
Satu bulan ini Keisya harus menetap di Indonesia untuk menyelesaikan acara lamaran dari pihak laki-laki yang akan membawa seluruh keluarga Carlos ke rumahnya. Tepatnya besok, keluarga Gardapati sudah mendekorasi rumahnya untuk menyambut calon besan.
Keisya tentu menunda perjalanan bisnisnya, dan memberikan tanggung jawabnya terhadap orang-orang yang dipercayainya di setiap cabang kantornya yang berada di berbagai macam negara. Begitu pun dengan Carlos yang merupakan pengusaha sukses. Pasti Carlos sudah menghandle pekerjaan dengan baik.
Keisya pun mempunyai kesempatan yang banyak untuk bersama keluarganya kembali. Bermain dengan adik kembarnya walaupun Keisya pun sibuk dengan acara penyambutan dari calon suaminya itu.
Keisya hari ini berniat untuk menemui calon suaminya tersebut untuk memberikan sebuah jam tangan mewah. Keisya mengemudi mobil mewahnya sendiri. Terlihat wajahnya yang begitu bahagia, sambil mendengarkan lagu yang ia putar di dalam mobilnya itu. Lalu ia teringat untuk menghubungi Carlos agar mengetahui keberadaan calon suaminya itu.
" Hallo, Carl?" Ucap Keisya ketika panggilannya tersambung dan sebelumnya telah menghentikan lagu yang sempat ia dengar.
" Hallo sayang, ada apa?" Tanya Carlos.
" Kau berada dimana? Aku berencana untuk menemuimu saat ini." Jelas Keisya sambil fokus mengemudi.
__ADS_1
" Di swalayan dekat jalan Gajahmada. Aku bersama tanteku. Sangat tepat! Tanteku ingin tau dengan kamu. Dia baru saja datang dari London. Aku tunggu kedatanganmu sayang!" Ucap Carlos.
" Benarkah? Baiklah aku akan segera menemuimu!" Ucap Keisya.
" I love you!!!" Ucap Calos.
" Love you to.." Ucap Keisya menambah kecepatan mobilnya.
Disisi lain Carlos meletak ponselnya di saku jasnya selepas menerima panggilan calon istri. Carlos melanjutkan memilih beberapa buah untuk tante kesayangannya tersebut. Sudah cukup lama ia tidak bertemu dengan wanita paruh baya yang nampak begitu cantik. Dengan baju blouse berwarna biru muda dan juga colute berwarna coklat, warna terang tersebut sangat serasi di tubuh wanita tersebut.
" Buah itu kesukaan ayahmu Carl! Buah disini segar-segar semua!" Ucap wanita tersebut sambil memilih beberapa buah.
" Tentu, ini langgalan Carlos dan ayah dulu. Buah disini, semua langsung di petik dari pohonnya yang berada dibelakang toko buah ini tante!" Jelas Carlos.
__ADS_1
" Wah, benar jika buahnya sesegar ini." Ucap Wanita tersebut.
" Aku lebih suka buah melon! Bagaimana dengan tante?" Tanya Carlos memegang buah melon dan sesekali mencium aroma wangi manis buah melon.
" Emps..pasti ini manis!" Lanjut Carlos.
" Semua tante suka, ini bagus untuk kesehatan kulit." Jawab wanita paru baya itu sambil tersenyum.
" Carllll....!" Suara teriakan terdengar di arah lain. Carlos langsung menoleh. Ternyata Keisya sudah tiba.
" Keisya!" Ucap Carlos ketika sang bidadari tidak jauh dari pandangannya.
" Tante, calon istriku sudah datang. Aku akan memperkenalkan dia!" Ucap Carlos tersenyum mengembang.
__ADS_1
Wanita paruh baya itu mendengar, lalu ia ikut menoleh melihat seseorang yang Carlos tatap yaitu Keisya. Betapa terkejutnya wanita paruh baya itu melihat gadis yang Carlos tatap. Begitu pun dengan Keisya yang langsung menghentikan langkahnya dan terdiam mematung.
Mereka saling menatap, Keisya dan tante Carlos. Terdiam di tempat, seakan waktu terhenti. Carlos menjadi begitu heran ketika Keisya menghentikan langkahnya untuk menuju dirinya. Bahkan raut wajah Keisya telah berubah drastis. Datar tanpa ekspresi. Wanita paruh baya yang berada di samping Carlos tersenyum.