
" Selamat datang Nyonya. Bagaimana keadaan anda?" Ucap dokter spesialis kandungan itu. Hari ini jadwal Hanna memeriksa kandungannya dengan sang suami yang setia menemani Hanna. Mereka bersalaman lalu duduk di kursi depan dokter.
" Tidak terlalu baik dok, saya sering mengalami mual." Jelas Hanna mengungkapkan gejalanya.
" Baiklah Nyonya."Ucap dokter tersenyum dan mempersilahkan Hanna berbaring. Dokter akan Usg perut buncit Hanna. Mulai mengoleskan krim pelicin. Lalu alat endoskopi tersebut, dokter putar-putar di bagian perut buncit Hanna. Gardapati pun sudah tidak sabar melihat hasil Usg di layar monitor itu. Ingin melihat sebesar apa bayinya tumbuh di dalam perut istrinya tersebut.
" Seperti yang kuduga. Anda mengalami mual berlebih karena kelebihan HCG. HCG berlebih terjadi karena anda sedang mengandung anak kembar." Jelas dokter mengejutkan Gardapati dan juga Hanna.
" Apa?"
" Apa?"
Kali ini, mereka tidak mungkin salah mendengar. Rasa bahagianya kian bertambah. Sebenarnya mereka sudah bersyukur Hanna di berikan kesempatan hamil di usianya yang tak muda lagi. Kini mereka tambah terkejut dengan mendapatkan baby twins. Memang benar jika masalah datang bertubi-tubi selama ini. Namun Kebahagian juga datang bertubi-tubi dan tak kalah besar dari masalah.
Tuhan begitu adil dan telah menyiapkan hadiah melebih harapan untuk masalah yang cukup besar juga. Kini kesabaran mereka berbuah hasil. Bahkan air mata Gardapati mulai menggenang mendengar betapa bahagianya dirinya bisa memiliki dua bayi sekaligus. Bahkan Hanna tersenyum dan kembali menangis. Entah bagaimana mereka harus bersyukur mengungkapkan terima kasih kepada tuhan yang memberi kado begitu besar.
" Terima kasih tuhan. Terima kasih atas segalanya. Aku tau kau mengabulkan sesuatu melebi harapan kita. Hiks..pa.." Ucap Hanna menangis melihat bayinya di monitor sambil memegang tangan suaminya yang juga terperangah melihat darah dagingnya.
__ADS_1
" Jenis kelaminnya laki-laki dan perempuan." Lanjut dokter mengetahui jenis kelaminnya karena kandungan Hanna sudah memasuki trimester kedua. Dimana kelaminnya telah terbentuk sempurna. Bahkan bayi tersebut mulai bergerak-gerak karena sedang melatih otot-ototnya yang baru berkembang.
" Ya tuhan, bagaimana caraku berterima kasih kepadamu. Ini melebihi harapan kita. Sayang aku sangat mencintaimu. Sangat..sangat mencintaimu sayang." Ucap Gardapati, air matanya telah menetes. Bahkan dia tidak peduli dengan jenis kelamin bayinya, Hanna bisa mengandung sudah memberikan kebahagiaan luar biasa. Ditambah dengan bayi kembar dan juga jenis kelaminnya laki-laki dan perempuan.
" Hiks..pa..Aku juga sangat mencintaimu." Ucap Hanna tidak mampu mengungkapkan isi hatinya yang begitu bahagia.
" Selamat tuan dan nyonya. Program bayi tabung tuan dan Nyonya luar biasa. Bahkan dua embrio berhasil tumbuh. ****** dan sel telur kalian sangat bagus. Ini sangat jarang terjadi. Di usianya yang tidak muda lagi sangat sulit untuk berhasil. Anda tau sendiri tingkat keberhasilannya berapa persen kan. Ini semua, kuasa tuhan." Jelas dokter duduk di kursinya yang di ikuti oleh Hanna dan juga Gardapati duduk di kursi depan meja dokter.
" Terima kasih dokter. Saya berjanji akan menjadi penyumbang terbesar di rumah sakit ini. Ini semua ucapan terima kasihku untukmu." Jelas Gardapati.
" Terima kasih tuan, tapi ini kuasa tuhan. Kita tidak menolak jika tuan tidak keberatan." Ucap dokter tersebut.
"Benar dok." Sela Hanna.
" Baiklah, Nyonya saya harap nyonya bisa menjaga kandungannya dengan baik. Karena anda mengandung bayi kembar, kandungan anda semakin rentan." Lanjut dokter memberikan saran.
" Baiklah dok, apakah mualku tidak akan pernah berakhir?" Lanjut Hanna.
__ADS_1
" Tidak juga nyonya. Itu hanya terjadi sampai trimester kedua. Dan mungkin beberapa minggu lagi nyonya tidak akan mengalami mual. Aku akan memberikan resepnya." Jelas dokter.
Dok, resep penguat kandungan. Jangan bilang, dokter akan menambah puasaku. aku sudah menahannya 3 bulan lebih. Masak aku cuman bisa raba-raba istri sendiri.
" Dan.." Lanjut dokter menatap Gardapati.
Tatapan yang tidak mengenakkan.
" Tuan tolong jangan sering berhubungan intim. Ingat ada dua nyawa di dalam dan istri anda menjadi tiga nyawa." Lanjut dokter.
Hu...ia dok.Tau..tau! Aku juga ayahnya, mana tega aku. Aku kan cuman ingin jenguk.
" Hehe. Berarti sudah boleh ya dok?" Celetuk Gardapati tersenyum renyah.
" Paling tidak satu bulan sekali tuan. Itu pun saya sudah menambahkan resep penguat kandungan." Jelas dokter. Sedangkan Hanna memutar bola matanya jenuh.
Perbincangan apa ini!
__ADS_1
Gak papa sayang. Yang penting sudah bisa kan jenguk dedek bayi.
" Baiklah dok. Terima kasih." Ucap Gardapati.