harus mengosongkan waktu untuk terapi tubuh. Bukankah juga bagus untuk menjernihkan pikiran anda Nona." Jelas Nada yang tau tentang hari ulang tahun Keisya.


" Hahaha, jika benar ada waktu kosong. Aku akan pulang walaupun hanya sehari untuk bertemu mama dan papa juga adik kembarku. Aku sangat merindukan mereka." Jelas Keisya tertawa singkat. Padahal dia begitu sangat merindukan keluarganya. Karena terlalu ambisi dalam pekerjaan Keisya memilih menahan rindunya.


***


Beberapa menit kemudian, Keisya telah sampai di restauran terkenal di Tokyo. Beberapa mobil mewah sudah terpakir di depan restauran. Keisya rasa jika kliennya telah sampai terlebih dahulu. Keisya melihat jam tangannya, jam menunjukkan 2:50. Dan melihat kliennya yang duduk tidak terlalu jauh itu.


" Siapa nama klien kita?" Ucap Keisya baru menanyakan nama kliennya. Yang Keisya tau hanya nama perusahaannya yang juga cukup terkenal.


" Mr. Carlos Nigel." Ucap Nada ikut berhenti dan merasa cukup heran.


Carlos?


" Apa? siapa namanya?" Ucap Keisya. Keisya berharap salah mendengar. Dan mengusap telinganya.

__ADS_1


" Mr Carlos Nigel nona. Ada apa nona? Apa anda mengenalnya?" Ucap Nada.


Apa? Carlos! Tidak mungkin. Aku berharap kita tidak pernah bertemu lagi. Tapi rasanya kau selalu mengusik kehidupanku. Sudah 5 tahun kita tidak bertemu. Baiklah, apakah kau sama seperti Carlos yang dulu. Apakah hubunganmu dengan ulat bulu itu masih kekal sampai sekarang?


Ternyata Keisya tidak salah mendengar. Lalu Keisya mengingat 5 tahun sebelumnya. Dimana masa tersebut adalah masa yang tidak begitu baik. Bahkan dia masih mengingat bagaimana dia mendapatkan sahabat yang tega memanfaatkan dirinya.


***


Disisi lain Carlos tidak bisa melupakan sesosok wanita yang berhasil membuatnya jatuh cinta yaitu Keisya. Selama lima tahun ini ia mencari keberadaan Keisya. Semenjak itu Keisya menghilang bagaikan di telan bumi. Keisya telah berhasil membuatnya jatuh cinta lalu menghilang begitu saja.


Saat kebangkrutan ayahnya, Carlos menghentikan pencariannya, dan berupaya melupakan Keisya dan fokus mengembangkan usahanya kembali. Namun ia tidak mampu melupakan wanita dengan mata sipit itu. Wajah Keisya terus terngiang-ngiang di kepalanya. Sampai saatnya dimana Carlos sudah berhasil membangun perusahaan ayahnya, lalu mencari Keisya kembali.


Dan Carlos mulai mendengar keberadaan Keisya Lalapati, yang namanya terkenal hingga menyeruak ke seluruh dunia. Carlos pun bergegas dari negaranya dan berusaha untuk bisa bekerja sama dengan wanita yang selama ini di carinya. Dan ia begitu bersyukur ketika perusahaannya berhasil bekerja sama dengan perusahaan Keisya.


Mereka berjanji akan bertemu pukul tiga. Tapi Carlos memilih datang pukul dua. Ia sudah tidak begitu sabar melihat sesosok wanita yang selama ini di idam-idamkan. Bahkan ia menutup hatinya selama lima tahun. Padahal para wanita berkelas sudah mengantri untuk menjadi kekasih Carlos.


Carlos duduk sambil terus menatap jam mahal yang melingkar di pergelangan tangannya.


" Tuan, apakah tuan tidak terlalu awal datang kesini?" Ucap sekretaris pria tersebut merasa heran kepada bosnya.

__ADS_1


" Aku sudah tidak sabar menunggunya. Kau tau aku sudah mencarinya selama lima tahun. Dan hari ini adalah hari yang aku tunggu-tunggu." Ucap Carlos tersenyum dan cukup bahagia. Sedangkan sekretarisnya yang bernama Teddy tersebut sudah sangat bosan duduk lama menunggu kliennya datang. Namun Teddy cukup mengerti dengan sikap bosnya saat ini. Karena kedekatannya dengan Carlos, Teddy pun selalu mendengar curahan hati bosnya tersebut. Dan perihal ini tentu ia juga mendengarnya dan ikut mencari keberadaan Keisya.


__ADS_2