Istri Kesayangan

Istri Kesayangan
Tak terampuni


__ADS_3

Bella dan Adipati dan juga Keisya yang mengetahui tentang kehamilan Hanna turut bahagia. Akhirnya Bella dan Adipati akan mempunyai keponakan selain Keisya, akhirnya Atar akan mempunyai teman bermain dan juga Keisya yang akhirnya mempunyai seorang adik.


Namun, hari ini adalah hari kepulangan Adipati dan Bella ke tempat asal. Mereka harus pulang karena pekerjaan sang suami. Hanna, Gardapati, dan juga Keisya mengantar Bella dan Adipati ke Airport.


" Yah, Atar..Aku akan merindukanmu lagi." Ucap Keisya yang sedang menggendong baby Atar sambil mencium-cium pipinya.


" Kenapa kalian secepat ini. Aku masih rindu dengan kalian semua." Ucap Hanna merasa sedih karena Bella dan Adipati harus pulang ke kampung halaman.


" Tenang Han, aku akan terus mengunjungimu jika ada waktu luang. Aku juga ingin memberitahumu bagaimana menjaga kehamilan. Kau harus sering menghubungiku." Jelas Bella langsung menggendong sang putra dari tangan Keisya.


" Bell, tolong sampaikan kabar bahagia ini dengan ibu dan juga nenek ya. Aku juga sangat merindukan mereka." Jelas Hanna yang mengingat sang ibu dan Elapati di kampung halaman.


" Baiklah Han..Tidak sia-sia aku jauh-jauh kesini, pulang- pulang bawa kabar bahagia.Mas Garda, tolong jaga baik-baik Hanna ya." Ucap Bella tersenyum bahagia.


" Atar jangan nakal ya, ingat tante Kei yang cantik ini

__ADS_1


..uchhh..lucunya." Ucap Keisya masih mencubit-cubit kecil pipi baby Atar.


" Hati-hati Bell." Ucap Hanna memeluk Bella dan di balas anggukan. Begitu pun dengan Adik kakak tiri tersebut yang berpelukan erat untuk melepas sang Adik.


" Mas, jaga Hanna baik-baik ya." Ucap Adipati ke Garda yang di balas anggukan sekaligus senyuman oleh Gardapati.


" Hy cantik, jika ada temanmu yang mengganggumu, jangan sungkan beri tau paman. Nanti paman tidak segan-segan menghabisinya. Okey." Ucap Adipati tos yaitu menumbukkan kedua tangan masing masing dengan mengepal.


"Beres paman. Bye Atar..Bibi.." Ucap Keisya melambaikan tangan.


***


" Ya ampun, Meimei.. apa yang terjadi denganmu?" Ucap Keisya cemas melihat Meimei yang selesai di aniaya oleh genk Geisha.


" Hiks..Apakah itu kamu Kei?" Ucap Meimei menangis. Matanya yang kabur tidak begitu jelas melihat keberadaan Keisya.

__ADS_1


" Ia benar, Apa kuman-kuman itu yang membuatmu begini? " Ucap Keisya sambil membantu memberdirikan Meimei.


" Kei..Hiks...kenapa aku selalu di perlakukan seperti ini. Apa salahku? aku juga tidak menginginkan wajah seperti ini. Kenapa mereka sangat jahat kepadaku.


Aku tidak pernah mengganggu mereka. Aku tidak ingin di lahirkan jika hidupku seperti ini." Jelas Meimei langsung memeluk Keisya.


" Mei, jangan berbicara seperti itu. Kau adalah wanita yang paling tulus dan baik." Ucap Keisya merasa sangat kasian dengan Meimei yang selalu di tindas.


" Tulus dan baik? tak ada gunanya Kei..Jika wajahmu seperti ini, siapa yang akan melihatmu baik dan tulus?mendekatimu saja, mereka tidak akan pernah.


Hanya aku temanmu Kei! Karena kita sama. Aku sudah tidak tahan lagi Kei." Jelas Meimei menangis terisak.


Ya ampun, ternyata aku baru tau jika ada orang yang selemah dirimu Mei, aku baru tau jika kau sangat menderita. Mei, aku akan berjanji. Aku akan membalas mereka untukmu. Kau sebenarnya cantik Mei, tapi kau terlalu rendah hati menyembunyikan kecantikanmu.


" Tenang Mei, kau harus kuat. Percaya kepadaku Mei. Aku akan membalas perbuatan mereka." Jelas Keisya dengan tatapan kosong yang penuh arti. Bahkan matanya telah berapi melihat sahabatnya di tindas.

__ADS_1


" Hiks..Kei..." Meimei terus menangis terisak.


Kesalahan mereka tidak bisa di ampunin lagi. Kalian sangat keterlaluan! Tapi aku tidak bisa membongkar diriku? bagaimana aku bisa memberi pelajaran dengan mereka tanpa harus membongkar jati diriku?


__ADS_2